Dikabarkan Bunuh Diri di Papua, Ekshumasi Jenazah Lettu Eko Damara di Langkat

- Penulis

Selasa, 25 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Lidkrim Puspom TNI Kolonel POM Jefri B Purba saat konferensi pers dengan awak media di lokasi ekshumasi jenazah Lettu dr Eko Damara.

Kasat Lidkrim Puspom TNI Kolonel POM Jefri B Purba saat konferensi pers dengan awak media di lokasi ekshumasi jenazah Lettu dr Eko Damara.

Stabat – Tim gabungan TNI-Polri membongkar makam dan pengangkatan jenazah (ekshumasi) Letnan Satu (Lettu) Dokter Eko Damara di Dusun Serbajadi, Desa Karang Rejo, Kecamatan Stabat, Langkat, Senin (24/6/2024). Perwira menengah ini dikabarkan tewas bunuh diri pada 27 April lalu, saat sedang bertugas di perbatasan Indonesia dan Papua Nugini (PNG).

Ekshumasi itu, dilakukan Tim Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut bersama Tim gabungan TNI. Sejumlah petugas dari TNI terlihat berjaga di sekitar lokasi tempat pemakaman umum (TPU) itu.

Kegiatan tersebut, merupakan tindak lanjut Tim investigasi penyelidikan dari Mabes TNI. Hal itu menyusul permintaan keluarga Lettu dr Eko untuk dilakukan autopsi. Karena, pihak kerabat merasa ada kejanggalan pada jenazah almarhum.

Proses ekshumasi jenazah Lettu dr Eko Damara di pemakaman umu di Desa Karang Rejo, Kecamatan Stabat, Langkat.

“Kegiatan ini dilaksanakan oleh Divisi Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumatera Utara untuk pengangkatan jenazah Lettu Eko,” kata Kasat Lidkrim Puspom TNI Kolonel POM Jefri B Purba.

Terkait hasilnya, lanjut Kolonel POM Jefri, hal itu akan disampaikan tim forensik sesuai dengan pelaksanaan autopsi penyidik Dispom TNI. Pengaduan keluarga sudah ditindaklanjuti dengan terbitnya Surat Perintah Panglima, untuk membentuk tim investigasi gabungan. Dimana, hal itu melibatkan Puspom TNI, Puspom AL dan Pasintel Marinir.

“Kita sama-sama pada hari ini, bisa kita lihat kebersamaan kita, sudah kita laksanakan salah satu fungsi penyelidikan untuk mengungkap perkara ini,” ujar Kolonel POM Jefri.

Sementara, pengaduan terkait tewasnya Lettu dr Eko, sejak bulan Mei 2024. Namun ekshumasi baru terlaksana bulan ini, karena terkait masalah teknis.

“Inikan masalah teknis, karena kebetulan secara teknis yang punya kewenangan untuk melakukan autopsi adalah temen-temen dari forensik yaitu ada di Polda Sumut. Kita sudah berkoordinasi di Polda dan sudah didukung pada hari ini bisa terlaksana,” ujarnya.

Sementara itu, Abdul Satar Siahaan, paman Almarhum Lettu Laut dr Eko Damara mengatakan, setelah dilakukan autopsi, kasus penyebab kematian almarhum bisa terungkap yang sebenarnya.

“Karena selama inikan banyak asumsi-asumsi liar tapi dengan adanya autopsi kita harapkan bisa terungkap dan kami ya, dokter fotensik bekerja secara profesional begitu dengan penyidik Polisi Militer, kami yakin dan kami percaya mereka akan bekerja secara profesional,” ucap Abdul Satar Siahaan.

Sebelumnya, informasi yang diterima pihak keluarga, Eko tewas bunuh diri dengan luka tembakan di bagian kepala, di tempat tugasnya di Kabupaten Yahukimo, provinsi Papua Pegunungan.

kematian Perwira TNI AL ini mengejutkan keluarganya, karena Letnan Satu Laut (K) dr Eko Damara telah 11 Bulan bertugas di Yonkes Satu Marinir yang diperbantukan di Satgas Mobile RI-PNG Yonif 7 Marinir.

Eko ditempatkan di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan. Bahkan Eko rencananya akan pulang bulan depan, setelah mengakhiri masa tugasnya di Papua.

setelah perjalanan panjang dari Papua Pegunungan, jenazah Eko Damara tiba Pukul 15.00 Wib pada Senin 29 April di kampung halamannya. Pada hari itu juga jenazah dimakamkan di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

saat melihat kondisi jenazah Eko Damara, pihak keluarga menemukan sejumlah kejanggalan. keluarga menemukan sejumlah lebam tak wajar di bagian punggungnya, termasuk adanya sundutan rokok di bagian mata dan juga ditemukan lebam. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hanya Paviliun Pemko Medan yang Tutup Saat Pembukaan PRSU!
GAMKI Apresiasi Gerak Cepat Gubsu Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut Lewat Extra Flight
Di hadapan Peserta APEKSI, Bobby Nasution Tunjukkan Hasil Pembangunan Kota Medan di Eranya
Bobby Nasution Sigap Atasi Kendala Kepulangan Kontingen Pesparawi Sumut, RE Nainggolan: Bentuk Kepedulian yang Luar Biasa
Diduga Dibekingi Oknum DPRD, Ratusan Massa Gelar Aksi Terkait Bangunan Liar di Kota Medan
PDIP ‘Serang’ Bobby Soal Kompensasi PLN, Gerindra: Bela Rakyat Kok Dibilang Pencitraan
BEM Sumut Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Limbah B3 Klinik Romauli ZR ke Polda Sumut
BEM Sumut Desak Kejati Usut Dugaan Penyimpangan Program MBG di Tapteng-Sibolga, Setoran Rp72 Juta per Dapur Jadi Sorotan

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:24 WIB

Hanya Paviliun Pemko Medan yang Tutup Saat Pembukaan PRSU!

Kamis, 2 Juli 2026 - 16:13 WIB

GAMKI Apresiasi Gerak Cepat Gubsu Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut Lewat Extra Flight

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:34 WIB

Di hadapan Peserta APEKSI, Bobby Nasution Tunjukkan Hasil Pembangunan Kota Medan di Eranya

Minggu, 28 Juni 2026 - 14:14 WIB

Bobby Nasution Sigap Atasi Kendala Kepulangan Kontingen Pesparawi Sumut, RE Nainggolan: Bentuk Kepedulian yang Luar Biasa

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:29 WIB

Diduga Dibekingi Oknum DPRD, Ratusan Massa Gelar Aksi Terkait Bangunan Liar di Kota Medan

Berita Terbaru

Karangan bunga di depan Kantor Bupati Langkat dari elemen masyarakat yang mengucapkan terima kasih kepada KPK.

Headline

Ondim Terjaring OTT, Warga Langkat : Terima Kasih KPK

Sabtu, 4 Jul 2026 - 23:27 WIB

error: