Robi Barus Diperlakukan Tidak Adil, Kader dan Simpatisan Minta DPP PDIP Tegakkan Surat No 6581

- Penulis

Minggu, 27 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan kader militan PDI Perjuangan bersama warga simpatisan menggelar aksi damai di depan Tiara Convention Hall Medan, Sabtu (27/10/2024), saat berlangsungnya Rakercabsus DPC PDIP Medan.

Ratusan kader militan PDI Perjuangan bersama warga simpatisan menggelar aksi damai di depan Tiara Convention Hall Medan, Sabtu (27/10/2024), saat berlangsungnya Rakercabsus DPC PDIP Medan.

MEDAN – Ratusan kader PDI Perjuangan (PDIP) bersama simpatisan menggelar aksi damai, Sabtu (26/10/2024).

Mereka mendesak DPP PDI Perjuangan memilih Ketua DPRD Medan dari kader yang loyal dan telah berjuang puluhan tahun membesarkan partai berlogo banteng moncong putih ini.

Aksi para kader militan PDI Perjuangan ini terjadi saat Rapat Kerja Cabang Khusus (Rakercabsus) DPC PDI Perjuangan Kota Medan berlangsung di Tiara Convention Hall Medan, Jl Cut Meutiah, Medan.

Ratusan massa yang datang bergelombang ini, awalnya digelar warga simpatisan PDI Perjuangan yang prihatin dengan kondisi pemilihan Ketua DPRD Kota Medan saat ini.

Namun kemudian, ratusan kader PDI Perjuangan di lokasi Rakercabsus yang merasa simpati dan peduli, tiba-tiba datang turut bergabung melakukan aksi dukungan. Kedua kelompok ini lalu berbaur mendesak PDI Perjuangan untuk menegakkan instruksi partai.

“Kami meminta DPP PDI Perjuangan menegakkan Surat DPP Nomor 6581 yang menginstruksikan untuk memprioritaskan Ketua, Sekretaris dan Bendahara (KSB) sebagai Ketua Dewan,” ujar Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan, Parlindungan Sinaga, saat diminta simpatisan untuk menyampaikan aspirasi.

Mereka meminta DPP PDI Perjuangan agar memprioritaskan kader-kader sesuai mekanisme partai, apalagi bagi kader yang puluhan tahun berjuang membesarkan partai.

“Tolong Ibu Megawati Soekarnoputri. Perhatikan kader yang telah berjuang puluhan tahun untuk PDI Perjuangan. Berjuang berdarah-darah membesarkan partai sejak dari bawah. Pilih Ketua DPRD Medan yang dekat dengan wong cilik dan merupakan pengurus partai, bukan kader loncatan,” lanjutnya.

Bersama kader lainnya, ia mengungkapkan kekecewaannya atas ketidakadilan terhadap Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Robbi Barus, seorang kader dan pengurus partai yang telah berjuang puluhan tahun, seakan diabaikan dan tidak disupport.

“Seorang kader yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Medan, saudara Robbi Barus, yang puluhan tahun turut membesarkan partai sejak dari ranting dan PAC sudah sepantasnya didukung partai untuk duduk sebagai Ketua DPRD Kota Medan,” ucapnya.

Ia berharap, jangan hanya karena hal-hal lainnya, mekanisme partai diabaikan dan meloloskan kader dari luar pengurus menjadi ketua dewan.

“Kami mengetuk hati para pengurus lainnya, yang sama-sama terpilih menjadi pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Medan, untuk mematuhi mekanisme partai, mendukung Robbi Barus sebagai Ketua DPRD Kota Medan,” ucapnya.

Mereka menyampaikan rasa kuatir dengan kondisi PDIP Medan bila kader titipan dan karbitan memimpin DPRD Kota Medan kedepannya.

Para kader ini menyoroti upaya segelintir pihak di internal PDI Perjuangan, yang memaksakan dengan segala cara agar kader dari luar pengurus dapat menjadi Ketua DPRD Medan.

Sebelumnya, para simpatisan PDI Perjuangan dalam aksinya menyampaikan sejumlah poin aspirasi.

“Pertama, meminta Ketua DPP PDI Perjuangan mengevaluasi calon-calon Ketua DPRD Medan,” kata seorang peserta aksi saat membacakan poin-poin aspirasi.

Kedua, menolak calon Ketua DPRD Medan yang bukan pengurus partai. Ketiga, meminta agar DPP mengutamakan kader-kader yang sudah puluhan tahun mengabdi untuk PDI Perjuangan.

“Kami menolak kader kutu loncat. Kami meminta agar kiranya partai lebih melihat kader-kader militan, karena menentukan nasib PDI Perjuangan ke depan,” ujar mereka.

Ratusan massa yang awalnya menanti kedatangan pengurus DPP PDI Perjuangan Adian Napitupulu yang direncanakan turut hadir di acara, akhirnya membubarkan diri. Karena yang ditunggu, tak kunjung datang. (Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dukungan Menguat, Hasyim SE Saatnya Pimpin Kota Medan ke Depan
Hoaks Terbongkar! Mantan Warga Binaan Tegaskan Lapas Narkotika Pematangsiantar Jalankan Pembinaan Secara Profesional
Marjani Ajukan Keberatan ke KPK, Kuasa Hukum Nilai Penetapan Tersangka Tidak Sah
Yudi Suseno Lantik Pejabat Administrator, Tekankan Komitmen Kerja dan Anti Zona Nyaman
Karya Suvenir Warga Binaan Rutan Perempuan Medan, Boneka “My Lala” Lahir dari Kerinduan Seorang Ibu
Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan
Semarak Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Rutan Pangkalan Brandan Laksanakan Bakti Sosial Bersihkan Mushola
Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan 2026, Bapas Kelas I Medan Laksanakan Tes Urine Pegawai, Seluruhnya Negatif Narkoba

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 22:39 WIB

Dukungan Menguat, Hasyim SE Saatnya Pimpin Kota Medan ke Depan

Senin, 13 April 2026 - 18:28 WIB

Marjani Ajukan Keberatan ke KPK, Kuasa Hukum Nilai Penetapan Tersangka Tidak Sah

Sabtu, 11 April 2026 - 19:52 WIB

Yudi Suseno Lantik Pejabat Administrator, Tekankan Komitmen Kerja dan Anti Zona Nyaman

Jumat, 10 April 2026 - 21:43 WIB

Karya Suvenir Warga Binaan Rutan Perempuan Medan, Boneka “My Lala” Lahir dari Kerinduan Seorang Ibu

Jumat, 10 April 2026 - 15:56 WIB

Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan

Berita Terbaru

Keempat kawanan geng motor (Gemot) yang berhasil diamankan warga

Headline

Gagal Beraksi, 4 Gemot Tak Berkutik Diamankan Warga Stabat

Jumat, 17 Apr 2026 - 22:35 WIB

KOMBAT Sumut menggelar aksi protes terhadap pemberitaan Majalah Tempo. (sumber:mistar.id)

Headline

Geram!!! Ribuan Massa KOMBAT Sumut Bakar Majalah Tempo

Jumat, 17 Apr 2026 - 12:02 WIB

error: