MEDAN
Rasa syukur dan bangga menyelimuti keluarga besar alumni SMP Negeri X/XII Kota Medan. Salah seorang putra terbaik lulusan sekolah yang berada di Jalan Thamrin Medan itu kini dipercaya negara mengemban amanah besar sebagai Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XV/Pattimura.
Mayjen TNI Doddy Triwinarto, S.I.P resmi menerima tongkat komando Kodam XV/Pattimura dalam upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Rabu (8/4/2026).
Jabatan tersebut diserahkan dari Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, S.Sos., M.M., kepada Mayjen TNI Doddy Triwinarto sebagai bentuk kepercayaan negara atas rekam jejak kepemimpinannya.
Kabar pelantikan itu langsung disambut penuh rasa syukur oleh para sahabat sekolahnya di Kota Medan.
Kawan kawan sekelasnya semasa SMP menyampaikan kebanggaan atas capaian karier militer sahabat mereka tersebut.
“Kami sangat bangga punya kawan semasa sekolah dulu yang kini dipercayakan negara menjadi Pangdam XV/Pattimura. Semoga Mayjen Doddy dapat menjalankan tugas dan amanah dengan lancar, sehat selalu bersama keluarga dan karier militernya semakin gemilang,” ujar para alumni.
Menanggapi ucapan tersebut, Mayjen TNI Doddy Triwinarto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan yang terus mengalir dari sahabat serta masyarakat Kota Medan.
“Alhamdulillah rekan-rekan alumni, hari ini saya baru pelantikan sertijab di Mabesad. Semuanya berjalan lancar. Terima kasih atas dukungan dan doa selama ini. Mohon doa restunya,” ungkapnya.
Anak Medan yang Meniti Karier dari Bawah
Mayjen TNI Doddy Triwinarto dikenal sebagai sosok sederhana, religius, dan memiliki kepedulian sosial tinggi terhadap masyarakat.
Setelah menamatkan pendidikan di SMP Negeri X/XII Medan dan melanjutkan SMA, putra Medan ini mendaftarkan diri ke Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri), kini Akademi Militer (Akmil), dan berhasil lulus sebagai Abituren Akmil 1996 dari kecabangan Infanteri.
Sebagian besar perjalanan kariernya ditempa di satuan tempur, membentuk karakter kepemimpinan yang tegas namun humanis.
Ia pernah menjabat Wadan Yonif 112/Raider Banda Aceh (2008–2010), kemudian dipercaya menjadi Danyonif 700/Raider di Makassar, Sulawesi Selatan (2013–2014).
Kariernya terus menanjak ketika dipercaya sebagai Dandim 1402/Polman, Sulawesi Barat (2015), lalu Danbrigif 7/Rimba Raya Sibolga, Sumatera Utara (2016–2018).
Pengalaman teritorialnya semakin matang saat menjabat Danrem 023/Kawal Samudera (2022–2023) dan Danrem 132/Tadulako Palu (2023–2024).
Selain dikenal sebagai prajurit tempur, Mayjen TNI Doddy juga menunjukkan dedikasi luar biasa dalam tugas negara. Saat dipercaya dalam Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) oleh Presiden RI Prabowo Subianto bersama Panglima TNI, ia berhasil menekan aktivitas ilegal di kawasan hutan, perkebunan, hingga pertambangan liar.
Dukungan Keluarga dan Nilai Kesederhanaan
Kesuksesan yang diraih tidak lepas dari dukungan keluarga, terutama istri tercinta, keluarga besar, serta sahabat-sahabat masa sekolahnya di Kota Medan.
Sosok yang dikenal sangat menyayangi ibunda tercintanya ini kerap menegaskan bahwa keberhasilan seorang prajurit tidak pernah berdiri sendiri, melainkan lahir dari doa orang tua dan dukungan lingkungan.
Promosi jabatan sebagai Pangdam XV/Pattimura pada Maret 2026 menjadi tonggak penting dalam perjalanan karier militernya.
Amanah baru tersebut sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Utara, khususnya Kota Medan, yang kembali melahirkan pemimpin TNI di level strategis nasional.
Kini, di pundak Mayjen TNI Doddy Triwinarto, harapan besar bangsa dititipkan untuk menjaga stabilitas keamanan wilayah Maluku dan Maluku Utara.
Dari bangku sekolah sederhana di Jalan Thamrin Medan hingga memimpin satu komando kewilayahan strategis, perjalanan hidupnya menjadi inspirasi nyata bahwa kerja keras, disiplin, doa, dan loyalitas kepada negara mampu mengantarkan seorang anak daerah menuju pengabdian tertinggi bagi Indonesia. (KINKIN)













