Hoaks Terbongkar! Mantan Warga Binaan Tegaskan Lapas Narkotika Pematangsiantar Jalankan Pembinaan Secara Profesional

Rabu, 15 April 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pematangsiantar —

Sejumlah mantan warga binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar yang minta tidak dissbutkam namanya angkat bicara membantah keras pemberitaan salah satu media online yang menuding adanya praktik peredaran narkoba dan penipuan online di dalam lapas.

Mereka menegaskan, informasi yang beredar tersebut merupakan hoaks, fitnah kejam, dan tidak berdasar, yang justru melukai hati para warga binaan yang telah menjalani pembinaan dan berusaha kembali diterima di tengah masyarakat.

Para mantan warga binaan yang baru bebas, kepada para awak media, Rabu (15/04/2026) menyampaikan bahwa selama menjalani masa pidana, pembinaan berjalan ketat dengan pengawasan berlapis dari petugas.

Pemeriksaan rutin, razia berkala, hingga pembatasan penggunaan alat komunikasi dilakukan secara konsisten.

Mereka menilai narasi yang menyebut adanya “markas kejahatan” di blok tertentu hanyalah cerita sepihak tanpa fakta nyata.

“Pemberitaan itu membuat masyarakat kembali ragu menerima kami yang sudah bebas. Ini sangat menyakitkan,” ujar salah seorang mantan warga binaan.

Menurut mereka, tuduhan tersebut bukan sekadar kritik, melainkan fitnah yang merusak nama baik lembaga pemasyarakatan sekaligus menghancurkan proses reintegrasi sosial para eks warga binaan.

Mereka menegaskan siap menjadi saksi apabila diperlukan untuk meluruskan informasi yang dinilai menyesatkan publik.

Bahkan, sejumlah mantan warga binaan menyatakan kesiapannya menempuh jalur hukum terhadap media yang menyebarkan informasi tanpa verifikasi sesuai ketentuan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Di sisi lain, kondisi faktual di Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar disebut jauh berbeda dari narasi yang dibangun media tersebut.

Program pembinaan kepribadian, pelatihan kemandirian, serta pengawasan keamanan berjalan sesuai standar pemasyarakatan modern yang terus diperkuat oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Para mantan warga binaan menilai tudingan tanpa bukti justru berpotensi mengganggu stabilitas pembinaan dan merusak kepercayaan publik terhadap kerja keras petugas pemasyarakatan.

Dengan adanya klarifikasi langsung dari para mantan warga binaan, publik diharapkan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

Mereka meminta masyarakat tetap objektif serta memberi ruang bagi institusi pemasyarakatan menjalankan tugasnya secara profesional.

Pernyataan ini sekaligus menjadi penegasan bahwa pemberitaan media online tersebut merupakan hoaks yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.(AVID)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ketum PP ISARAH Amanahkan Abdul Thaib Siahaan Selenggarakan Muktamar XII Ikatan Sarjana Al Washliyah
Disorot dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, MRN Disebut Terkait Perusahaan EPS dan TP2D Kabupaten Bekasi
Ngaku Jadi Korban Pelecehan Seksual, Karyawati Kawasan EJIP Cikarang Laporkan Ketua Serikat Pekerja
Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Ketua Serikat Pekerja, Karyawati di Cikarang Minta Perlindungan LPSK
Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cikarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP
Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cingkarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP
‎Soroti Keselamatan Transportasi, ‎PB ALAMP AKSI Desak Menhub Bergerak: Jangan Tunggu Korban Berjatuhan Lagi
PW ISARAH Sumut Desak Kejelasan Kasus Proyek Lapangan Merdeka Medan, Minta KPK Ambil Alih

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:42

Ketum PP ISARAH Amanahkan Abdul Thaib Siahaan Selenggarakan Muktamar XII Ikatan Sarjana Al Washliyah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:30

Disorot dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, MRN Disebut Terkait Perusahaan EPS dan TP2D Kabupaten Bekasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:07

Ngaku Jadi Korban Pelecehan Seksual, Karyawati Kawasan EJIP Cikarang Laporkan Ketua Serikat Pekerja

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:58

Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Ketua Serikat Pekerja, Karyawati di Cikarang Minta Perlindungan LPSK

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:49

Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cikarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP

Berita Terbaru