Rumah Terendam, Warga Hinai Butuh Air Bersih dan Perlengkapan Bayi

- Penulis

Sabtu, 29 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Desa Cempa, Kecamatan Hinai, Langkat mengungsi di Posko Penanggulangan dan Pengungsian Bencana.

Warga Desa Cempa, Kecamatan Hinai, Langkat mengungsi di Posko Penanggulangan dan Pengungsian Bencana.

Langkat – Warga Kecamatan Hinai, Langkat, Sumatera Utara masih menantikan bantuan bahan pangan. Air bersih dan perlengkapan bayi juga tak kalah penting bagi mereka. Mengingat, debit air masih cukup tinggi pada kawasan pemukiman di sana.

Popok bayi, obat-obatan, selimut ataupun sarung menjadi barang langka di sana. Kebutuhan pangan sudah tercukupi, namun air bersih masih dan keperluan lainnya sulit untuk didapatkan.

Warga Desa Cempa, Kecamatan Hinai, Langkat mengungsi di Posko Penanggulangan dan Pengungsian Bencana

“Tinggi air di Dusun I, Desa Cempa, Kecamatan Hinai sudah setinggi dada orang dewasa. Bahan pangan ada, tapi kalau dibilang cukup, ya cemana ya. Saling berbagilah kami di sini,” kata Abdul, salah seorang pengungsi di sana, sembari menyebut ketinggian air mencapai 3 meter.

Ilyas, Kadus I Desa Cempa menerangkan, banjir di sana sudah masuk hari ke-4. Ada sekira 300 orang yang mengungisi di Base Camp Proyek Pengendalian Banjir Sei Wampu Tanjung Pura.

“Sudah empat hari banjir di sini. Yang mengungsi di posko, lebih kurang 300 orang. Sudah ada bantuan sembako. Kalau tercukupi Insya Allah. Yang kurang kebutuhan untuk anak-anak,” ujar Ilyas.

Ia juga menerangkan, hingga kini tak ada warga yang sakit. Tim kesehatan juga sudah berkungjung ke posko tersebut. Namun, situasi di sana masih cukup memprihatinkan. Karena, tingginya debit air masih terlalu tinggi dan nyaris menyentuh atap rumah warga.

Jalan Lintas Sumatera Utara (Jalinsum) Medan-Aceh lumpuh total. Kendaraan bermotor banyak yang mogok. Hal ini juga yang menyebabkan kemacetan. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Geram!!! Ratusan Massa KOMBAT Sumut Bakar Majalah Tempo
Berkas Perkara Siswi SMA di Langkat Dilimpahkan JPU ke Pengadilan
Oknum Pamen Poldasu Diduga Kelola Galian C Ilegal di Langkat
Viral!!! Menu MBG SPPG Teluk Meku Babalan Tak Layak Konsumsi
Tim Gabungan BAIS TNI Grebek Gudang Penimbunan Ratusan Ton Solar di Marelan, Polisi Tutup Mata
SPBU Wampu Tegaskan Tolak Spekulan BBM
SPMT Dipungut Biaya, Ratusan PPPK Paruh Waktu Dinkes Langkat Menjerit
Tanpa SLHS dan IPAL, BGN Hentikan Operasional SPPG di Langkat
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 12:02 WIB

Geram!!! Ratusan Massa KOMBAT Sumut Bakar Majalah Tempo

Jumat, 17 April 2026 - 11:41 WIB

Berkas Perkara Siswi SMA di Langkat Dilimpahkan JPU ke Pengadilan

Rabu, 8 April 2026 - 08:52 WIB

Oknum Pamen Poldasu Diduga Kelola Galian C Ilegal di Langkat

Selasa, 31 Maret 2026 - 18:17 WIB

Viral!!! Menu MBG SPPG Teluk Meku Babalan Tak Layak Konsumsi

Selasa, 17 Maret 2026 - 18:14 WIB

Tim Gabungan BAIS TNI Grebek Gudang Penimbunan Ratusan Ton Solar di Marelan, Polisi Tutup Mata

Berita Terbaru

KOMBAT Sumut menggelar aksi protes terhadap pemberitaan Majalah Tempo. (sumber:mistar.id)

Headline

Geram!!! Ratusan Massa KOMBAT Sumut Bakar Majalah Tempo

Jumat, 17 Apr 2026 - 12:02 WIB

error: