Gemot SL Ultah, Warga Luka 25 Jahitan Disabet Celurit

- Penulis

Selasa, 27 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anjas Wanda Lubis berama temannya menceritakan peristiwa pada Minggu (25/2/2024) dini hari lalu yang mereka alami.

Anjas Wanda Lubis berama temannya menceritakan peristiwa pada Minggu (25/2/2024) dini hari lalu yang mereka alami.

Stabat – Empat remaja mengalami luka bacok di bagian tubuhnya, Minggu (25/2/2024) dini hari. Mereka mengaku ditebas dengan celurit, oleh geng motor (Gemot) Simpel Life (SL). Salah satu korban, Anjas Wanda Lubis mengalami luka 25 jahitan.

Awalnya, Anjas dan tiga orang temannya melintas dari Stabat menuju Kota Binjai. Sampai di Jalan Sudirman, persisnya di Kelurahan Perdamaian Stabat, mereka melihat ada gerombolan remaja mengendarai sepeda motor membawa senjata tajam.

“Gerombolan itu bilang ‘kejar itu..kejari itu’ sambil ngejar kami. Sampai dekat SD Dendang, kami disetop dan mereka mau nyabut kunci kereta (sepeda motor) kami,” terang Anjas, sembari menjelaskan kalau ia berempat dalam satu kendaraan yang mereka kendarai.

Saat itu, Anjas langsung menunjang tangan orang yang menyetop mereka. Kemudian datang teman pelaku dengan mengendarai Honda BeAt. Tampa basa basi, pengendara Honda BeAt itu mengayunkan celurit ke arah Anjas dan teman – temannya.

Seketika itu juga teman Anjas yang mengemudikan sepeda motor oleng. Kendaraan yang mereka tumpangi pun hendak terjatuh. Namun dengan sigap Anjas mengambil alih dan mereka melarikan diri ke arah Simpang Bengkel, Sei Karang.

Anjas Wanda Lubis menunjukkan luka bacok di bahunya.

Warga yang mengetahui hal tersebut langsung memberikan pertolongan kepada Anjas dan teman – temannya. “Sampai di Simpang Bengkel, aku baru sadar kalau bahu ku luka. Warga kemudian membawa kami ke Klinik Dendang Tirta,” kata remaja itu.

Menurut pengakuan Anjas dan temannya, saat itu pelaku membawa bendera berwarna hitam, biru dan merah bergambar bintang bertuliskan ‘Simple Life Community’.  Orang yang membacok mereka pun menggunakan masker dan jaket.

Anjas mengaku, tak ada satupun aparat kepolisian yang melihat mereka saat dirawat di klinik. “Malam itu, katanya pas ultah SL. Kami berharap, agar geng – geng motor diberantas. Supaya kami bisa nyaman bermain tanpa takut dianiaya,” pinta Anjas dan teman – temannya. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BEM Sumut Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Limbah B3 Klinik Romauli ZR ke Polda Sumut
BEM Sumut Desak Kejati Usut Dugaan Penyimpangan Program MBG di Tapteng-Sibolga, Setoran Rp72 Juta per Dapur Jadi Sorotan
Hadirkan Event Sepak Bola Tingkat Internasional, Suporter Timnas Ucapkan Terima Kasih ke Bobby Nasution
Pemadaman Listrik Sebabkan Mesin PDAM Tirtanadi Rusak, Penyaluran Air Terganggu
PDAM Tirtanadi Minta Maaf, Gangguan Air Bersih Terjadi di Sejumlah Wilayah Medan Hingga Dua Hari
Jeka Saragih Apresiasi Ketegasan Iptu Bimo Tangkap Pelaku Kekerasan terhadap Ibu Hamil di Kawasan Terowongan Pancasila
Bobby Datangi PLN, Deddy Sitorus PDIP: Untuk Pencitraan Atau Gubernurnya Gak Paham?
GARANSI dan AMPUH Laporkan Wesly Silalahi ke KPK, Terkait Tiga Kasus Korupsi di Pematangsiantar

8 Komentar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 23:10 WIB

BEM Sumut Resmi Laporkan Dugaan Pelanggaran Limbah B3 Klinik Romauli ZR ke Polda Sumut

Senin, 15 Juni 2026 - 22:24 WIB

BEM Sumut Desak Kejati Usut Dugaan Penyimpangan Program MBG di Tapteng-Sibolga, Setoran Rp72 Juta per Dapur Jadi Sorotan

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:01 WIB

Pemadaman Listrik Sebabkan Mesin PDAM Tirtanadi Rusak, Penyaluran Air Terganggu

Kamis, 11 Juni 2026 - 14:46 WIB

PDAM Tirtanadi Minta Maaf, Gangguan Air Bersih Terjadi di Sejumlah Wilayah Medan Hingga Dua Hari

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:56 WIB

Jeka Saragih Apresiasi Ketegasan Iptu Bimo Tangkap Pelaku Kekerasan terhadap Ibu Hamil di Kawasan Terowongan Pancasila

Berita Terbaru

error: