Kejari Langkat Komit Dalami Dugaan Korupsi Pengelolaan DD Serapuh Asli

Kamis, 20 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Kejaksaan Negeri Langkat di Jalan Proklamasi, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat.

Kantor Kejaksaan Negeri Langkat di Jalan Proklamasi, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat.

Stabat – Kejaksaan Negeri (Kejari) Langkat tengah menelusuri dugaan korupsi pengelolaan Dana Desa (DD) Serapuh Asli TA 2024 di masa kepemimpinan NH. Seksi Pidana Khusus telah pun memanggil beberapa pihak untuk dimintai keterangan dalam menangani perkara ini.

 

Hal ini seperti yang disampaikan Kepala Seksi Intelijen Kejari Langkat Ika Luis Nardo via pesan tertulisnya. “Kita masih terun mendalami perkara ini. Seksi Pidana Khusus (Pidsus) telah memanggil beberapa pihak untuk dimintai keterangan,” kata Kajari Langkat Yuliarni Appy melalui Nardo, Kamis (20/2/2025) sore.

 

Panggilan itu, lanjut Nardo, merupakan tahapan proses penanganan perkara. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan keterangan yang dibutuhkan oleh tim di Kejari Langkat.

 

Dugaan korupsi tersebut, terjadi di masa kepemiminan HS saat menjabat kepala desa setempat. Kini, HS telah pun diberhentikan dari jabatannya (nonaktif) karena perselingkuhannya dengan istri tenaga kebersihan di Kantor Desa Serapuh Asli.

 

“Kita berkomitmen untuk mengusut kasus ini melalui tahapan dan prosedur yang ada. Sampai saat ini sudah masuk tahap penyelidikan. Tim terus bekerja sesuai SOP. Perkembangan selanjutnya akan kami sampaikan kepada masyarakat. Mohon waktunya untuk mengumpulkan bukti dan petunjuk,” terang Nardo.

 

Diinformasikan, warga Desa Serapuh Asli, Kecamatan Tanjung Pura, Langkat meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas perkara itu. Termasuk belum disalurkannya Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) kepada 20 warga penerima sejak Juli – Desember 2024.

 

Selain itu, honor kader Posyandu di desa ini sepanjang tahun 2024 juga belum tersalurkan. Serta beberapa pekerjaan infrastruktur desa TA 2024 yang belum terealisasi seperti di Dusun I Pendidikan, Dusun II Sepakat dan Dusun III Batang Mergang. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Miris!!! Gaji Puluhan Relawan SPPG Pantai Gemi 5 Hari Tak Dibayar
Direktur RSU Tanjung Selamat Bungkam Soal Hak PKWT
Perkebunan Sawit di Kawasan Konservasi, BKSDA: Itu Ilegal
Heboh!!! Siswa SMP Muhammadiyah Stabat Temukan Salak Berulat di Menu MBG
Gawat!!! Ratusan Hektar Kawasan SM Karang Gading dan Langkat Timur Laut Disulap Jadi Kebun Sawit
Ketua Fraksi PDIP: Yang Salah Gubernur, Kita Ajak Menyikapi Secara Dewasa
Parah!!! RSU Tanjung Selamat Nunggak Bayar BPJS Ketenagakerjaan Pekerja
NasDem : Hentikan Sikap Arogansi Gubernur Sumut

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:36

Miris!!! Gaji Puluhan Relawan SPPG Pantai Gemi 5 Hari Tak Dibayar

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:19

Direktur RSU Tanjung Selamat Bungkam Soal Hak PKWT

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:36

Heboh!!! Siswa SMP Muhammadiyah Stabat Temukan Salak Berulat di Menu MBG

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:51

Gawat!!! Ratusan Hektar Kawasan SM Karang Gading dan Langkat Timur Laut Disulap Jadi Kebun Sawit

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:04

Ketua Fraksi PDIP: Yang Salah Gubernur, Kita Ajak Menyikapi Secara Dewasa

Berita Terbaru

RSU Tanjung Selamat di Kecamatan Padang Tualang, Langkat yang merupakan salah satu unit rumah sakit di bawah naungan PT Tembakau Deli Medica (TDM).

Headline

Direktur RSU Tanjung Selamat Bungkam Soal Hak PKWT

Jumat, 31 Jul 2026 - 22:19