BINJAI – Menyikapi berbagai isu yang beredar terkait dugaan pelanggaran di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Utara bergerak cepat dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) sekaligus penguatan kepada jajaran petugas, Minggu (22/3/2026).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kebenaran isu yang berkembang, khususnya terkait dugaan praktik penipuan online (lodes) serta pembiaran penggunaan telepon genggam di dalam lapas.
Selain itu, tim juga memastikan seluruh layanan publik, terutama layanan kunjungan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, berjalan dengan baik dan optimal.
Tim Kanwil Ditjenpas Sumut bersama Kepala Lapas Kelas IIA Binjai dan jajaran, didukung unsur TNI dan Polri, langsung melakukan monitoring dan evaluasi (monev) serta sidak ke sejumlah area yang dianggap rawan dan menjadi sorotan.
Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, termasuk pengawasan terhadap layanan kunjungan yang tengah berlangsung.
Hasilnya, tidak ditemukan adanya penyimpangan maupun pelanggaran sebagaimana yang dituduhkan dalam isu-isu yang beredar.
Seluruh layanan publik di Lapas Binjai dipastikan tetap berjalan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan dalam kondisi aman serta terkendali.
Usai pelaksanaan sidak, tim Kanwil Ditjenpas Sumut memberikan penguatan kepada seluruh petugas. Kegiatan ini dipimpin oleh PKP Kanwil Sumut, Erwin Simangunsong, didampingi Kepala Lapas Binjai, Ka. KPLP, serta jajaran struktural lainnya.
Dalam arahannya, Erwin menegaskan pentingnya menjaga integritas dan profesionalitas dalam menjalankan tugas. Ia mengingatkan seluruh petugas agar tetap berpegang teguh pada SOP serta menjaga marwah institusi.
“Laksanakan tugas dengan baik, penuh tanggung jawab, dan tetap semangat. Berikan pelayanan publik secara optimal, khususnya dalam momentum Idul Fitri ini,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Binjai, Wawan, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang tetap bekerja dengan penuh dedikasi di tengah berbagai dinamika dan isu yang berkembang.
“Kita harus tetap optimis dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak jelas kebenarannya. Tetap jalankan tugas dengan integritas, berikan pelayanan yang ramah, sopan, dan humanis, baik kepada warga binaan maupun masyarakat,” ujarnya.
Wawan juga mengingatkan pentingnya pengawasan ketat terhadap seluruh layanan, termasuk pemeriksaan badan dan barang pengunjung secara teliti, serta segera melaporkan setiap hal mencurigakan kepada Ka. KPLP.
Kehadiran unsur TNI dan Polri dalam kegiatan ini turut memperkuat sinergi antarinstansi dalam mendukung keamanan dan kelancaran pelaksanaan tugas di Lapas Binjai.
Kanwil Ditjenpas Sumatera Utara menegaskan komitmennya untuk terus menjaga integritas dan profesionalitas. Tidak akan ada toleransi bagi pelanggaran yang dilakukan oleh oknum yang dapat merusak nama baik institusi.
Dengan langkah tegas ini, dipastikan seluruh layanan di Lapas Binjai berjalan dengan baik, serta pemasyarakatan benar-benar memberikan dampak positif dan manfaat bagi masyarakat.(AVID/rel)










