Satu dari Dua Tersangka Cabul di Secanggang Diamankan Polisi di Hamparan Perak

Senin, 29 Januari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kakek korban saat disambangi awak media di kediamannya.

Kakek korban saat disambangi awak media di kediamannya.

Secanggang – Salah satu tersangka kekerasan seksual terhadap anak di Kecamatan Secanggang, Langkat berinisial P (15), diamankan polisi, Minggu (28/1/2024) malam. Tersangka ditangkap di Kecamatan Hamparan Perak, Deli Serdang dalam pelariannya, usai keluarga korban melapor ke polisi.

Hal itu seperti yang disampaikan Anwar (65), kakek korban (sebut saja Bunga – 7 tahun) saat awak media menyambangi kediamannya. “Kami dengar, P melarikan diri ke Hamparan Perak. Tadi malam dah ditangkap Polres Langkat,” tutur Anwar, Senin (29/1/2024) siang.

Awal diketahui hal tersebut, kata Anwa, fisik Bunga kian ringkih dan sering sakit – sakitan. Saat nenek Bunga hendak memandikannya, di kemaluan korban ditemukan benjolan seperti bisul.

Atas dasar itu, timbul kecurigaan keluarga korban. Bunga pun ditanyai tentang sakit yang dideritanya. Alhasil, Bunga mengaku sudah berulang kali diperkosa oleh P dan Is (masih dalam pelarian), di bekas rumah ayah korban, yang terletak persis di belakang rumah kakeknya.

Mendengar pengakuan bocah polos itu, keluarga korban pun membuat laporan ke Polsek Secanggang. Namun, keluarga korban diarahkan pihak polsek untuk melapor ke Mapolres Langkat.

“Dari pengakuan cucu saya (Bunga), Is melakukannya sebanyak lima kali. Kalau si P itu melakukannya empat kali, dalam kurun waktu tiga bulan ini. Mereka melakukannya di rumah, di belakang rumah saya ini,” ketus Anwar dengan nada kesal.

Persis pada 11 Januari 2024, laporan dugaan pemerkosaan tersebut diterima Polres Langkat. Polisi pun menetapkan P dan Is yang merupakan tetangga korban, menjadi tersangka.

Anwar menambahkan, keluarga tersangka sempat mengintimidasi keluarganya. Keluarga P mengancam akan menuntut pihak korban, jika tuduhan tersebut tidak terbukti.

Kakek korban saat disambangi awak media di kediamannya.

Pastinya, keluarga korban berharap, agar para pelaku diberi ganjaran seberat – beratnya, sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Dihukum seberat – beratnya lah. Saya gak Terima cucu saya dibuat seperti itu. Kami minta, agar polisi segera menangkap Is yang melarikan diri sejak kami buat laporan ke polisia,” ujar Anwar.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Langkat AKP Dedi Mirza belum memberikan tanggapan terkait hal tersebut. Hingga berita ini dibuat, yang bersangkutan belum membalas pesan WhatsApp yang dikirim kepadanya. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pengadaan Kitab Dinas Dayah Sasar 36.171 Santri di 286 Dayah, Pasca Pemulihan Bencana Banda Aceh
GEMARI-Jakarta Minta Anton Yan dan Nofil Anoverta Diperiksa Terkait PT APSL
Rapat Pimpinan dan Komisi DPRD Langkat dengan Elemen Masyarakat Ricuh
Soal Temuan Ganja, DPP HAMPAR Tabagsel Desak Pejabat Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan Diperiksa
Dukung Kegiatan Positif Pelajar, Ricky Anthony Gelar Turnamen Futsal
Demo di BKSDA Seksi Wilayah II Stabat, Aliansi Mahasiswa Desak Perambah Ditangkap
Amankan Pelaku Penganiayaan Anak, Ricky Anthony Apresisai Polres Dairi
Temu Karya Karang Taruna Provsu, 18 Kabupaten Kota Siap Menangkan Ahmad Senang

10 Komentar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 12:19

Pengadaan Kitab Dinas Dayah Sasar 36.171 Santri di 286 Dayah, Pasca Pemulihan Bencana Banda Aceh

Rabu, 2 September 2026 - 20:02

GEMARI-Jakarta Minta Anton Yan dan Nofil Anoverta Diperiksa Terkait PT APSL

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:09

Rapat Pimpinan dan Komisi DPRD Langkat dengan Elemen Masyarakat Ricuh

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:22

Soal Temuan Ganja, DPP HAMPAR Tabagsel Desak Pejabat Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan Diperiksa

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:05

Dukung Kegiatan Positif Pelajar, Ricky Anthony Gelar Turnamen Futsal

Berita Terbaru