Difitnah Lakukan Pelecehan, ‘Pengamen Langkat’ Dipersekusi dan Diusir Warga

- Penulis

Kamis, 4 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pengamen Langkat Azwardi Lubis alias Zuan didampingi Aliandi mendatangi Polsek Stabat, Rabu (3/7/2024) sore.

Pengamen Langkat Azwardi Lubis alias Zuan didampingi Aliandi mendatangi Polsek Stabat, Rabu (3/7/2024) sore.

Stabat – Azwardi Lubis alias Zuan (36) masih terlihat murung. Warga Lingkungan VIII, Kelurahan Kwala Bingai, Langkat ini, diusir warga sekitar pada Kamis (27/6/2024) malam, usai difitnah melakukan pelecehan. Di rumah kontrakannya, Zuan dan keluarga kecilnya sempat hendak diamuk massa.

 

Tak terima dengan perlakuan tersebut, Zuan pun mendatangi Polsek Stabat, Rabu (3/7/2024) sore untuk membuat laporan. Namun, penyidik di kantor polisi itu menyarankan untuk melakukan mediasi dengan semua pihak yang terlibat.

 

Kepada penyidik, Zuan menerangkan peristiwa yang membuat ia dan keluarganya trauma berat. “Malam itu, aku masih ngamen di Ayam Geprek Stabat. Ada kawan yang nyuruh aku pulang karena katan dia ada masalah berat,” terang Zuan didampingi rekannya bernama Aliandi.

 

Dengan penuh rasa penasaran, ‘Pengamen Langkat’ ini pun pulang ke rumah kontrakannya. Begitu sampai di kediamannya, Ahmad Zais, kepala lingkungan (kepling) setempat juga sudah berada di sana. Ternyata, puluhan warga lainnya pun sudah berkumpul di sekitar lokasi.

 

Begitu kepling menyampaikan perihal dugaan pelecehan terhadap 3 orang wanita, puluhan warga pun terpancing emosi. Bahkan, ada beberapa warga yang mencoba menyerang Zuan. Namun ditepis istri Zuan, sembari menggendong anaknya yang masih kecil.

 

Saat itu, Zuan terkejut dengan fitnah yang disampaikan kepling. Setiap Zuan mempertanyakan apa kesalahan yang telah dibuatnya, warga mencoba menyerang musisi jalanan itu.

 

“Pas ditanya kepling kepada cewek-cewek yang diduga menjadi korban, tak ada satu pun yang mengatakan kalau aku ada melecehkan mereka. Tak ada satu pun yang bilang kalau aku menunjukkan kemaluanku kepada mereka,” ujar Zuan.

 

Namun, warga yang terlanjur geram dengan fitnah yang beredar, mereka mendesak agar Zuan diusir dari kontrakannya. Dua hari kemudian, Zuan pun meninggalkan rumah kontrakannya itu dan pindah ke Kota Binjai. Pengamen Langkat ini merasa malu dengan fitnah yang diarahkan padanya dan enggan ngamen di Kota Stabat.

 

Zuan menerangkan, ia terbiasa keluar rumah dengan menggunakan handuk saat usai mandi dan ingin berwudhu di samping rumahnya. Kebiasaannya ini yang menurutnya menjadi awal fitnah yang beredar di tengah masyarakat sekitar.

 

“Kalau aku keluar cuma pake handuk di lingkungan rumah ku, itu kan hal yang wajar. Aku pun gak pernah merasa ada melecehkan siapa pun. Kepling ngakunya menerima informasi terkait hal itu dari warga sekitar bernama Bambang. Aku gak terima diperlakukan seperti ini. Anak ku sampai saat ini masih trauma,” ketusnya.

 

Hingga berita ini diterbitkan, Ahmad Zais selaku kepling setempat belum memberikan banyak keterangan terkait hal tersebut. “Saya masih kerja. Insya Allah nanti saya bagi waktu,” kata Zais via pesan WhatsAppnya. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kawal Asta Cita Presiden Prabowo, MAI Medan Resmikan Kantor dan Koperasi Produsen Pangan
Dugaan Pungli di Samsat Medan Utara, Bapenda Sumut Buka Suara
Rico Waas Diminta Buka Bukti Izin ke Kemendagri, Pengamat: Jangan Sampai Publik Curiga
Rico Waas Pilih Berobat ke Luar Negeri, Tak Percaya Layanan Kesehatan Rumah Sakit Lokal?
Rico Waas Tak Hadiri Peresmian Koperasi Merah Putih, Diduga Keluar Negeri Tanpa Izin, Prabowo Berang
PBG Sudah Diterbitkan, Pekerja Pembangunan Ruko CBD Helvetia Riang Bisa Bekerja Kembali
Banjir Dukungan, Randi Permana Siap Kibarkan KNPI di Kota Binjai
Viral Video Dugem Diduga Oknum Polda Sumut, Propam Langsung Periksa

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:53 WIB

Kawal Asta Cita Presiden Prabowo, MAI Medan Resmikan Kantor dan Koperasi Produsen Pangan

Jumat, 22 Mei 2026 - 11:27 WIB

Dugaan Pungli di Samsat Medan Utara, Bapenda Sumut Buka Suara

Senin, 18 Mei 2026 - 17:05 WIB

Rico Waas Diminta Buka Bukti Izin ke Kemendagri, Pengamat: Jangan Sampai Publik Curiga

Senin, 18 Mei 2026 - 16:47 WIB

Rico Waas Pilih Berobat ke Luar Negeri, Tak Percaya Layanan Kesehatan Rumah Sakit Lokal?

Selasa, 12 Mei 2026 - 20:18 WIB

PBG Sudah Diterbitkan, Pekerja Pembangunan Ruko CBD Helvetia Riang Bisa Bekerja Kembali

Berita Terbaru

error: