Pedagang Nira Ditemukan Tewas di Parit Perkebunan Sawit

Selasa, 29 Oktober 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jenazah Ronal Wahyudi dievakuasi keluarganya dengan becak mesin.

Jenazah Ronal Wahyudi dievakuasi keluarganya dengan becak mesin.

Stabat – Ronal Wahyudi (54), pedagang air nira ditemukan tak bernyawa. Korban ditemukan Sufian, dalam posisi kepala dan separuh badannya terendam di parit Perkebunan PTPN 2, Jl Proklamasi, Kelurahan Kwala Bingai (Penceng), Kecamatan Stabat, Langkat, Selasa (29/10/2024) siang.

Saat itu, Sufian hendak membeli air nira dagangan Ronal. Namun pria beranak 4 ini, tak ditemukan di sekitar dagangannya. Saat Sufian mencari keberadaan Ronal, pria nahas ini ditemukan sudah tergeletak di parit perkebunan sawit dalam kondisi telungkup.

Warga yang melintas di sana pun spontan memadati lokasi kejadian. Di saat bersamaan, Sufian berusaha menghubungi keluarga korban via panggilan telepon seluler.

“Saat ku raba nadinya, sudah tidak berdenyut. Aku pun berupaya membalikan badannya dan menyeret ke atas. Ku cek lagi nadinya, tapi tak ada berdenyut. Kebetulan aku adalah keluarganya dan langganan air nira,” beber Sufian di rumah duka di Dusun Singlar, Desa Pantai Gemi, Kecamatan Stabat Langkat.

Saat tiba di lokasi, keluarga korban langsung berupaya memboyong jenazah Ronal dengan becak bermesin. Padahal, aparat kepolisian dari Polsek Stabat yang berada di lokasi sudah memanggil ambulans untuk melakukan evakuasi.

Di rumah duka, Kapolsek Stabat AKP Sisbudianto menerangkan, tidak ada tanda penganiayaan pada jenazah korban. Pihak keluarga juga menolak untuk dilakukan otopsi luar.

“Menurut keterangan keluarga, korban punya riwayat penyakit lambung dan sejenis epilepsi. Kalau kambuh, korban kejang-kejang dan tak sadarkan diri. Tadi kita juga sudah mengupayakan ambulans, namun keluarga korban langsung mengevakuasinya dengan becak mesin,” tutur Sisbudianto, didampingi Kanit Reskrim Polsek Stabat IPTU Eko Budi Pranoto. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Diduga Indisipliner, PPPK Paruh Waktu Damkar Langkat ‘Getol’ Main Proyek
Terkait Transparansi Proyek, Belasan Massa Geruduk Disdik dan Kantor Bupati Langkat
Resahkan Masyarakat, Kapolres Langkat Didesak Berangus Barak Narkoba di Wampu
Tercebur ke Sungai Batang Serangan, Tiga Penumpang Mobil Avanza Tewas
Pedagang UMKM di Lapangan Merdeka Binjai Tewas Tertimpa Ranting Pohon
Amankan Pelaku Penganiayaan Anak, Ricky Anthony Apresisai Polres Dairi
Joging di Alun-alun Stabat, Sepeda Motor Tika Raib Digondol Maling
Aktivis Lingkungan: Mafia di Kawasan SM KGLTL Harus Diberantas

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:38

Diduga Indisipliner, PPPK Paruh Waktu Damkar Langkat ‘Getol’ Main Proyek

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:59

Terkait Transparansi Proyek, Belasan Massa Geruduk Disdik dan Kantor Bupati Langkat

Minggu, 20 September 2026 - 09:24

Tercebur ke Sungai Batang Serangan, Tiga Penumpang Mobil Avanza Tewas

Selasa, 15 September 2026 - 12:01

Pedagang UMKM di Lapangan Merdeka Binjai Tewas Tertimpa Ranting Pohon

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:05

Amankan Pelaku Penganiayaan Anak, Ricky Anthony Apresisai Polres Dairi

Berita Terbaru