Lapas Banda Aceh Geledah Blok Hunian, Pastikan Lapas Bersih dari Narkoba dan Penipuan

Rabu, 9 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Dalam rangka menindaklanjuti poin pertama dari 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, yaitu pemberantasan peredaran narkoba dan praktik penipuan dengan berbagai modus di lingkungan Lapas dan Rutan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banda Aceh melaksanakan razia atau penggeledahan blok hunian, Selasa malam (8/7/2025).

Penggeledahan yang difokuskan pada Blok C kamar hunian nomor 34 dan 35 ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas, Edi Cahyono, dan diawasi Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban, Zulkarnain.

Dalam arahannya sebelum razia dimulai, Kalapas Edi Cahyono menekankan pentingnya melakukan tindakan dengan cara humanis, profesional, serta teliti hingga ke sudut-sudut kamar dan kamar mandi hunian.

“Lakukan dengan teliti, jangan ada yang terlewat. Pastikan pula seluruh prasarana kamar mandi masih dalam kondisi baik. Kita harus jaga marwah lapas agar tetap bersih dari barang-barang terlarang,” tegas Kalapas.

Proses penggeledahan dimulai dari pemeriksaan badan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), kemudian dilanjutkan ke dalam kamar hunian. Petugas menyisir setiap sudut kamar, termasuk laci, tempat tidur, dan kamar mandi.

Hasilnya, tidak ditemukan barang-barang terlarang seperti handphone dan narkoba. Namun, petugas menemukan beberapa barang yang dilarang masuk lapas, seperti pemanas air listrik, kompor listrik, kabel, korek api, botol parfum kaca, dan tang. Seluruh barang yang ditemukan langsung didata dan dimusnahkan sesuai prosedur.

Penggeledahan berjalan lancar, aman, dan kondusif tanpa ada perlawanan maupun kericuhan dari penghuni blok.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen nyata Lapas Kelas IIA Banda Aceh dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, aman, dan bebas dari penyimpangan.

Harapannya, langkah tegas ini terus berlanjut demi menjaga kepercayaan masyarakat dan amanah yang diemban lembaga pemasyarakatan di Tanah Rencong.(AVID/rel)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Norman Hadinegoro Soroti Polemik Ijazah Jokowi dan Dugaan Keterlibatan Dasco
Jangan Didiamkan! MKD Didesak Tindaklanjuti Laporan KWP vs Deddy Sitorus
Nama Misbakhun Muncul dalam Investigasi Pita Cukai Rokok Ilegal
Ruas Jalan di Babalan Didominasi Pedagang, Warga Desak Penertiban
BEM Sumut Siapkan Aksi ke Polda, Pertanyakan Perkembangan Dumas Klinik Romauli ZR
Pengadaan Kitab Dinas Dayah Sasar 36.171 Santri di 286 Dayah, Pasca Pemulihan Bencana Banda Aceh
GEMARI-Jakarta Minta Anton Yan dan Nofil Anoverta Diperiksa Terkait PT APSL
Sekretariat DPRD Medan Jelaskan Status Tiga Mobil Dinas Tertimpa Pohon di Kediaman Ketua DPRD

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 21:06

Norman Hadinegoro Soroti Polemik Ijazah Jokowi dan Dugaan Keterlibatan Dasco

Selasa, 15 September 2026 - 19:02

Jangan Didiamkan! MKD Didesak Tindaklanjuti Laporan KWP vs Deddy Sitorus

Sabtu, 12 September 2026 - 20:20

Nama Misbakhun Muncul dalam Investigasi Pita Cukai Rokok Ilegal

Jumat, 11 September 2026 - 13:34

Ruas Jalan di Babalan Didominasi Pedagang, Warga Desak Penertiban

Kamis, 10 September 2026 - 22:57

BEM Sumut Siapkan Aksi ke Polda, Pertanyakan Perkembangan Dumas Klinik Romauli ZR

Berita Terbaru