Bertahun Beroperasi, Galian C Diduga Ilegal Tetap Eksis di Wampu

Rabu, 4 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Trik pengangkut material galain C yang diduga ilegal di Kelurahan Bingai, Kecamatan Wampu, Langkat saat melintasi perkebunan PT LNK.

Trik pengangkut material galain C yang diduga ilegal di Kelurahan Bingai, Kecamatan Wampu, Langkat saat melintasi perkebunan PT LNK.

Langkat – Galian C diduga ilegal tetap eksis di Kelurahan Bingai, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat. Aktivitas ilegal tersebut, bertahan selama bertahun-tahun tanpa tersentuh hukum.

Di lokasi sekitar tambang, terlihat alat berat memuat material tanah urug ke truk-truk yang sedang antri. Setelah muatannya penuh, kendaraan roda 6 tersebut kemudian bergerak keluar dari jalan perkebunan PT LNK.

Tanpa terpal penutup bak, truk pengankut barang haram tersebut juga melintasi jalan padat penduduk. Debu yang beterbangan, terlihat mengusik kenyawaman warga yang berkendara.

“Kalau truk tanah dah lewat, makan abu lah kami. Kalau masuk musim hujan, jalan tadi pun berlumpur. Ceceran material tanah timbun yang beserak di jalan menjadi penyebab timbulnya debu dan lumpur,” ketus salah seorang warga, Selasa (3/2/2026) sore, sembari meminta hak tolaknya.

Tak hanya itu, mobilisasi angkutan tanah urug tersebut juga sangat mengganggu pengendara lainnya. Sopir truk enggan melewati jalan yang rusak dan berlubang. Mereka memilih jalan yang mulus, meski berlawanan arah dengan pengendara lain.

Warga menilai, aktivitas galian C yang diduga ilegal tersebut terkesan terkesan tak tersebtuh hukum. Secara terang-terangan, puluhan truk material tanah urug keluar dari lokasi tambang di sana.

“Kasihan anak sekolah yang berpapasan sama truk-truk itu. Sudahlah ‘makan’ abu, jalan pun harus ngalah sama truk yang gak mau melintasi jalan yang jelek. APH jangan tutup mata, yang ilegal harus ditindak tegas,” ketus warga di sana dengan nada kesal.

Warga berharap, aparat segera melakukan penindakan terhadap segala praktik ilegal. Sehingga tidak muncul asumsi di tengah masyarakat bahwa ada ‘main mata’ antara mafia dan penegak hukum.

Kasat Reskrim Polres Langkat AKP Ghulam Yanuar Lutfi akan segera menindaklanjuti informasi tersebut. “Terima kasih bang informasinya, kita tindak lanjuti,” kata mantan Kapolsek Kualuhhulu ini. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Resahkan Masyarakat, Kapolres Langkat Didesak Berangus Barak Narkoba di Wampu
Tercebur ke Sungai Batang Serangan, Tiga Penumpang Mobil Avanza Tewas
Parah!!! Vendor Alat Berat Mengaku Diperas Kasat Reskrim Polres Langkat Rp100 Juta
Soal Video Viral Setoran Sabu ke Oknum Polisi, Kapolres Langkat : Itu Video Lama
Tersangka KDRT Belum Ditahan, Warga Secanggang Kecewa
Soal Dugaan Pungli Fee Proyek, APH Diminta Periksa Kadis Pendidikan Tapsel
Sudah Lama Beroperasi, Dapur Penyulingan Minyak Mentah Ilegal Terbakar di Langkat
Korban Investasi Bodong, Warga Tanjung Pura Rugi Rp600 Juta

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 11:16

Resahkan Masyarakat, Kapolres Langkat Didesak Berangus Barak Narkoba di Wampu

Minggu, 20 September 2026 - 09:24

Tercebur ke Sungai Batang Serangan, Tiga Penumpang Mobil Avanza Tewas

Selasa, 15 September 2026 - 17:25

Parah!!! Vendor Alat Berat Mengaku Diperas Kasat Reskrim Polres Langkat Rp100 Juta

Minggu, 13 September 2026 - 14:15

Soal Video Viral Setoran Sabu ke Oknum Polisi, Kapolres Langkat : Itu Video Lama

Selasa, 1 September 2026 - 19:25

Tersangka KDRT Belum Ditahan, Warga Secanggang Kecewa

Berita Terbaru