Ini Dia Senjata Penghancur Tank Milik Hamas

- Penulis

Jumat, 24 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hamas, kelompok militan Palestina yang beroperasi di Jalur Gaza, telah lama menjadi sorotan dunia internasional. Salah satu aspek yang sering dibahas adalah kemampuan mereka dalam menghadapi tank-tank Israel yang merupakan kekuatan militer yang tangguh. Dalam artikel ini, kita akan melihat lebih dekat pada senjata penghancur tank yang dimiliki oleh Hamas, serta keberhasilan dan kontroversi yang melingkupinya.

1. RPG-29 “Vampir”

Salah satu senjata penghancur tank yang paling terkenal yang dimiliki oleh Hamas adalah RPG-29 “Vampir”. Senjata ini adalah jenis peluncur roket yang mampu menembus lapisan baja tank modern. RPG-29 dilengkapi dengan hulu ledak tandem, yang terdiri dari hulu ledak utama dan hulu ledak kedua yang dirancang untuk menembus lapisan baja yang lebih tebal.

Keberhasilan senjata ini terbukti pada konflik-konflik sebelumnya, di mana tank-tank Israel berhasil dihancurkan oleh RPG-29. Senjata ini memberikan keuntungan taktis bagi Hamas dalam pertempuran melawan pasukan Israel yang menggunakan tank sebagai kekuatan utama mereka.

2. Misil Anti-Tank Kornet

Selain RPG-29, Hamas juga menggunakan misil anti-tank Kornet yang diproduksi oleh Rusia. Misil ini memiliki jangkauan yang lebih jauh dan akurasi yang tinggi, serta mampu menembus lapisan baja yang tebal. Kornet digunakan dalam serangan-serangan Hamas terhadap tank-tank Israel, dan telah terbukti efektif dalam menghancurkan target mereka.

Kehadiran senjata-senjata ini telah mengubah dinamika pertempuran di antara Hamas dan Israel. Tank-tank yang sebelumnya dianggap sebagai kekuatan yang tak tergoyahkan, kini harus menghadapi ancaman yang lebih besar dari senjata-senjata penghancur tank Hamas.

3. Kontroversi dan Dampak

Penggunaan senjata penghancur tank oleh Hamas tidak lepas dari kontroversi dan dampak yang melingkupinya. Di satu sisi, keberhasilan Hamas dalam menghancurkan tank-tank Israel telah memberikan semangat dan keyakinan kepada para pejuang Palestina, serta menunjukkan bahwa mereka mampu melawan kekuatan militer yang lebih besar.

Namun, di sisi lain, penggunaan senjata-senjata ini juga telah menyebabkan korban sipil yang tak terhitung jumlahnya. Pertempuran antara Hamas dan Israel sering kali terjadi di daerah yang padat penduduk, dan serangan-serangan terhadap tank-tank Israel dapat merusak bangunan dan mengakibatkan kerugian jiwa yang tidak perlu.

Perdebatan pun muncul mengenai etika penggunaan senjata penghancur tank oleh Hamas. Beberapa pihak berpendapat bahwa penggunaan senjata-senjata ini bertentangan dengan hukum internasional, sementara yang lain berpendapat bahwa Hamas berhak membela diri terhadap pendudukan Israel.

Kesimpulan

Senjata penghancur tank yang dimiliki oleh Hamas telah membawa perubahan signifikan dalam dinamika pertempuran dengan Israel. RPG-29 “Vampir” dan misil anti-tank Kornet telah terbukti efektif dalam menghancurkan tank-tank Israel, memberikan keuntungan taktis bagi Hamas.

Namun, penggunaan senjata-senjata ini juga tidak lepas dari kontroversi dan dampak negatif. Serangan-serangan terhadap tank-tank Israel dapat menyebabkan korban sipil dan kerusakan infrastruktur yang signifikan. Perdebatan mengenai etika penggunaan senjata penghancur tank oleh Hamas pun masih terus berlanjut.

Sebagai pengamat, penting bagi kita untuk memahami kedua sisi perspektif ini dan mencari solusi yang dapat mengakhiri konflik antara Hamas dan Israel, serta mewujudkan perdamaian yang berkelanjutan di kawasan tersebut. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Akui Keliru Terbitkan SE Daging Non Halal, Wali Kota Medan Tak Berani Temui Pendemo Langsung
KOMBAT Medan Apresiasi 100 Hari Kinerja Kapolrestabes Medan
Perkuat Zona Integritas Tanpa Kompromi, Kakanwil Ditjenpas Sumut Lakukan Assessment Tim ZI
Dukung Asta Cita Presiden, Lapas Perempuan Medan Panen Pakcoy dan Sawi dari Kebun Hidroponik
Rutan Kelas I Labuhan Deli Perkuat Sinergi Antarinstansi Melalui Silaturahmi Bersama Stakeholder
Selesai Mengabdi di Lapas Lubuk Pakam, Alumni Muda Poltekpin LVI Siap Bertugas di Satuan Kerja
Kanwil Ditjenpas Sumut dan Kejati Sumut Samakan Persepsi Implementasi UU Nomor 1 Tahun 2023
GARNIZUN Kecam Keras Kasus Narkoba Oknum Kasat Narkoba Bima, Desak Hukuman Seumur Hidup dan Pecat Tanpa Ampun
Berita ini 99 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:28 WIB

Akui Keliru Terbitkan SE Daging Non Halal, Wali Kota Medan Tak Berani Temui Pendemo Langsung

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:40 WIB

KOMBAT Medan Apresiasi 100 Hari Kinerja Kapolrestabes Medan

Selasa, 10 Februari 2026 - 23:58 WIB

Dukung Asta Cita Presiden, Lapas Perempuan Medan Panen Pakcoy dan Sawi dari Kebun Hidroponik

Selasa, 10 Februari 2026 - 21:58 WIB

Rutan Kelas I Labuhan Deli Perkuat Sinergi Antarinstansi Melalui Silaturahmi Bersama Stakeholder

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:31 WIB

Selesai Mengabdi di Lapas Lubuk Pakam, Alumni Muda Poltekpin LVI Siap Bertugas di Satuan Kerja

Berita Terbaru

error: