Jalan dan Jembatan ke Ekowisata Tangkahan Putus, Dishub Langkat Pasang Rambu Peringatan

- Penulis

Senin, 17 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Dihub Langkat memasang rambu di sekitar jalan yang putus di Dusun Titi Kurus, Desa Karya Jadi, Kecamatan Batang Serangan.

Petugas Dihub Langkat memasang rambu di sekitar jalan yang putus di Dusun Titi Kurus, Desa Karya Jadi, Kecamatan Batang Serangan.

Langkat – Badan jalan dan jembatan menuju Ekowisata Tangkahan di Kecamatan Batang Serangang, Kabupaten Langkat roboh, Sabtu (15/2/2025) malam. Akibatnya, warga yang melintas di sana dialihkan ke jalan alternatif dalam areal perkebunan PTPN II Batang Serangan dan Kwala Saeit.

 

Hal ini seperti yang disampaikan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Langkat Arie Ramadhany SIP pesan tertulisnya. “Kita dapat informasi dari masyarakat, ada jembatan dan badan jalan yang putus menuju Ekowiata Tangkahan, Sabtu kemarin,” kata mantan Camat Batang Serangan ini, Senin (17/2/2025) pagi.

Kepala Dinas Perhubungan Langkat Arie Ramadhani dan Camat Batang Serangan meninjau lokasi jalan menukju objek wisata Tangkahan yang putus.

Bersama Camat Batang Serangan Dr Robbi Rezeki MPd SPd, Arie pun bergerak meninjau lokasi. Di Desa Kwala Musam mereka melihat kondisi Jembatan Bandar Pulo yang sudah putus dan ambruk. Meski tak ada korban jiwa, namun infrastruktur menuju Ekowisata Tangkahan ini tak lagi dapat digunakan.

 

Setelah itu, Arie dan Robbi meninjau jalan di Dusun Titi Kurus, Desa Karya Jadi. Akses utama menuju ke lokasi wisata taraf internasional itu juga ambrol ke aliran Sungai Batang Serangan. Material aspalnya mengalami ablasi, karena curah hujan yang cukup tinggi.

 

Di lokasi tersebut, Arie kemudian memerintahkan personelnya untuk memasang rambu peringatan. Hal ini bertujuan untuk memberikan tanda peringatan bagi masyarakat yang melintas di sana, serta memberi imbauan untuk menggunakan jalan alternatif yang sudah ditententukan.

 

“Personel sudah kita kerahkan untuk pengamanan arus lalu lintas kepada masyarakat yang melintas. Serta mengarahkan untuk menggunakan jalan alternatif yang sudah ditentukan. Termasuk memasang rambu peringatan di beberapa titik untuk kenyamanan bersama,” ujar Arie.

 

Diinformasikan, badan jalan dan Jemabatan Bandar Pulo tersebut, sudah bertahun-tahun mengalami kerusakan. Kondisinya yang sangat parah, hingga kini belum juga mendapat perhatian dari pihak terkait. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

SPBU Wampu Tegaskan Tolak Spekulan BBM
SPMT Dipungut Biaya, Ratusan PPPK Paruh Waktu Dinkes Langkat Menjerit
Tanpa SLHS dan IPAL, BGN Hentikan Operasional SPPG di Langkat
Parah!!! Pembangunan Kopdeskel Merah Putih di Langkat Diduga Curi Tegangan Arus Listrik
Bau Busuk!!! Warga Keluhkan Limbah SPPG Pantai Gemi Stabat
Aktivitas Penyulingan Kondensat Ilegal di Wilkum Polres Langkat Terkesan Kebal Hukum
Bertahun Beroperasi, Galian C Diduga Ilegal Tetap Eksis di Wampu
Masyarakat Langkat Dukung Polri Berada Langsung di Bawah Presiden
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:23 WIB

SPBU Wampu Tegaskan Tolak Spekulan BBM

Kamis, 12 Maret 2026 - 10:03 WIB

SPMT Dipungut Biaya, Ratusan PPPK Paruh Waktu Dinkes Langkat Menjerit

Senin, 9 Maret 2026 - 09:18 WIB

Tanpa SLHS dan IPAL, BGN Hentikan Operasional SPPG di Langkat

Jumat, 27 Februari 2026 - 14:12 WIB

Parah!!! Pembangunan Kopdeskel Merah Putih di Langkat Diduga Curi Tegangan Arus Listrik

Sabtu, 7 Februari 2026 - 13:38 WIB

Bau Busuk!!! Warga Keluhkan Limbah SPPG Pantai Gemi Stabat

Berita Terbaru

error: