Advokat Teknologi Agita Pasaribu Menyoroti Peran Pemuda dalam Ekonomi Digital di Panel CGTN Davos

DAVOS – Menjelang Forum Ekonomi Dunia tahunan yang sangat dinantikan, Agita Pasaribu, pendiri badan amal teknologi pemenang penghargaan Bullyid App dan Wali Amanat di NMA Foundation, bergabung dengan panel terkemuka di CGTN untuk membahas peran pemuda yang sedang berkembang dalam membentuk ekonomi digital.

Dalam sesi bertajuk “Membahas Kekuatan Pemuda di Era Digital di Davos 2024,” Pasaribu menyoroti titik kritis di mana ekonomi digital bersinggungan dengan kreativitas dan partisipasi pemuda. Berbicara kepada audiens global, ia menggarisbawahi kekuatan transformatif generasi muda dalam memanfaatkan teknologi untuk kebaikan sosial, dan pentingnya mengembangkan lanskap digital yang inklusif.

“Saat kita berkumpul di Forum tahun ini, dialog seputar ekonomi digital menjadi lebih penting dari sebelumnya. Dengan Indonesia berada di peringkat keenam secara global dengan jumlah startup terbanyak, jelas bahwa generasi muda kita berperan penting dalam mendorong inovasi,” kata Pasaribu. “Namun, kita menghadapi tantangan untuk menjembatani kesenjangan gender dalam STEM dan memastikan bahwa kemajuan seperti AI berkontribusi positif terhadap masa depan kita bersama.”

Agita Pasaribu, dengan latar belakang hukum dan keahliannya di bidang hukum siber, telah berada di garis depan dalam mengadvokasi ruang online yang lebih aman dan peluang yang setara dalam industri teknologi. Pekerjaannya dengan Komite Pengarah Etika AI Pemuda UNESCO dan kepemimpinannya di NMA Foundation mencerminkan komitmennya untuk memberdayakan generasi warga digital berikutnya.

Dalam panel tersebut, Pasaribu juga membahas tentang perkembangan lapangan kerja di era AI, peran penting literasi digital, serta peluang dan tantangan yang dihadapi generasi muda dalam ekonomi digital. Dia menyerukan pendekatan kolaboratif, dan menekankan bahwa “mengintegrasikan pertimbangan etis dan kreativitas manusia dengan AI sangat penting untuk masa depan di mana teknologi mengangkat kemanusiaan.”

Seperti yang disimpulkan oleh panel CGTN Davos 2024, wawasan Pasaribu mengenai kepemimpinan, menjembatani kesenjangan generasi, dan visinya untuk masa depan digital yang lebih inklusif dan etis diterima oleh para pemimpin dan pembuat perubahan di seluruh dunia.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai karya Agita Pasaribu dan inisiatifnya, silakan kunjungi https://bullyid.org/ dan https://nma.foundation/

Email: media@bullyid.org (rel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Kontent Dilindungi