Padngsidimpuan – DPP HAMPAR Tabagsel kembali menggeruduk Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Salambue, Kota Padangsidimpuan, Kamis (3/9/2026) siang. Mereka berunjukrasa, terkait penemuan ganja di blok warga binaan.
Hal ini seperti yang disampaikan Raynaldi, orator DPP HAMPAR Tabagsel kepada awak media. Menurutnya, temuan narkotika di lapas tersebut, merupakan persoalan serius yang harus diusut secara paripurna.
“Kami juga mendesak, agar aparat penegak hukum tidak hanya mengungkap pihak yang terlibat secara langsung. Tetapi juga menelusuri kemungkinan adanya kelalaian, pembiaran, maupun keterlibatan oknum internal dan pihak lain dalam masuknya narkotika ke dalam lapas,” kata Raynaldi, Jum’at (4/9/2026) pagi.
Raynaldi menekankan, kasus itu harus diungkap secara terang-benderang. Jangan sampai penanganannya hanya berhenti pada pelaku di lapangan, sementara pihak-pihak yang diduga berada di balik masuknya narkotika ke dalam lapas tidak tersentuh
Tidak hanya itu, kepada aparat penegak hukum dan instansi terkait, agar transparansi penanganan perkara terutama di Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan bebas dari intervensi pihak mana pun. Pengusutan secara menyeluruh pihak yang diduga menjadi dalang, pemodal, maupun jaringan pemasok narkotika ke dalam lapas juga harus diungkap. Termasuk memeriksa mantan Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP).
“Kami meminta Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Utara agar turun langsung melakukan peninjauan dan evaluasi terhadap kondisi serta sistem pengamanan di Lapas Kelas IIB Salambue,” tegasnya.
Pantauan media dilokasi Kamis, aksi tersebut diikuti sekitar 200 orang yang terdiri atas pemuda dan simpatisan. Massa berkumpul di depan Kampus UMTS sebelum bergerak menuju sejumlah titik aksi, yakni Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan dan Lapas Kelas IIB Salambue. (Indra)