Miris!!! Gaji Puluhan Relawan SPPG Pantai Gemi 5 Hari Tak Dibayar

Sabtu, 1 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SPPG Pantai Gemi di Dusun IV Singlar, Desa Pantai Gemi, Kecamtan Stabat, Langkat.

SPPG Pantai Gemi di Dusun IV Singlar, Desa Pantai Gemi, Kecamtan Stabat, Langkat.

Stabat – Puluhan relawan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pantai Gemi di Dusun IV Singlar, Desa Pantai Gemi, Kecamatan Stabat, Langkat mengeluh. Gaji mereka mulai 27 April 2026 hingga 1 Mei 2026, hingga kini belum dibayarkan.

Mulai dari bagian cuci ompreng, pemorsian, juru masak hingga kebersihan mengalami nasib yang sama. Saat ditanya kepada Kepala SPPG, mereka hanya disuruh untuk bersabar tanpa ada kepastian.

@klasberita.net

Puluhan relawan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pantai Gemi di Dusun IV Singlar, Desa Pantai Gemi, Kecamatan Stabat, Langkat mengeluh. Gaji mereka mulai 27 April 2026 hingga 1 Mei 2026, hingga kini belum dibayarkan. Mulai dari bagian cuci ompreng, pemorsian, juru masak hingga kebersihan mengalami nasib yang sama. Saat ditanya kepada Kepala SPPG, mereka hanya disuruh untuk bersabar tanpa ada kepastian. Keluh kesah ini kemudian disampaikan para relawan kepada awak media. Mereka sangat berharap, agar gaji mereka yang tertunda bisa segera dibayar. Mengingat, upah kerja itu sangat dubuthkan untuk nafkah dan keperluan rumah tangga mereka. “Seminggu itu 6 hari kami kerja. Sampai sekarang belum juga dibayar gaji kami. Setiap kami tanyakan sama Kepala SPPG, jawabannya cuma disuruh sabar. Dah berapa bulan ini gak dibayar-bayar,” beber narasumner, Sabtu (1/8/2026) sore, sembari meminta agar identitasnya tidak disebutkan. Setelah tahun ajaran baru ini, gaji mereka selalu dibayar. Tapi saat para relawan kembali mempertanyakan hak mereka yang tertunda, pihak SPPG tidak memberi kepastian. “Setau kami, dana operasional dapur kan selalu dibayar dulu oleh BGN untuk 1 periode selama 2 minggu, termasuk amprah gaji relawan. Jadi, dimana hambatannya pun kami gak tau. Gak mungkin kan laporan gaji kami gak dikirim ke BGN,” ketus narasumber. Sementara, Kepala SPPG Pantai Gemi Alvin Prabowo terkait nasib relawan tersebut. Hingga berita ini diterbitkan redaksi, konfismasi awak media yang dikirim via WhatsAppnya, belum dibalas yang bersangkutan. Selengkapnya baca di kilasberita.net #MBG #BGN #SPPG #Stabat #Langkat

♬ original sound – kilasberita – kilasberita

Keluh kesah ini kemudian disampaikan para relawan kepada awak media. Mereka sangat berharap, agar gaji mereka yang tertunda bisa segera dibayar. Mengingat, upah kerja itu sangat dubuthkan untuk nafkah dan keperluan rumah tangga mereka.

“Seminggu itu 5 hari kami kerja. Sampai sekarang belum juga dibayar gaji kami. Setiap kami tanyakan sama Kepala SPPG, jawabannya cuma disuruh sabar. Dah berapa bulan ini gak dibayar-bayar,” beber narasumner, Sabtu (1/8/2026) sore, sembari meminta agar identitasnya tidak disebutkan.

Setelah tahun ajaran baru ini, gaji mereka selalu dibayar. Tapi saat para relawan kembali mempertanyakan hak mereka yang tertunda, pihak SPPG tidak memberi kepastian.

“Setau kami, dana operasional dapur kan selalu dibayar dulu oleh BGN untuk 1 periode selama 2 minggu, termasuk amprah gaji relawan. Jadi, dimana hambatannya pun kami gak tau. Gak mungkin kan laporan gaji kami gak dikirim ke BGN,” ketus narasumber.

Sementara, Kepala SPPG Pantai Gemi Alvin Prabowo terkait nasib relawan tersebut. Hingga berita ini diterbitkan redaksi, konfismasi awak media yang dikirim via WhatsAppnya, belum dibalas yang bersangkutan. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Parah!!! Vendor Alat Berat Mengaku Diperas Kasat Reskrim Polres Langkat Rp100 Juta
Soal Video Viral Setoran Sabu ke Oknum Polisi, Kapolres Langkat : Itu Video Lama
Tersangka KDRT Belum Ditahan, Warga Secanggang Kecewa
Soal Dugaan Pungli Fee Proyek, APH Diminta Periksa Kadis Pendidikan Tapsel
Sudah Lama Beroperasi, Dapur Penyulingan Minyak Mentah Ilegal Terbakar di Langkat
Korban Investasi Bodong, Warga Tanjung Pura Rugi Rp600 Juta
Pembunuh Sopir Taksi Online di Hamparan Perak Diciduk Tim Jatanras Polda Sumut, Kaki Ditembak
Ratusan Siswa di Karo Diduga Keracunan MBG, Mulut Gatal dan Sesak

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 17:25

Parah!!! Vendor Alat Berat Mengaku Diperas Kasat Reskrim Polres Langkat Rp100 Juta

Minggu, 13 September 2026 - 14:15

Soal Video Viral Setoran Sabu ke Oknum Polisi, Kapolres Langkat : Itu Video Lama

Selasa, 1 September 2026 - 19:25

Tersangka KDRT Belum Ditahan, Warga Secanggang Kecewa

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:27

Soal Dugaan Pungli Fee Proyek, APH Diminta Periksa Kadis Pendidikan Tapsel

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:02

Sudah Lama Beroperasi, Dapur Penyulingan Minyak Mentah Ilegal Terbakar di Langkat

Berita Terbaru