Kakanwil Ditjenpas Sumut Yudi Suseno Tutup MTQ Lapas/Rutan se-Sumut dalam Gebyar Nuzulul Qur’an di Lapas I Medan

Jumat, 13 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Medan –
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kakanwil Ditjenpas) Sumatera Utara, Yudi Suseno, secara resmi menutup Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) antar Lapas dan Rutan se-Sumatera Utara yang dikemas dalam Gebyar Nuzulul Qur’an di Masjid At-Taubah Lapas Kelas I Medan, Kamis (12/03/2026).

Penutupan yang berlangsung khidmat ini dihadiri Acara tersebut dihadiri Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Medan, Fonika Affandi beserta seluruh jajaran, Kalapas Pancurbatu Tribowo, Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Danramil Sunggal, Ketua MUI Kota Medan, Sekretaris Umum Dewan Masjid Indonesia Kota Medan, para Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Qur’an, perwakilan Lapas dan Rutan se-Sumatera Utara yang mengikuti babak final MTQ, para tokoh agama dan tamu undangan, terlebih khusus para keluarga dari para finalis MTQ yang hadir pada hari ini, serta seluruh hadirin yang dirahmati Allah SWT.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan kerohanian Islam bagi warga binaan agar semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT selama menjalani masa pembinaan.

Dalam sambutannya, Kakanwil Ditjenpas Sumut Yudi Suseno menegaskan bahwa kegiatan MTQ ini merupakan wujud nyata komitmen pemasyarakatan dalam membangun karakter dan spiritualitas warga binaan.

Yudi juga menyampaikan apresiasi kepada Lapas Kelas I Medan yang telah menjadi tuan rumah sekaligus menyelenggarakan kegiatan MTQ dengan baik.

“Apresiasi kami sampaikan kepada Lapas Kelas I Medan yang telah melaksanakan kegiatan MTQ ini dengan baik. Selamat kepada para qori yang berhasil meraih juara dalam ajang MTQ ini,” ujar Yudi Suseno.

Lebih lanjut, ia berpesan kepada para warga binaan agar momentum MTQ dan Nuzulul Qur’an ini menjadi sarana memperbaiki diri dan memperkuat keimanan.

“Mungkin di dalam sini kita bisa lebih khusyuk melaksanakan ibadah. Di luar belum tentu pernah menjadi imam, tetapi di dalam lapas bisa menjadi imam. Semua itu tergantung pada hati dan pikiran kita untuk lebih khusyuk mendekatkan diri kepada Allah,” ungkapnya.

Usai penutupan kegiatan, Yudi Suseno yang didampingi Kalapas Kelas I Medan dan Kalapas Lapas Kelas IIA Pancur Batu juga menyampaikan kepada wartawan bahwa program pembinaan keagamaan akan terus berjalan secara berkelanjutan di seluruh Lapas dan Rutan.

“Selama pembinaan terhadap warga binaan masih berjalan, maka kegiatan-kegiatan pembinaan, khususnya kerohanian Islam, juga akan terus dilaksanakan. Yang kita tutup hari ini adalah kegiatan lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an antar warga binaan se-Sumatera Utara,” jelasnya.

Yudi juga mengungkapkan bahwa MTQ tingkat Lapas dan Rutan se-Sumut ini diikuti lebih dari seratus peserta, yang merupakan perwakilan dari berbagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan.

“Tadi kita sudah menyaksikan sekitar seratus lebih peserta mengikuti kegiatan ini, dan dari jumlah tersebut terpilih enam qori terbaik dari enam UPT Pemasyarakatan di Sumatera Utara,” kata Yudi.

Ia berharap para qori terbaik tersebut dapat menjadi teladan dan turut menyebarkan ilmu serta kemampuan membaca Al-Qur’an kepada warga binaan lainnya.

“Harapannya mereka bisa menebarkan ilmunya dan kemampuannya kepada yang lain sehingga memberi pengaruh positif bagi warga binaan lainnya,” tambahnya.

Sementara itu, dalam tausiah yang disampaikan Ustadz Abdi Ritonga, ditegaskan bahwa Al-Qur’an merupakan kitab suci umat Islam yang memiliki keistimewaan karena keasliannya tetap terjaga sejak diturunkan.

“Allah menurunkan Al-Qur’an dalam bahasa Arab. Dari semua kitab yang ada, hanya Al-Qur’an yang tidak dapat diubah. Apapun suku, bangsa, dan negaranya, Al-Qur’an tetap dalam bahasa Arab,” jelasnya.

Melalui Gebyar Nuzulul Qur’an dan MTQ ini, jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan berharap pembinaan spiritual di lingkungan Lapas dan Rutan semakin kuat, sekaligus membentuk karakter warga binaan menjadi pribadi yang lebih baik selama menjalani masa pembinaan.(AVID)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ketum PP ISARAH Amanahkan Abdul Thaib Siahaan Selenggarakan Muktamar XII Ikatan Sarjana Al Washliyah
Disorot dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, MRN Disebut Terkait Perusahaan EPS dan TP2D Kabupaten Bekasi
Ngaku Jadi Korban Pelecehan Seksual, Karyawati Kawasan EJIP Cikarang Laporkan Ketua Serikat Pekerja
Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Ketua Serikat Pekerja, Karyawati di Cikarang Minta Perlindungan LPSK
Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cikarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP
Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cingkarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP
‎Soroti Keselamatan Transportasi, ‎PB ALAMP AKSI Desak Menhub Bergerak: Jangan Tunggu Korban Berjatuhan Lagi
PW ISARAH Sumut Desak Kejelasan Kasus Proyek Lapangan Merdeka Medan, Minta KPK Ambil Alih

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:42

Ketum PP ISARAH Amanahkan Abdul Thaib Siahaan Selenggarakan Muktamar XII Ikatan Sarjana Al Washliyah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:30

Disorot dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, MRN Disebut Terkait Perusahaan EPS dan TP2D Kabupaten Bekasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:07

Ngaku Jadi Korban Pelecehan Seksual, Karyawati Kawasan EJIP Cikarang Laporkan Ketua Serikat Pekerja

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:58

Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Ketua Serikat Pekerja, Karyawati di Cikarang Minta Perlindungan LPSK

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:49

Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cikarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP

Berita Terbaru