Heboh!!! Siswa SMP Muhammadiyah Stabat Temukan Salak Berulat di Menu MBG

Jumat, 31 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Salak busuk dalam menu MBG yang diterima siswa SMP Muhammadiyah Paya Mabar, Kecamatan Stabat, Langkat.

Salak busuk dalam menu MBG yang diterima siswa SMP Muhammadiyah Paya Mabar, Kecamatan Stabat, Langkat.

Stabat – Siswa SMP Muhammadiyah Paya Mabar, Kecamatan Stabat, Langkat mendadak heboh, Rabu (29/7/2026) siang. Pasalnya, dari menu makan bergizi gratis (MBG) yang mereka terima, ditemukan buah salak busuk yang sudah berbelatung.

@klasberita.net

Siswa SMP Muhammadiyah Paya Mabar, Kecamatan Stabat, Langkat mendadak heboh, Rabu (29/7/2026) siang. Pasalnya, dari menu makan bergizi gratis (MBG) yang mereka terima, ditemukan buah salak busuk yang sudah berbelatung. Hal itu sontak membuat selera siswa tersebut menurun drastis. Pelajar ini pun urung menyantap menu yang disajikan. Mereka kemudian membuat dokumentasi video dari peristiwa tersebut. “Pas mau makan buah salaknya, rupanya busuk dan berulat. Setelah kami lihat lagi, ulatnya pun sudah merayap ke lauk dan nasi,” beber salah seorang siswa di sana sembari meminta agar identitasnya tak dipublikasi. Wali murid yang mengetahui hal ini sangat menyayangkan hal tersebut. Diharapkan, pihak Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan sanksi tegas bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mendistribusikannya. “Program MBG pak Prabowo ini kan bagus untuk pemenuhan gizi siswa. Janganlah pihak SPPG sesuka hatinya aja menyajikan menu. Ini harus diberi sanksi tegas,” ketus wali murid sembari meminta hak tolaknya. Dari peristiwa itu, awak media masih menelusuri pihak SPPG terkait. Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah Paya Mabar, Ilham Basyir enggan berkomentar terkait tersebut. Ia memilih bungkam atas kejadian yang dialami siswanya. “Sebelumnya maaf pak. Dapat berita dari mana ya pak. Atas nama siapa pak. Maaf ya untuk saat ini kami belum bisa menanggapi nya pak. Soalnya ada kode etik yg harus kami jaga pak,” kata dia via pesan WhatsAppnya, Kamis (30/7/2026) malam. Kordinator Wilayah (Korwil) SPPG Langkat Ali Ihsanul Huda hanya akan memberikan terguran kepada pihak dapur. Tak ada ketegasan darinya, sesuai sanksi yang ditetapkan BGN. “Terima kasih info nya bang. Akan kita berikan teguran bagi SPPG nya untuk lebih meningkatkan SOP dan memastikan paket MBG agar di cek sebelum di distribusikan,” kata Ali. Sementara, BGN menjatuhkan sanksi tegas berupa penghentian sementara atau penutupan (suspend) dapur, penghentian pembayaran, hingga pemecatan pegawai jika terbukti menyajikan makanan tidak layak atau berulat pada program MBG. Selengkapnya baca kilasberita.net #MBG #SPPG #BGN #Langkat #Stabat

♬ original sound – kilasberita – kilasberita

Hal itu sontak membuat selera siswa tersebut menurun drastis. Pelajar ini pun urung menyantap menu yang disajikan. Mereka kemudian membuat dokumentasi video dari peristiwa tersebut.

“Pas mau makan buah salaknya, rupanya busuk dan berulat. Setelah kami lihat lagi, ulatnya pun sudah merayap ke lauk dan nasi,” beber salah seorang siswa di sana sembari meminta agar identitasnya tak dipublikasi.

Ulat yang merayap di lauk menu MBG yang diterima siswa SMP Muhammadiyah Paya Mabar, Kecamatan Stabat, Langkat.

Wali murid yang mengetahui hal ini sangat menyayangkan hal tersebut. Diharapkan, pihak Badan Gizi Nasional (BGN) memberikan sanksi tegas bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mendistribusikannya.

“Program MBG pak Prabowo ini kan bagus untuk pemenuhan gizi siswa. Janganlah pihak SPPG sesuka hatinya aja menyajikan menu. Ini harus diberi sanksi tegas,” ketus wali murid sembari meminta hak tolaknya.

Dari peristiwa itu, awak media masih menelusuri pihak SPPG terkait. Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah Paya Mabar, Ilham Basyir enggan berkomentar terkait tersebut. Ia memilih bungkam atas kejadian yang dialami siswanya.

“Sebelumnya maaf pak. Dapat berita dari mana ya pak. Atas nama siapa pak. Maaf ya untuk saat ini kami belum bisa menanggapi nya pak. Soalnya ada kode etik yg harus kami jaga pak,” kata dia via pesan WhatsAppnya, Kamis (30/7/2026) malam.

Kordinator Wilayah (Korwil) SPPG Langkat Ali Ihsanul Huda hanya akan memberikan terguran kepada pihak dapur. Tak ada ketegasan darinya, sesuai sanksi yang ditetapkan BGN.

“Terima kasih info nya bang. Akan kita berikan teguran bagi SPPG nya untuk lebih meningkatkan SOP dan memastikan paket MBG agar di cek sebelum di distribusikan,” kata Ali.

Sementara, BGN akan menjatuhkan sanksi tegas berupa penghentian sementara atau penutupan (suspend) dapur, penghentian pembayaran, hingga pemecatan pegawai jika terbukti menyajikan makanan tidak layak atau berulat pada program MBG. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Parah!!! Vendor Alat Berat Mengaku Diperas Kasat Reskrim Polres Langkat Rp100 Juta
Soal Video Viral Setoran Sabu ke Oknum Polisi, Kapolres Langkat : Itu Video Lama
Tersangka KDRT Belum Ditahan, Warga Secanggang Kecewa
Soal Dugaan Pungli Fee Proyek, APH Diminta Periksa Kadis Pendidikan Tapsel
Sudah Lama Beroperasi, Dapur Penyulingan Minyak Mentah Ilegal Terbakar di Langkat
Korban Investasi Bodong, Warga Tanjung Pura Rugi Rp600 Juta
Pembunuh Sopir Taksi Online di Hamparan Perak Diciduk Tim Jatanras Polda Sumut, Kaki Ditembak
Ratusan Siswa di Karo Diduga Keracunan MBG, Mulut Gatal dan Sesak

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 17:25

Parah!!! Vendor Alat Berat Mengaku Diperas Kasat Reskrim Polres Langkat Rp100 Juta

Minggu, 13 September 2026 - 14:15

Soal Video Viral Setoran Sabu ke Oknum Polisi, Kapolres Langkat : Itu Video Lama

Selasa, 1 September 2026 - 19:25

Tersangka KDRT Belum Ditahan, Warga Secanggang Kecewa

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:27

Soal Dugaan Pungli Fee Proyek, APH Diminta Periksa Kadis Pendidikan Tapsel

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:02

Sudah Lama Beroperasi, Dapur Penyulingan Minyak Mentah Ilegal Terbakar di Langkat

Berita Terbaru