SPMT Dipungut Biaya, Ratusan PPPK Paruh Waktu Dinkes Langkat Menjerit

- Penulis

Kamis, 12 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Dinas Kesehatan Langkat di Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat.

Kantor Dinas Kesehatan Langkat di Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat.

Langkat – Isu dugaan pungutan liar (Pungli) di lingkungan Dinas Kesehatan (Dinkes) Langkat terkesan tak ada habisnya. Kali ini, ratusan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu pun menjadi korban.

Hal tersebut seperti yang disampaikan beberapa tenaga kesehatan (Nakes) kepada media ini. Mereka merasa terbebani dengan pungutan biaya surat pernyataan melaksanakan tugas (SPMT) bernomor 800-2663/SEKRT/U/II/2026 yang ditandatangani Kadis Kesehatan Langkat Juliana Tarigan.

SPMT PPPK Paruh Waktu yang dibandrol Rp100-Rp150 ribu.

“Untuk menerima SPMT, kami harus membayar Rp130 ribu. Gak tau ya kalau di puskesmas lain. Yang jelas, ini sangat membebani kami,” kesal salah seorang nakes Puskesmas Tanjung Beringin, sembari menolak identitasnya disebutkan, Kamis (12/3/2026) pagi.

Narasumber menambahkan, tak hanya membebani, pungutan tersebut juga sangat mengecewakan mereka. Mengingat, para PPPK Paruh waktu tersebut belum ada menerima gaji hingga jelang lebaran tahun ini.

“Kok tega kali lah orang dinas ini. Padahal kami belum gajian, ini malah dibebani lagi harus bayar untuk SPMT. Bukannya besar gaji kami, Rp500 gaji kami sebulan. Tapi kok setega ini ya,” ketus para nakes kompak.

Atas pungutan itu, para nakes berharap agar Buapti Langkat H Syah Afandin memperhatikan nasib ratusan nakes PPPK Paruh Waktu. Sehingga, pungutan-pungutan tanpa dasar tidak terjadi lagi di kemudian hari.

Kadis Kesehatan Langkat dr Juliana Tarigan belum memberi tanggapan terkait hal tersebut. Hingga berita ini diterbitkan, pesan WhatsApp yang dikirim kepadanya belum ada balasan. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Miris!!! Kepala KPH Wilayah I Stabat Apresiasi Oknum Polisi Perambah Hutan Lindung
Garap Hutan Lindung, Oknum Kapolsek di Langkat ‘Buang Badan’
Oknum Kapolsek Perambah Hutan Lindung di Langkat ‘Terima Upeti’ Pembebasan Lahan
Oknum Kapolsek Rambah Hutan Lindung, Kapolres Langkat ‘Stecu’
Salut!!! Oknum Kapolsek di Langkat Sulap Hutan Lindung Jadi Kebun Sawit
Gerbang Dirubuhkan, Ribuan Massa Geruduk Kantor Bupati dan DPRD Langkat
Gagal Beraksi, 4 Gemot Tak Berkutik Diamankan Warga Stabat
Geram!!! Ribuan Massa KOMBAT Sumut Bakar Majalah Tempo

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 13:26 WIB

Miris!!! Kepala KPH Wilayah I Stabat Apresiasi Oknum Polisi Perambah Hutan Lindung

Jumat, 24 April 2026 - 19:24 WIB

Garap Hutan Lindung, Oknum Kapolsek di Langkat ‘Buang Badan’

Kamis, 23 April 2026 - 18:09 WIB

Oknum Kapolsek Perambah Hutan Lindung di Langkat ‘Terima Upeti’ Pembebasan Lahan

Kamis, 23 April 2026 - 09:34 WIB

Oknum Kapolsek Rambah Hutan Lindung, Kapolres Langkat ‘Stecu’

Rabu, 22 April 2026 - 17:44 WIB

Salut!!! Oknum Kapolsek di Langkat Sulap Hutan Lindung Jadi Kebun Sawit

Berita Terbaru

Moses Presly Halomoan Sitorus didampingi penasihat hukumnya.

Peristiwa

Divonis Bebas, Moses Sitorus: Terima Kasih Majelis Hakim

Selasa, 28 Apr 2026 - 17:44 WIB

error: