Diduga Setoran Lancar, Judi Togel di Hinai Sulit Bubar

Selasa, 6 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi aktifitas toto gelap (AI).

Ilustrasi aktifitas toto gelap (AI).

Langkat – Geliat judi toto gelap (Togel) di Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat terkesan sulit diberantas. Praktik haram ini, disebut-sebut sudah berlangsung cukup lama di wilayah hukum Polres Langkat. Namun, sang pengelola berinisial Kn tidak tersentuh hukum.

 

Aktivitas ilegal yang dikendalikan Kn pun terus berekspansi. Kecamatan Padang Tualang, Batang Serangan dan Sawit Seberang tak luput dari peta wilayah bisnisnya.

 

Informasi yang dihimpun, omzet Togel Hongkong yang dikelola warga Desa Suka Dame, Kecamatan Hinai, Langkat ini mencapai nyaris Rp100 juta per hari. Nilai fantastis yang semestinya mudah tersendus aparat penegak hukum (APH).

 

“Kalau merekapnya, biasanya mereka lakukan di Simpang Ladang Hinai. Dalam perhari, kalau untuk judi Hongkong aja omzetnya bisa mencapai Rp80 jutaan,” beber warga di sana sembari meminta hak tolaknya, selasa (6/5/2025) siang.

 

Dalam menjalankan bisnis haramnya, Kn tidaklah sembunyi-sembunyi. Transaksinya dilakukan dengan terang-terangan, solah hukum sudah tak ada lagi.

 

“Anehnya, kok macam gak ada lah APH di negara ini. Kasannya seperti gak tersentuh hukum gitu. Padahal, dah cukup lama dia (Kn) menjalankan bisnisnya. Bahkan, sudah menyebar sampai ke Kecamatan Batang Serangan, Padang Tualang dan Sawit Seberang sana,” ujar warga.

 

Saat dikonfirmasi, Kn mengatakan sudah kordinasi dengan APH. Iya mengaku kewalahan memenuhi ‘setoran’ agar bisnisnya tetap lancar. Bahkan, APH yang hendak liburan bersma keluarga pun kordinasi dengan Kn untuk meminta dukungan materil.

 

“Ampun juga, banyak yang harus ‘diurus’. Kemarin ada (APH) yang minta bantuan, untuk liburan sama keluarganya. Kadang minus juga bang,” ketus Kn beberapa waktu lalu.

 

Kanit Reskrim Polsek Hinai IPDA M Taufan Nasution belum memberikan keterangan terkait hal tersebut. Hingga berita ini ditayangkan, yang bersangkutan belum membalas pesan WhatsApp yang dikirim kepadanya. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dugaan Fee Proyek 21 Persen, Bupati Tapsel Didesak Evaluasi Kinerja Dinkes
Gencar Diberitakan, Pemilik Dapur Minyak Ilegal Akhirnya Dieksekusi Kejari Langkat
DPP HAMPAR Tabagsel Kembali Geruduk Lapas Kelas II Salambue
Baru Rampung Dikerjakan, Proyek JUT Dinas Pertanian Tapsel Sudah Rusak
Terkait Dugaan Gratifikasi di Pemkab Tapsel, KAMPAK Tabagsel Bakal Gelar Unjuk Rasa
Pemilik Akun Medsos Penyebar Hoaks Pimpinan DPRD Sumut Dipolisikan
Diancam Maling dengan Kelewang, Laporan Warga Sumber Mulyo Diterima Polsek Stabat
Pemko Medan Bantah Janji Biayai Akomodasi AFF U-19, Sekda Wiriya: Tanggung Jawab PSSI

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 14:25

Dugaan Fee Proyek 21 Persen, Bupati Tapsel Didesak Evaluasi Kinerja Dinkes

Rabu, 9 September 2026 - 15:05

Gencar Diberitakan, Pemilik Dapur Minyak Ilegal Akhirnya Dieksekusi Kejari Langkat

Jumat, 4 September 2026 - 14:55

DPP HAMPAR Tabagsel Kembali Geruduk Lapas Kelas II Salambue

Kamis, 3 September 2026 - 11:30

Baru Rampung Dikerjakan, Proyek JUT Dinas Pertanian Tapsel Sudah Rusak

Rabu, 2 September 2026 - 13:12

Terkait Dugaan Gratifikasi di Pemkab Tapsel, KAMPAK Tabagsel Bakal Gelar Unjuk Rasa

Berita Terbaru