Israel Bersiap Gempur Lebanon usai Pemimpin Hizbullah Buka Semua Opsi

Selasa, 7 November 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Militer Israel mengaku siap serang Lebanon usai pemimpin milisi Hizbullah muncul ke publik. (CNNIndonesia)

Militer Israel mengaku siap serang Lebanon usai pemimpin milisi Hizbullah muncul ke publik. (CNNIndonesia)

Jakarta – Pasukan Pertahanan Israel (Israel Defense Forces/IDF) menyatakan tengah bersiap menyerang Lebanon usai pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah, membuka semua opsi terkait konflik di perbatasan negara tersebut.

Kepala Staf Umum IDF Herzi Halevi mengatakan pasukannya siap menyerang Lebanon selatan, daerah kekuasaan Hizbullah, dan bahkan bisa kapan saja menggempur bagian utara.

“Kami siap untuk menyerang di utara kapan pun,” kata Halevi, dikutip Al Jazeera, Senin (6/11).

Halevi menegaskan serangan itu ia yakini benar-benar bisa terjadi seiring dengan tujuan Israel yang ingin memulihkan keamanan di perbatasan.

“Kami tahu itu bisa terjadi. Kami punya tujuan yang jelas untuk memulihkan situasi keamanan jauh lebih baik di perbatasan, bukan hanya di Gaza.”

Pernyataan Halevi ini diucapkan setelah tentara Israel menyerang Lebanon selatan pada Minggu (5/11) hingga menewaskan seorang nenek dan ketiga cucunya yang berusia di bawah 15 tahun.

Perdana Menteri Lebanon Najib Mikati mengecam serangan itu sebagai “kejahatan menjijikkan yang dilakukan Israel.”

Pernyataan Halevi juga dilontarkan usai Nasrallah pada Jumat (3/11) menyatakan bahwa Hizbullah membuka semua opsi di perbatasan Lebanon.

Nasrallah mengatakan milisinya “sudah meningkatkan operasi dari hari ke hari dan memaksa Israel menempatkan pasukannya di dekat perbatasan Lebanon, bukan di Gaza maupun Tepi Barat.”

“Semua skenario terbuka di depan Lebanon. Semua opsi bisa diadopsi,” kata Nasrallah dalam pidato publiknya, Jumat (3/11).

Nasrallah bicara demikian dalam pidato publik perdananya merespons perang Hamas vs Israel yang pecah 7 Oktober lalu.

Pernyataannya itu menjadi sorotan dan ditunggu-tunggu seluruh dunia karena hingga kini belum ada satu pun komentar darinya menanggapi agresi Israel di Gaza.

Konflik di Timur Tengah ini sendiri sudah meluas hingga ke Lebanon selatan dan melibatkan milisi Hizbullah. Sejumlah media melaporkan sekitar 50 anggota Hizbullah tewas dalam serangan Israel di Lebanon selatan. (CNNIndonesia)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Relawan dan Mahasiswa Antusias Menanti Bobby Nasution di Nias
Perjalanan Inspiratif Jeka Saragih, dari UFC Kini Bangun Mimpi Atlet Simalungun
JAGA MARWAH: Penggeledahan Kafe Terkait Jampidsus Jangan Dijadikan Alat Pelemahan Kejaksaan RI
Arif Tanjung Dukung Percepatan Perbaikan Jalan dan Normalisasi Drainase di Medan
SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat
Hanya Paviliun Pemko Medan yang Tutup Saat Pembukaan PRSU!
GAMKI Apresiasi Gerak Cepat Gubsu Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut Lewat Extra Flight
Di hadapan Peserta APEKSI, Bobby Nasution Tunjukkan Hasil Pembangunan Kota Medan di Eranya

8 Komentar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:02

Relawan dan Mahasiswa Antusias Menanti Bobby Nasution di Nias

Senin, 13 Juli 2026 - 21:56

Perjalanan Inspiratif Jeka Saragih, dari UFC Kini Bangun Mimpi Atlet Simalungun

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:37

JAGA MARWAH: Penggeledahan Kafe Terkait Jampidsus Jangan Dijadikan Alat Pelemahan Kejaksaan RI

Senin, 6 Juli 2026 - 21:36

Arif Tanjung Dukung Percepatan Perbaikan Jalan dan Normalisasi Drainase di Medan

Senin, 6 Juli 2026 - 21:24

SOKSI Padangsidimpuan Perkuat Sinergi dengan Kejari, Bahas Advokasi Hukum & Perlindungan Hak Masyarakat

Berita Terbaru