Gerbang Dirubuhkan, Ribuan Massa Geruduk Kantor Bupati dan DPRD Langkat

Senin, 20 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gerbang Kantor Bupati Langkat dirubuhkan ribuan massa korban banjir yang menuntut haknya.

Gerbang Kantor Bupati Langkat dirubuhkan ribuan massa korban banjir yang menuntut haknya.

Langkat – Ribuan massa dari aliansi masyarakat menuntut keadilan menggeruduk Kantor DPRD Langkat, Senin (20/4/2026) pagi. Kehadiran mereka di sana, untuk mempertanyakan bantuan korban banjir dari pemerintah pusat yang tak kunjung terealisasi.

Segerombolan massa sempat menyampaikan aspirasinya di depan Kantor DPRD Langkat. Tak berselang lama, perwakilan masyarakat dipersilahkan masuk ke Ruang Badan Musyawarah (Banmus). Mereka pun disambut wakil rakyat Romelta Ginting dan Eddy Wijaya, serta Donny Setha.

Massa berorasi di depan Kantor DPRD Langkat.

Namun sayang, pertemuan dan diskusi itu berjalan alot. Para legislator terkesan tak mampu menyelesaikan persoalan yang tengah dihadapi masyarakat. Perwakilan para korban banjir pun bergerak meninggalkan ruangan tersebut.

Stimulan Ekonomi

Kordinator aksi, Andika Ardiansyah meminta agar DPRD Langkat membangun komunikasi dengan Kementerian Sosial RI. Tujuannya adalah untuk mencari solusi terkait penyaluran bantuan bencana banjir yang melanda Kecamatan Besitang dan wilayah lainnya beberapa waktu lalu.

“Gak ada hasilnya bertemu dengan anggota DPRD Langkat. Persoalannya adalah, penyaluran bantuan dari pemerintah pusat yang tidak merata kepada masyarakat korban banjir. Jenis bantuan yang dijanjikan berupa stimulan ekonomi, perabotan dan jaminan hidup (Jadup),” beber Andika.

Rician bantuan yang semestinya diterima masyarakat adalah stimulan ekonomi sebesar Rp5 juta, perabotan Rp3 juta, dan jadup per jiwa Rp1.350.000. dimana, estimasi untuk jadup sebesar Rp15 ribu per hari selama sebulan.

Massa menggeruduk Kantor DPRD Langkat.

“Kami datang kesini bukan sekali dua kali untuk minta kepastian itu. Saya pikir sudah tiga sampai empat kali datang kesini. Dan percuma saya rasa datang kesini, dan kita datang bukan ada yang membiayai,” kata Andika.

Merubuhkan Pagar

Usai menggelar aksi di DPRD Langkat, massa kemudian bergerak menggeruduk Kantor Bupati Langkat. Para korban banjir yang geram, langsung menyasar masuk dan merubuhkan pagar kantor pemerintahan tersebut.

Petugas Satpol PP dan aparat keamanan tak berkutik. Massa yang tersulut emosi dengan mudah menjebol pertahanan penjagaan di sana. Mereka hanya ingin bertemu Bupati Langkat H Syah Afandin untuk mendengarkan keluh kesah dan menberi solusi bagi para korban.

Mobil dinas yang terlihat hendak keluar dari Kantor Bupati Langkat pun jadi sasaran amukan massa. Kendaraan inventaris Pemkab Langkat itu dikejar dan dihentikan paksa, hingga nyaris dirusak.

Massa menunggu dan memaksa agar Syah Afandin segera menemui mereka. Namun, dari informasi yang diterima, kepala daerah yang akrab disapa Ondim tersebut sedang berada di Jakarta.

“Masyarakat aksi, tujuan kita awal berkumpul bersama di Besitang berangkat ke kabupaten, ingin mencari keadilan. Maka semua itu memerlukan proses. RDP di DPRD sudah kita laksanakan,” ujar salah seorang koordinator aksi, sembari menenangkan massa. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tersangka KDRT Belum Ditahan, Warga Secanggang Kecewa
Soal Dugaan Pungli Fee Proyek, APH Diminta Periksa Kadis Pendidikan Tapsel
Sudah Lama Beroperasi, Dapur Penyulingan Minyak Mentah Ilegal Terbakar di Langkat
Korban Investasi Bodong, Warga Tanjung Pura Rugi Rp600 Juta
Pembunuh Sopir Taksi Online di Hamparan Perak Diciduk Tim Jatanras Polda Sumut, Kaki Ditembak
Ratusan Siswa di Karo Diduga Keracunan MBG, Mulut Gatal dan Sesak
Miris!!! Gaji Puluhan Relawan SPPG Pantai Gemi 5 Hari Tak Dibayar
Direktur RSU Tanjung Selamat Bungkam Soal Hak PKWT

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 19:25

Tersangka KDRT Belum Ditahan, Warga Secanggang Kecewa

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:27

Soal Dugaan Pungli Fee Proyek, APH Diminta Periksa Kadis Pendidikan Tapsel

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:02

Sudah Lama Beroperasi, Dapur Penyulingan Minyak Mentah Ilegal Terbakar di Langkat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:05

Korban Investasi Bodong, Warga Tanjung Pura Rugi Rp600 Juta

Jumat, 14 Agustus 2026 - 21:34

Pembunuh Sopir Taksi Online di Hamparan Perak Diciduk Tim Jatanras Polda Sumut, Kaki Ditembak

Berita Terbaru

Bagus Prakosa korban KDRT yang dilakukan istrinya berinisial SW.

Headline

Tersangka KDRT Belum Ditahan, Warga Secanggang Kecewa

Selasa, 1 Sep 2026 - 19:25