Kualitas Beras ‘Shincan’ Tak Layak, Konsumen Kecewa

Selasa, 22 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Beras Shincan yang diproduksi Kilang Padi Subur Kecamatan Secanggang, Langkat dengan kualitas tak layak.

Beras Shincan yang diproduksi Kilang Padi Subur Kecamatan Secanggang, Langkat dengan kualitas tak layak.

Stabat – Beras merek Shincan dengan kualitas tak layak, beredar di Langkat. Tekstur yang banyak patah dan berwarna kuning, membuat konsumen kecewa dan merasa dirugikan. Pasalanya, warga membeli beras ini dengan harga kualitas premium pada umumnya.

Hal ini seperti yang disampaikan warga, usai membeli bahan pangan primer tersebut. Ia kecewa dengan fisik beras yang tak sesuai ekspektasi. Produk yang dibelinya, terkesan tak jauh berbeda dengan beras catu.

“Kita belinya dengan harga beras yang berkualitas baik. Dari warnanya aja sangat tak wajar. Kalau seperti ini, konsumen seperti saya ini sudah jelas sangat dirugikan,” beber narasumber, sembari meminta hak tolaknya, Selasa (22/7/2025) sore.

Tak hanya soal warna fisiknya, beras dalam kemasan berlogo tokoh kartun Shincan ini juga banyak yang patah alias tak utuh. Selain itu, bahan pangan ini juga tak bertahan lama setelah dimasak. Cenderun cepat basi dan berbau apek.

“Ini gak mungkin cuma 1 karung. Pasti sudah banyak banyak diproduksi kilangnya dan sudah beredar luas di tengah masyarakat. APH harus segera bertindak, supaya konsumen tidak dirugikan,” tegas narasumber.

Diinformasikan, dari kemasan beras tersebut, tertera nama sebua kilang padi yang memproduksinya. Dimana, terdapat tulisan ‘Kilang Padi Subur Mutu Terbaik Kecamatan Secanggang’.

Dari penelusuran awak media, kilang padi tersebut berada di Desa Kepala Sungai, Kecamatan Secanggang, Langkat. Hinga berita ini diterbitkan, pengelola kilang belum berhasil dikonfirmasi. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Miris!!! Gaji Puluhan Relawan SPPG Pantai Gemi 5 Hari Tak Dibayar
Direktur RSU Tanjung Selamat Bungkam Soal Hak PKWT
Perkebunan Sawit di Kawasan Konservasi, BKSDA: Itu Ilegal
Heboh!!! Siswa SMP Muhammadiyah Stabat Temukan Salak Berulat di Menu MBG
Gawat!!! Ratusan Hektar Kawasan SM Karang Gading dan Langkat Timur Laut Disulap Jadi Kebun Sawit
Ketua Fraksi PDIP: Yang Salah Gubernur, Kita Ajak Menyikapi Secara Dewasa
Parah!!! RSU Tanjung Selamat Nunggak Bayar BPJS Ketenagakerjaan Pekerja
NasDem : Hentikan Sikap Arogansi Gubernur Sumut

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:36

Miris!!! Gaji Puluhan Relawan SPPG Pantai Gemi 5 Hari Tak Dibayar

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:19

Direktur RSU Tanjung Selamat Bungkam Soal Hak PKWT

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:46

Perkebunan Sawit di Kawasan Konservasi, BKSDA: Itu Ilegal

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:36

Heboh!!! Siswa SMP Muhammadiyah Stabat Temukan Salak Berulat di Menu MBG

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:51

Gawat!!! Ratusan Hektar Kawasan SM Karang Gading dan Langkat Timur Laut Disulap Jadi Kebun Sawit

Berita Terbaru