AMPPUH Demo Mabes Polri Minta Tangkap Masinto terkait Laporan Dugaa Kekerasan Perempuan

- Penulis

Senin, 14 Oktober 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Elemen Mahasiswa dan Pemuda yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Peduli Hukum Indonesia (AMPPUH) menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung Mabes Polri, Jakarta, Senin (14/10/2024).

Mereka meminta atensi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada Polrestabes Medan agar menangkap diduga pelaku kekerasan terhadap perempuan, Masinton Pasaribu.

Koordinator Aksi AM Yamco mengungkapkan bahwa Masinton Pasaribu diduga telah melakukan kekerasan terhadap perempuan yakni Camelia Neneng.

Karena itu, kata Yamco, AMPPUH meminta atensi Kapolri untuk memerintahkan Polrestabes Medan menangkap Masinton Pasaribu.

“Pak Kapolri, tolong segera tangkap Masinton Pasaribu diduga pelaku kekerasan terhadap perempuan,” tegas Yamco dalam orasinya.

Dikatakan Yamco, sebelumnya bahwa kasus ini secara resmi telah dilaporkan ke Polrestabes Medan Sumatera Utara dengan nomor laporan : LP/B/2795/X/2024/SPKT/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATRA UTARA pada tanggal 7 oktober 2024.

Maka AMPPUH meminta Pak Kapolri untuk menunjukkan kinerja Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak (Dit PPA) dan PPO (Pidana Perdagangan Orang) dengan mengadili pelaku kekerasan terhadap perempuan.

Senada dengan itu, kordinator lapangan A. Pratama menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan penyidik Polrestabes Medan terhadap Camelia Neneng atau korban jelas mengalami lebam di dada dan bukti baju korban yang beberapa putus kancingnya disertai dengan rekaman CCTV.

“Jelas Kasat Reskrim Kompol Jama Purba telah menyampaikan hasil pemeriksaan. Tunggu apalagi, bukti sudah cukup lengkap, baik baju korban, hasil visum dan rekaman CCTV, segera tangkap dan hukum Masinton Pasaribu,” ungkap Pratama.

Lanjutnya bahwa pihaknya tidak akan berhenti disini bahwa selepas ini kami akan lanjut demonstrasi dan menyampaikan ini ke Komisi Nasional (KOMNAS) Perlindungan Perempuan.

Setelah berorasi, massa AMPPUH terlihat membubarkan diri dan berjanji akan mengawal kasus ini sampai Kapolri mengatensi kasus ini. (Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dugaan Union Busting dan Masalah PKWT PT Epson, SPGI Kembali Desak Kemenaker Bertindak
62 Atlet DSILS Terima Apresiasi, Daffa Raih MVP di Kejuaraan MIS Open 2026
Hadiri Wisuda UMSU, Kapolda Sumut: Mari Jaga Semangat Nasionalisme
Jelang Demo 29 Oktober, SPGI Desak Menaker Tuntaskan Kasus Ketenagakerjaan PT Epson
Dugaan Kekerasan Seksual Berbasis Relasi Kuasa, Eks Karyawati Epson Desak Polda Metro Jaya Usut Tuntas
Diduga Karena Lilin, Tiga Rumah Warga Salapian Ludes Terbakar
Bersama Masyarakat, Polsek Kuala Laksanakan Program Green Policing
Ketum PP ISARAH Amanahkan Abdul Thaib Siahaan Selenggarakan Muktamar XII Ikatan Sarjana Al Washliyah

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:41 WIB

Dugaan Union Busting dan Masalah PKWT PT Epson, SPGI Kembali Desak Kemenaker Bertindak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 23:10 WIB

62 Atlet DSILS Terima Apresiasi, Daffa Raih MVP di Kejuaraan MIS Open 2026

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:54 WIB

Hadiri Wisuda UMSU, Kapolda Sumut: Mari Jaga Semangat Nasionalisme

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Dugaan Kekerasan Seksual Berbasis Relasi Kuasa, Eks Karyawati Epson Desak Polda Metro Jaya Usut Tuntas

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Diduga Karena Lilin, Tiga Rumah Warga Salapian Ludes Terbakar

TERKINI