Israel Gerebek Rumah Wakil Pemimpin Hamas di Tepi Barat Palestina

Minggu, 22 Oktober 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi konflik Hamas - Israel. (net)

Ilustrasi konflik Hamas - Israel. (net)

Jakarta – Saksi melihat militer Israel menggerebek rumah milik pimpinan senior kelompok Hamas. Tak hanya itu, anggota keluarga pimpinan Hamas itu pun ditahan. Dilansir AFP, Minggu (22/10/2023), pimpinan Hamas yang ditahan itu adalah Saleh al-Aruri. Dia adalah wakil pemimpin umum Hamas Ismail Haniyeh dan salah satu pendiri sayap militer kelompok Islam tersebut.

Berbasis di Lebanon, dia adalah target utama Israel setelah serangan 7 Oktober ketika militan Hamas dari Gaza menyerbu Israel selatan dan menewaskan sedikitnya 1.400 orang, sebagian besar warga sipil, dan menyandera lebih dari 200 orang, menurut pejabat Israel.

Sejak itu, lebih dari 4.300 warga Palestina, sebagian besar warga sipil, tewas dalam pemboman Israel yang tiada henti, menurut kementerian kesehatan yang dikelola Hamas di Gaza.

Pasukan memasuki rumah Aruri di desa Arura, sekitar 20 kilometer (12 mil) utara Ramallah, saat fajar pada hari Sabtu, menangkap lebih dari 20 orang, termasuk salah satu saudara laki-lakinya dan sembilan keponakannya, kata Wali Kota Ali al-Khasib dan para saksi kepada AFP.

Puluhan Orang diinterogasi


Di luar rumah, tentara memasang spanduk wakil Hamas dengan latar belakang bendera Israel yang bertuliskan: “Ini adalah rumah Saleh Aruri dan telah menjadi markas Abu al-Nimer — intelijen Israel”, kata para saksi mata. dengan gambarnya dibagikan secara luas secara online.

Penduduk desa mengatakan Abu al-Nimer adalah petugas intelijen Israel yang bertanggung jawab atas wilayah tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, tentara mengatakan serangan itu dilakukan bersama dengan dinas keamanan internal Shin Beth dan mengakibatkan penangkapan “puluhan anggota Hamas” di antara mereka adalah kerabat Aruri. Mereka membenarkan penggunaan rumah itu “untuk penahanan dan interogasi para aktivis”.

Israel menuduh Aruri, yang ditunjuk sebagai wakil Haniyeh pada tahun 2017, mengorganisir beberapa serangan.

Dia menghabiskan hampir 20 tahun di penjara Israel dan dibebaskan pada tahun 2010 dengan syarat dia harus diasingkan.

Sejak konflik Gaza meletus, puluhan orang tewas dalam insiden dengan pasukan Israel di Tepi Barat yang diduduki. (sumber – detik.com)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aminullah Siagian Tantang Hotman Paris Tunjukkan Dasar Hukum Tersangka Jaksa Harus Izin Presiden
Relawan dan Mahasiswa Antusias Menanti Bobby Nasution di Nias
Perjalanan Inspiratif Jeka Saragih, dari UFC Kini Bangun Mimpi Atlet Simalungun
JAGA MARWAH: Penggeledahan Kafe Terkait Jampidsus Jangan Dijadikan Alat Pelemahan Kejaksaan RI
Arif Tanjung Dukung Percepatan Perbaikan Jalan dan Normalisasi Drainase di Medan
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
Hanya Paviliun Pemko Medan yang Tutup Saat Pembukaan PRSU!
GAMKI Apresiasi Gerak Cepat Gubsu Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut Lewat Extra Flight

7 Komentar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:01

Aminullah Siagian Tantang Hotman Paris Tunjukkan Dasar Hukum Tersangka Jaksa Harus Izin Presiden

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:02

Relawan dan Mahasiswa Antusias Menanti Bobby Nasution di Nias

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:37

JAGA MARWAH: Penggeledahan Kafe Terkait Jampidsus Jangan Dijadikan Alat Pelemahan Kejaksaan RI

Senin, 6 Juli 2026 - 21:36

Arif Tanjung Dukung Percepatan Perbaikan Jalan dan Normalisasi Drainase di Medan

Senin, 6 Juli 2026 - 21:24

SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat

Berita Terbaru