Ketua NasDem Korban Salah Tangkap, Ribuan Kader BAPERA Siap Kepung Polrestabes Medan

- Penulis

Jumat, 17 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPW NasDem Sumut Iskandar ST bersama ribuan kader BAPERA di GOR Langkat Berseri, Stabat beberapa waktu lalu.

Ketua DPW NasDem Sumut Iskandar ST bersama ribuan kader BAPERA di GOR Langkat Berseri, Stabat beberapa waktu lalu.

Langkat – Persoalan salah tangkap Ketua NasDem Sumut Iskandar ST kian menegang. Ribuan kader Barisan Pendukung Ricky Anthony (BAPERA) siap mengepung Mako Polrestabes Medan, jika tak ada permohonan maaf dari Institusi Polri.

“Kita meminta kepada Kapoldasu untuk memberi klarifikasi secara detail peristiwa salah tangkap terhadap Ketua DPW NasDem Sumut pak Iskandar ST. Harus meminta maaf dan diumumkan secara terbuka kepada publik,” tegas Legianto, Kordinator BAPERA, Jum’at (17/10/2025) pagi.

Tak hanya itu, Legianto juga mendesak, agar oknum polisi yang terlibat dalam persoalan itu untuk segera dicopot. Jika tidak, ribuan massa BAPERA akan mengepung Mako Polrestabes Medan dan menggelar aksi di sana.

Bagi kader BAPERA, kejadian tersebut tak bisa dianggap hanya sekadar kesalahan biasa. Ketidakprofesionalan oknum polisi, harus dipertanggungjawabkan di hadapan publik. Sehingga, masyarakat bisa mengetahuinya dengan terang dan transparan.

Sanksi Tegas

“Tidak masuk akal saat mau menangkap orang, tapi oknum polisi tak tau siapa yang akan di tangkap. Jangan sampai ada unsur kesengajaan oknum yang sengaja mempermalukan pimpinan kami. Harus ada yang bertanggungjawab,” ketus Legianto.

Ketua DPW NasDem Sumut Iskandar ST bersama ribuan kader BAPERA di GOR Langkat Berseri, Stabat beberapa waktu lalu.

Semua oknum yang terlibat, harus diberi sanksi tegas. Hal ini harus menjadi pelajaran dan agar tidak terulang kembali. Sehingga tidak ada korban lain, khususnya kepada masyarakat awam.

Diinfromasikan, Ketua DPW NasDem Sumut Iskandar ST jadi korban salah tangkap terduga pelaku judi online (judol), Rabu (15/10/2025) malam. Ia, dipaksa turun dari Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA 193 yang ditumpanginya oleh sekelompok oknum polisi dari Polrestabes Medan.

Ketua Umum Komando Bela Tanah Air (KOMBAT) ini sempat diperiksa sementara di dalam kabin pesawat. Padahal, saat itu pesawat akan segera lepas landas dengan rute penerbangan Kualanamu-Soekarno Hatta.

Sempat Diamankan

Iskandar ST dalam pesan tertulisnya membenarkan hal tersebut. Ia sempat diamankan sementara di dalam pesawat. Jadwal penerbangan pukul 19.25 pun tertunda alias delay. Padahal, semua penumpang sudah berada di dalam pesawat.

“Penumpang sudah di dalam pesawat dan sudah siap lepas landas. Tiba-tiba datang sejumlah polisi berpakaian preman bersama Avsec Bandara Kualanamu dan kru pesawat. Mereka (polisi) mau nangkap pelaku judi online,” beber Iskandar.

Kebetulan, kata Iskandar, nama target polisi tersebut sama seperti namanya. Jadi, gerombolan polisi itu diduga kuat telah melakukan salah tangkap. Kesannya, personel aparat keaman tersebut tidak profesional dalam menjalankan tugasnya.

Setelah menyadari perbuatannya salah, beberapa orang oknum polisi langsung bergegas pergi. Bahkan, oknum yang berpakaian preman tak ada yang mengaku sebagai polisi. Mirisnya, gerombolan yang sudah buat riuh di dalam kabin pesawat itu sudah pun mengantongi surat penangkapan. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tim Gabungan BAIS TNI Grebek Gudang Penimbunan Ratusan Ton Solar di Marelan, Polisi Tutup Mata
SPBU Wampu Tegaskan Tolak Spekulan BBM
SPMT Dipungut Biaya, Ratusan PPPK Paruh Waktu Dinkes Langkat Menjerit
Tanpa SLHS dan IPAL, BGN Hentikan Operasional SPPG di Langkat
Parah!!! Pembangunan Kopdeskel Merah Putih di Langkat Diduga Curi Tegangan Arus Listrik
Bau Busuk!!! Warga Keluhkan Limbah SPPG Pantai Gemi Stabat
Aktivitas Penyulingan Kondensat Ilegal di Wilkum Polres Langkat Terkesan Kebal Hukum
Bertahun Beroperasi, Galian C Diduga Ilegal Tetap Eksis di Wampu
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 18:14 WIB

Tim Gabungan BAIS TNI Grebek Gudang Penimbunan Ratusan Ton Solar di Marelan, Polisi Tutup Mata

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:23 WIB

SPBU Wampu Tegaskan Tolak Spekulan BBM

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:03 WIB

SPMT Dipungut Biaya, Ratusan PPPK Paruh Waktu Dinkes Langkat Menjerit

Senin, 9 Maret 2026 - 09:18 WIB

Tanpa SLHS dan IPAL, BGN Hentikan Operasional SPPG di Langkat

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:12 WIB

Parah!!! Pembangunan Kopdeskel Merah Putih di Langkat Diduga Curi Tegangan Arus Listrik

Berita Terbaru

error: