Baru Rampung Dikerjakan, Proyek JUT Dinas Pertanian Tapsel Sudah Rusak

Kamis, 3 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jalan usaha tani (JUT) yang baru selesai dikejakan, sudah mengalami kerusakan.

Kondisi jalan usaha tani (JUT) yang baru selesai dikejakan, sudah mengalami kerusakan.

Tapsel – Baru beberapa bulan dikerjakan, proyek Rahabilitasi Jalan Usaha Tani (JUT) di Desa Panompuan, Kecamatan Angkola Timur, Tapanuli Selatan (Tapsel), dengan pagu Rp200 juta sudah rusak. Padahal, Tahun Anggaran (TA) 2026 belum pun berakhir.

@klasberita.net

Baru beberapa bulan dikerjakan, proyek Rahabilitasi Jalan Usaha Tani (JUT) di Desa Panompuan, Kecamatan Angkola Timur, Tapanuli Selatan (Tapsel), dengan pagu Rp200 juta sudah rusak. Padahal, Tahun Anggaran (TA) 2026 belum pun berakhir. Proyek yang bersumber dari dana APBD Kabupaten Tapsel TA 2026 ini terkesan dikerjakan asal jadi. Pengecoran rabat beton menuju kebun Simarpattang ke Aek Siratcar ini pun sudah mengalami keruskan. Dari investigasi awak media ini, kerusakan yang terjadi diduga karena pengerjaannya tidak sesuai dengan spesifikasi pada RAB. Sehingga, kualitas fisik JUT dinilai sangat rendah. “Padahal, pekerjaan fisik baru beberapa bulan rampung. Namun, kondisi jalan sudah kembali rusak,” beber narasumber, Kamis (03/09/2026) pagi, sembari meminta hak tolaknya. Padahal, dari informasi yang diperoleh, harga satuan lebih tinggi dari pada dinas yang lain. Namun, pekerjaan tersebut tidak memiliki daya fisik ynag tahan lama. Patut diduga, hal tersebut akibat adanya pungutan fee proyek yang mencapai 21% diawal pekerjaan. Sehingga, sangat berpengaruh pada kualitas pekerjaan. Mirisnya lagi, proyek tersebut diduga dikerjakan oleh oknum pejabat terkait. “Tentu kami berharap pihak APH ikut serta untuk turun ke lokasi melakukan investigasi dan memanggil instansi terkait,” ketus narasumber. Selengkapnya baca di: kilasberita.net #TapanuliSelatan #DinasPertanian #JalanUsahaTani

♬ original sound – kilasberita – kilasberita

Proyek yang bersumber dari dana APBD Kabupaten Tapsel TA 2026 ini terkesan dikerjakan asal jadi. Pengecoran rabat beton menuju kebun Simarpattang ke Aek Siratcar ini pun sudah mengalami keruskan.

Dari investigasi awak media ini, kerusakan yang terjadi diduga karena pengerjaannya tidak sesuai dengan spesifikasi pada RAB. Sehingga, kualitas fisik JUT dinilai sangat rendah.

“Padahal, pekerjaan fisik baru beberapa bulan rampung. Namun, kondisi jalan sudah kembali rusak,” beber narasumber, Kamis (03/09/2026) pagi, sembari meminta hak tolaknya.

Padahal, dari informasi yang diperoleh, harga satuan lebih tinggi dari pada dinas yang lain. Namun, pekerjaan tersebut tidak memiliki daya fisik ynag tahan lama.

Patut diduga, hal tersebut akibat adanya pungutan fee proyek yang mencapai 21% diawal pekerjaan. Sehingga, sangat berpengaruh pada kualitas pekerjaan.

Mirisnya lagi, proyek tersebut diduga dikerjakan oleh oknum pejabat terkait. “Tentu kami berharap pihak APH ikut serta untuk turun ke lokasi melakukan investigasi dan memanggil instansi terkait,” ketus narasumber. (Indra)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aliansi Mahasiswa Langkat Perubahan Soroti 86 Hari Kerja Kapolres Langkat
Didatangi Sekelompok Massa, KTN Bina Mangrove Desak Aparat Bertindak
Dugaan Fee Proyek 21 Persen, Bupati Tapsel Didesak Evaluasi Kinerja Dinkes
Gencar Diberitakan, Pemilik Dapur Minyak Ilegal Akhirnya Dieksekusi Kejari Langkat
DPP HAMPAR Tabagsel Kembali Geruduk Lapas Kelas II Salambue
Terkait Dugaan Gratifikasi di Pemkab Tapsel, KAMPAK Tabagsel Bakal Gelar Unjuk Rasa
Pemilik Akun Medsos Penyebar Hoaks Pimpinan DPRD Sumut Dipolisikan
Diancam Maling dengan Kelewang, Laporan Warga Sumber Mulyo Diterima Polsek Stabat

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:00

Didatangi Sekelompok Massa, KTN Bina Mangrove Desak Aparat Bertindak

Jumat, 18 September 2026 - 14:25

Dugaan Fee Proyek 21 Persen, Bupati Tapsel Didesak Evaluasi Kinerja Dinkes

Rabu, 9 September 2026 - 15:05

Gencar Diberitakan, Pemilik Dapur Minyak Ilegal Akhirnya Dieksekusi Kejari Langkat

Jumat, 4 September 2026 - 14:55

DPP HAMPAR Tabagsel Kembali Geruduk Lapas Kelas II Salambue

Kamis, 3 September 2026 - 11:30

Baru Rampung Dikerjakan, Proyek JUT Dinas Pertanian Tapsel Sudah Rusak

Berita Terbaru