Miris! Bendera Merah Putih Robek dan Kusam Dibiarkan Berkibar di Kantor KNPI Paluta

- Penulis

Kamis, 8 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN

Pemandangan memilukan terjadi di halaman Kantor Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Padang Lawas Utara.

Bendera Merah Putih yang seharusnya menjadi simbol kehormatan dan kebanggaan negara tampak dikibarkan dalam kondisi robek, luntur, kusut, dan kusam.

Ironisnya, kondisi ini terjadi di lingkungan institusi yang dipimpin oleh salah satu anggota DPRD Paluta.

Melihat kondisi tersebut, aktivis kemanusiaan Hoirul Umam langsung melakukan Aksi Cepat Tanggap sebagai bentuk keprihatinan dan kepedulian terhadap simbol negara.

Ia membeli bendera baru dari dana pribadi tanpa menggunakan bantuan hibah apa pun, lalu mengganti bendera yang rusak tersebut agar tetap berkibar dengan layak dan terhormat.

“Kita melihat Bendera Merah Putih dikibarkan dengan keadaan yang menyayat hati. Padahal, bendera ini adalah simbol negara yang memiliki nilai sejarah, kebanggaan, dan identitas bangsa. Saya merasa miris melihat pembiaran ini. Oleh karena itu, saya mengambil langkah dengan membeli dan mengibarkan bendera baru,” ujar Hoirul Umam.

Menurutnya, tindakan tersebut mencerminkan ketidakpedulian terhadap nilai-nilai nasionalisme dan penghormatan terhadap simbol negara.

Ia menyesalkan kondisi bangunan Kantor KNPI yang terlihat tidak terawat, padahal telah dibiayai melalui anggaran daerah. Kondisi tersebut memperkuat kesan bahwa ada pembiaran terhadap hal-hal fundamental yang semestinya dijaga.

“Kita mengecam perbuatan seperti ini. Sangat disayangkan, sebuah institusi yang mendapatkan dana hibah tiap tahun dari Pemkab Paluta justru tidak mampu menjaga kehormatan bendera negara dan merawat fasilitas publik yang dibangun dari uang rakyat,” tutupnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesadaran dan tanggung jawab dalam menjaga simbol negara sebagai wujud cinta tanah air dan penghormatan terhadap sejarah perjuangan bangsa.(red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI Agus Andrianto Santuni 1.000 Bilal Mayit dan Najir Masjid di Medan
Dipimpin Agus Santoso dan Dwi Suhatmoko, IPK Medan Sunggal Gelar Aksi Sosial Berbagi Takjil
Kakanwil Ditjenpas Sumut Yudi Suseno Tutup MTQ Lapas/Rutan se-Sumut dalam Gebyar Nuzulul Qur’an di Lapas I Medan
Panen Raya Lele dan Hidroponik, Lapas Kelas I Medan Hasilkan Ratusan Kilogram Produk Pembinaan WBP
KOMBAT Medan Apresiasi 100 Hari Kinerja Kapolrestabes Medan
Perkuat Zona Integritas Tanpa Kompromi, Kakanwil Ditjenpas Sumut Lakukan Assessment Tim ZI
Dukung Asta Cita Presiden, Lapas Perempuan Medan Panen Pakcoy dan Sawi dari Kebun Hidroponik
Rutan Kelas I Labuhan Deli Perkuat Sinergi Antarinstansi Melalui Silaturahmi Bersama Stakeholder
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 09:45 WIB

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI Agus Andrianto Santuni 1.000 Bilal Mayit dan Najir Masjid di Medan

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:16 WIB

Dipimpin Agus Santoso dan Dwi Suhatmoko, IPK Medan Sunggal Gelar Aksi Sosial Berbagi Takjil

Rabu, 11 Maret 2026 - 22:41 WIB

Panen Raya Lele dan Hidroponik, Lapas Kelas I Medan Hasilkan Ratusan Kilogram Produk Pembinaan WBP

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:40 WIB

KOMBAT Medan Apresiasi 100 Hari Kinerja Kapolrestabes Medan

Rabu, 11 Februari 2026 - 00:28 WIB

Perkuat Zona Integritas Tanpa Kompromi, Kakanwil Ditjenpas Sumut Lakukan Assessment Tim ZI

Berita Terbaru

error: