Data Pribadi Disalahgunakan, Puluhan Nasabah PNM Mekaar di Secanggang Menjerit

Selasa, 5 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor PNM Mekaar Cabang Kecamatan Secanggang.

Kantor PNM Mekaar Cabang Kecamatan Secanggang.

Secanggang – Maria Ulfa, Karmila, Dasilah dan puluhan nasabah PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar lainnya mengeluh. Data pribadi mereka, digunakan oknum tak bertanggungjawab untuk mendapatkan pinjaman dana segar. Jumlahnya pun dinilai cukup fantastis.

Peristiwa ini pertama kali diketahui, saat nasabah PNM Mekaar Tunas Jaya di Desa Tanjung Ibus, Kecamatan Secanggang, Langkat ingin mengajukan pinjaman tahap kedua (TopUp). Namun permohonan mereka tertolak, karena sudah ada transaksi TopUp sebelumnya.

“Aku ngajukan TopUp di Maret 2025 lalu. Tapi gak bisa ngajukan pinjaman lagi. Kata ketua kelompok kami (inisial S), aku dah nambah pinjaman di Februari 2025. Bahkan, saat itu sudah berjalan beberapa nomor pembayaran pinjaman baru,” beber Maria Ulfa, Selasa (5/8/2025) siang.

Mendengar keterangan S, ibu rumah tangga ini pun terkejut. Dia tak pernah merasa mengajukan penambahan pinjaman sebelumnya. Dimana, total pinjaman kedua yang tak diketahuinya itu mencapai Rp9 juta lebih.

Setelah hal ini mencuat, nasabah di Kelompok PNM Mekaar Tunas Jaya tersebut pun heboh. Ternyata, puluhan nasabah lainnya mengalami kerugian yang sama. Saat dipertanyakan, S tak bisa menjelaskannya. Ia memilih bungkam terkait transaksi ilegal yang dialami anggota kelompoknya.

“Nasabah bisa mengajukan pinjaman lagi, kalau angsuran pinjaman yang lama tinggal beberapa nomor lagi. Tapi gitu mau pinjaman tambahan, kok malah gak bisa. Katanya cicilan pinjaman masih banyak,” terang nasabah lainnya bernama Karmila.

Transaksi Ilegal

Selama ini, kata nasabah lainnya, semua buku tabungan BRI anggota Kelompok Tunas Jaya dipegang S. Sementara kartu ATM yang dipegang anggota, tak bisa digunakan lagi usai penarikan uang pinjaman pertama.

Ironisnya, angsuran atas pinjaman ilegal tersebut harus ditanggung masing-masing nasabah. Anggota kelompok tersebut, dibebani cicilan pinjaman yang uangnya tak pernah mereka nikmati.

S juga tak bisa menyebutkan siapa oknum yang telah membayar cicilan pinjaman kedua atas masing-masing akun anggotanya. Padahal, sudah ada beberapa transaksi yang berjalan dalam laporan keuangan yang dipegang S.

Patut diduga, ada oknum yang sengaja memanfaatkan data pribadi nasabah tersebut, untuk meraup keuntungan pribadi. Para nasabaha yang dirugikan berharap, pihak PNM Mekaar Kecamatan Secanggang segera menyelasikan persoalan ini.

Hingga berita ini diterbitkan, Ketua Kelompok PNM Mekaar Tunas Jaya berinisial S belum memberikan keterangan. Nomor telepon 08237958xxx9 belum bisa menerima panggilan seluler. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tercebur ke Sungai Batang Serangan, Tiga Penumpang Mobil Avanza Tewas
Parah!!! Vendor Alat Berat Mengaku Diperas Kasat Reskrim Polres Langkat Rp100 Juta
Soal Video Viral Setoran Sabu ke Oknum Polisi, Kapolres Langkat : Itu Video Lama
Tersangka KDRT Belum Ditahan, Warga Secanggang Kecewa
Soal Dugaan Pungli Fee Proyek, APH Diminta Periksa Kadis Pendidikan Tapsel
Sudah Lama Beroperasi, Dapur Penyulingan Minyak Mentah Ilegal Terbakar di Langkat
Korban Investasi Bodong, Warga Tanjung Pura Rugi Rp600 Juta
Pembunuh Sopir Taksi Online di Hamparan Perak Diciduk Tim Jatanras Polda Sumut, Kaki Ditembak

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 09:24

Tercebur ke Sungai Batang Serangan, Tiga Penumpang Mobil Avanza Tewas

Selasa, 15 September 2026 - 17:25

Parah!!! Vendor Alat Berat Mengaku Diperas Kasat Reskrim Polres Langkat Rp100 Juta

Minggu, 13 September 2026 - 14:15

Soal Video Viral Setoran Sabu ke Oknum Polisi, Kapolres Langkat : Itu Video Lama

Selasa, 1 September 2026 - 19:25

Tersangka KDRT Belum Ditahan, Warga Secanggang Kecewa

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:27

Soal Dugaan Pungli Fee Proyek, APH Diminta Periksa Kadis Pendidikan Tapsel

Berita Terbaru