Panen Raya Lele dan Hidroponik, Lapas Kelas I Medan Hasilkan Ratusan Kilogram Produk Pembinaan WBP

- Penulis

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan melaksanakan kegiatan panen raya ternak lele dan tanaman hidroponik sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), pada Rabu (11/03/2026) pukul 09.30 WIB hingga selesai bertempat di beranggang belakang serta area tanaman hidroponik Lapas Kelas I Medan.

Kegiatan diawali dengan panen ikan lele sebanyak 500 kilogram yang merupakan hasil budidaya warga binaan dalam program pembinaan kemandirian di bidang perikanan.

Setelah proses panen selesai, kolam budidaya kembali diisi (refill) sebanyak 7.000 ekor bibit ikan lele guna memastikan keberlanjutan program budidaya yang dikelola oleh warga binaan.

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan panen tanaman hidroponik sebanyak 300 kilogram yang terdiri dari berbagai jenis sayuran seperti sawi, pak coy, dan kailan, hasil budidaya warga binaan melalui program pembinaan keterampilan di bidang pertanian modern.

Kegiatan panen raya ini diikuti oleh sejumlah pejabat struktural Lapas Kelas I Medan, di antaranya Kepala Bidang Kegiatan Kerja, Kepala Bidang Pembinaan, Kepala Bagian Tata Usaha, Kepala Bidang Keamanan dan Ketertiban, Kepala Seksi Bimbingan Kemasyarakatan (Bimkemas), Kepala Seksi Pengolahan Hasil Kerja, Kepala Seksi Sarana Kerja, Kepala Seksi Bimbingan Kerja, serta staf kegiatan kerja Lapas Kelas I Medan.

Mewakili Kepala Lapas Kelas I Medan, Kepala Bidang Bimbingan Kerja, Yan Patmos, menyampaikan bahwa kegiatan panen raya ini merupakan salah satu bentuk nyata pembinaan kemandirian yang diberikan kepada warga binaan agar mereka memiliki keterampilan produktif selama menjalani masa pembinaan.

“Melalui program budidaya lele dan tanaman hidroponik ini, warga binaan dibekali keterampilan yang dapat memberikan nilai ekonomi serta menjadi bekal yang bermanfaat ketika mereka kembali ke tengah masyarakat,” ujar Yan Patmos.

Hasil panen dari kegiatan tersebut selanjutnya didistribusikan dan dipasarkan kepada pihak BAMA sebagai bagian dari upaya pengembangan hasil produksi warga binaan agar memiliki nilai manfaat yang lebih luas.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif serta didokumentasikan sebagai bahan pelaporan kegiatan.\(AVID/rel)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Viral Video Dugem Diduga Oknum Polda Sumut, Propam Langsung Periksa
Prananda Paloh Temui Bobby Nasution: NasDem Siap Dukung Apapun Kapanpun
KORSA : Hormati Proses Hukum, Jangan Bangun Opini Sepihak terhadap Kepala LLDIKTI Sumut
GEMA PENA: Jangan Hakimi Akbar Himawan Buchari Sebelum Ada Putusan Hukum
Hoaks Terbongkar! Mantan Warga Binaan Tegaskan Lapas Narkotika Pematangsiantar Jalankan Pembinaan Secara Profesional
Marjani Ajukan Keberatan ke KPK, Kuasa Hukum Nilai Penetapan Tersangka Tidak Sah
Yudi Suseno Lantik Pejabat Administrator, Tekankan Komitmen Kerja dan Anti Zona Nyaman
Karya Suvenir Warga Binaan Rutan Perempuan Medan, Boneka “My Lala” Lahir dari Kerinduan Seorang Ibu

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 18:06 WIB

Viral Video Dugem Diduga Oknum Polda Sumut, Propam Langsung Periksa

Selasa, 28 April 2026 - 21:40 WIB

Prananda Paloh Temui Bobby Nasution: NasDem Siap Dukung Apapun Kapanpun

Selasa, 28 April 2026 - 15:28 WIB

KORSA : Hormati Proses Hukum, Jangan Bangun Opini Sepihak terhadap Kepala LLDIKTI Sumut

Jumat, 24 April 2026 - 18:49 WIB

GEMA PENA: Jangan Hakimi Akbar Himawan Buchari Sebelum Ada Putusan Hukum

Rabu, 15 April 2026 - 16:57 WIB

Hoaks Terbongkar! Mantan Warga Binaan Tegaskan Lapas Narkotika Pematangsiantar Jalankan Pembinaan Secara Profesional

Berita Terbaru

Moses Presly Halomoan Sitorus didampingi penasihat hukumnya.

Peristiwa

Divonis Bebas, Moses Sitorus: Terima Kasih Majelis Hakim

Selasa, 28 Apr 2026 - 17:44 WIB

error: