Kasek KPU Langkat : Bantuan Transportasi KPPS Rp50 Ribu

Kamis, 1 Februari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KPU Langkat Sopian Sitepu dan Kasek KPU Langkat Cut Cinta Dewi memberikan keterangan terkait bantuan transportasi KPPS kepada awak media.

Ketua KPU Langkat Sopian Sitepu dan Kasek KPU Langkat Cut Cinta Dewi memberikan keterangan terkait bantuan transportasi KPPS kepada awak media.

Stabat – Kepala Sekretariat (Kasek) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Langkat Cut Cinta Dewi buka suara terkait bantuan transportasi Pelantika dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Besaran nilainya, Rp50 ribu untuk setiap anggota KPPS.

Hal ini di sampaikan Cut dalam konferensi persnya kepada awak media di sebuah café di Kota Stabat. “Pelantikan dan Bimtek KPPS dilaksanakan di masing – masing desa. Kegiatannya pun dikelola oleh PPS setempat,” kata Cut, Rabu (31/1/2024) sore.

Cut mengatakan, uang bantuan transportasi untuk KPPS sebesar Rp50 ribu. Alasannya, karena digelar di masing – masing desa atau kelurahan. Jadi, waktu dan jarak tempuhnya cukup singkat dan lebih efisien.

Kebijakan tersebut, juga merupakan keputusan bersama melalui rapat pleni bersama Komisioner KPU Langkat. “Hari ini, kami distribusikan ke Sekretariat PPK dan PPS, untuk segera dibagikan ke KPPS,” terang Cut.

Namun Cut juga membantah soal 14 hari pencairan bantuan transportasi KPPS setelah Bimtek. Pihaknya malah berusaha mempercepat pencairan tersebut, agar bisa dimanfaatkan oleh KPPS. “Kami berusaha mempercepat pencairannya,” tegas Cut.

Diberitakan sebelumnya, 21.889 Kelompok Penyelnggara Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten Langkat ‘menjerit’. Mereka mengeluhkan uang transportasi bimbingan teknis (Bimtek) yang hingga kini belum disalurkan. Sementara, dana Bimtek untuk Badan AdHoc disebut – sebut sudah diterima Komisi Pemilihan Umum (KPU) Langkat sejak awal Januari 2024 lalu.

Hal itu pun menjadi desas – desus di kalangan KPPS yang akan dilibatkan dalam Pemilu 2024 mendatang. Seperti KPPS dari Kecamatan Stabat yang mengeluhkan honor Bimteknya baru akan dicairkan 14 hari setelah kegiatan selesai.

“Honor pengganti uang transportasi kami gak langsung dicairkan. Masa nunggu 14 hari lagi. Ada apa ini, kami juga heran dengan nominal yang bakal dicairkan. Masa iya Cuma Rp50 ribu,” ketus nara sumber yang meminta namanya tidak dipublikasi, Selasa (30/1/2024) malam.

Untuk pelaksanaan bimteknya, tambah sumber, dilaksanakan pada waktu terpisah, mulai 26 – 29 Januari 2024 kemarin. Mereka dibagi dalam masing – masing desa di Kecamatan Stabat.

Sementara, Kepala Sekretariat (Kasek) KPU Langkat Cut Cinta Dewi enggan memberikan banyak komentar terkait hal tersebut. Cut enggan membeberkan nilai uang transportasi KPPS yang bakal disalurkan.

“Insya Allah besok kita salurkan bg. Baru aja masuk bg. Baru tadi bg masuk,” kata Cut, sembari menepis bahwa dana Bimtek Badan AdHoc sudah masuk ke KPU Langkat sejak awal Januari 2024 kemarin.

Ironisnya, peristiwa ini diduga terjadi terhadap seluruh anggota KPPS di Kabupaten Langkat. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aminullah Tantang Kejagung dan KPK Bongkar Gurita Korupsi Rp1.000 Triliun: Kejar Aktor Intelektual dan Jaringannya!
Penyitaan Aset Terindikasi Pelanggaran, Don Ritto Pastikan Praperadilan Atas Dasar Pengakuan Kliennya
Sudah Datang Terlambat, Syahrul Paling ‘Kreak’ Pula Interupsi di Akhir Paripurna DPRD Sumut
Sudah Datang Terlambat, Syahrul Paling ‘Kreak’ Pula Interupsi di Akhir Paripurna DPRD Sumut
Proses Seleksi Jabatan PT Inalum Disorot, Peserta Minta Klarifikasi Mekanisme Assessment
Jalin Sinergitas, Kapolres Langkat Silatruahmi dengan Ricky Anthony
Sulthan Langkat XIV Siap Bersinergi dengan Ricky Anthony
Ricky Anthony Boyong OPD Tinjau Jalan Provinsi di Pangkalan Susu

598 Komentar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:03

Aminullah Tantang Kejagung dan KPK Bongkar Gurita Korupsi Rp1.000 Triliun: Kejar Aktor Intelektual dan Jaringannya!

Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:37

Penyitaan Aset Terindikasi Pelanggaran, Don Ritto Pastikan Praperadilan Atas Dasar Pengakuan Kliennya

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:27

Sudah Datang Terlambat, Syahrul Paling ‘Kreak’ Pula Interupsi di Akhir Paripurna DPRD Sumut

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:09

Sudah Datang Terlambat, Syahrul Paling ‘Kreak’ Pula Interupsi di Akhir Paripurna DPRD Sumut

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:24

Jalin Sinergitas, Kapolres Langkat Silatruahmi dengan Ricky Anthony

Berita Terbaru