Didatangi Sekelompok Massa, KTN Bina Mangrove Desak Aparat Bertindak

Senin, 5 Oktober 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekelompok massa yang mendatangi areal pengelolaan KTN Bina Mangrove bersama Kadis Sosial Langkat Taufik Rieza.

Sekelompok massa yang mendatangi areal pengelolaan KTN Bina Mangrove bersama Kadis Sosial Langkat Taufik Rieza.

Tanjung Pura – Sekelompok massa mendatangi areal pengelolaan Kelompok Tani Nelayan (KTN) Bina Mangrove, di Desa Tapak Kuda, Kecamatan Tanjung Pura, Langkat, Sabtu (3/10/2026) siang. Kelompok itu mengaku sebagai pemilik lahan di kawasan tersebut yang alas haknya ditandatangani mantan Kepala Desa Bubun.

“Bersama Kades Bubun, mereka datang dengan sekelompok massa yang mengaku sebagai pemilik lahan. Kepala Dinas Sosial Kabupaten Langkat Taufik Rieza juga datang dan mengaku ada lahannya 16 hektar di areal kelola kami,” beber Pendiri KTN Bina Mangrove Aidil Putra, Senin (5/10/2026) siang.

Peta Wilayah Administratif Desa Tapak Kuda, Kecamatan Tanjung Pura, Langkat.

Anehnya, massa yang datang mengaku memiliki alas hak yang ditandatangani mantan Kades Bubun. Sementara, secara administratif kawasan pengelolaan KTN Bina Mangrove itu masuk dalam wilayah administratif Desa Tapak Kuda.

Aksi Penyerangan

Bahkan, dalam perisitwa tersebut ada seseorang yang mencoba melakukan penyerangan terhadap anggota kelompok Aidil. Namun hal itu berhasil diredam oleh aparat kepolisian yang hadir di sana.

Sementara, Aidil mengaku sudah mengelola kawasan tersebut sejat tahun 1993 silam dengan luas 219,45 hektar. Statusnya saat itu, masih merupakan kawasan hutan lindung.

Kemudian pada tahun 2014, sesuai dengan SK Nomor 579 Kementerian Kehutanan, 60 hektar dari kawasan tersebut statusnya berubah menjadi Areal Penggunaan Lain (APL). KTN Bina Mangrove selanjutnya juga mendapat restu untuk mengelola APL tersebut pada tahun 2015.

Desak Aparat Bertindak

Selama bertahun-tahun, Aidil bersama kelompoknya pun mengelola kawasan itu tanpa ada gangguan dari pihak mana pun. Namun, baru akhir-akhir ini ada sekelompok orang yang berupaya untuk merampas hak kelola mereka.

Peta Indiatif Areal Pengelolaan Kelompok Tani Nelayan Bina Mangrove.

“Kemarin ada alat berat bekerja untuk mengelola kawasan kami, kemudian operatornya dipaksa untuk menghentikan pekerjaannya. Mereka mengaku sebagai pemilik lahan di APL yang kami kelola,” ungkap Aidil.

Di APL dan kawasan hutan tersebut, ada sekitar 100 orang anggot KTN Bina Mangrove yang mengelolanya. Kawasan APL akan dijadikan areal ketahanan pangan bagi mereka. Sementara areal kawasan hutan, dimanfaatkan untuk mencari biota laut.

“Intinya, mereka ingin terus menguasai lahan disini dan mengganggu lahan milik kelompok tani. Kami meminta, agar aparat penegak hukum segerak menindak oknum yang akan merampas hak kami,’’ tegasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Langkat Taufik Rieza bungkam terkait persoalan tersebut. Hingga berita ini diterbitkan, konfirmasi awak media via WhatsApp belum dibalas yang bersangkutan. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Eks Kadisdik Langkat Disebut Terima ‘Pelicin’ Proyek Ratusan Juta Rupiah
Terkait Transparansi Proyek, Belasan Massa Geruduk Disdik dan Kantor Bupati Langkat
Enam Tahun Jadi Mitra BKSDA, Kinerja KTH di Kawasan SM KGLTL Dipertanyakan
Resahkan Masyarakat, Kapolres Langkat Didesak Berangus Barak Narkoba di Wampu
Tercebur ke Sungai Batang Serangan, Tiga Penumpang Mobil Avanza Tewas
Dugaan Fee Proyek 21 Persen, Bupati Tapsel Didesak Evaluasi Kinerja Dinkes
Parah!!! Vendor Alat Berat Mengaku Diperas Kasat Reskrim Polres Langkat Rp100 Juta
Pedagang UMKM di Lapangan Merdeka Binjai Tewas Tertimpa Ranting Pohon

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:00

Didatangi Sekelompok Massa, KTN Bina Mangrove Desak Aparat Bertindak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:34

Eks Kadisdik Langkat Disebut Terima ‘Pelicin’ Proyek Ratusan Juta Rupiah

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:59

Terkait Transparansi Proyek, Belasan Massa Geruduk Disdik dan Kantor Bupati Langkat

Senin, 28 September 2026 - 11:16

Resahkan Masyarakat, Kapolres Langkat Didesak Berangus Barak Narkoba di Wampu

Minggu, 20 September 2026 - 09:24

Tercebur ke Sungai Batang Serangan, Tiga Penumpang Mobil Avanza Tewas

Berita Terbaru

PSMS Medan.

Daerah

Ricky Anthony: Harap DPRD Jangan Ganggu PSMS

Senin, 5 Okt 2026 - 11:02