Lima Pemuda Dihadang dan Disiksa Gerombolan Ormas, Urat Kaki Putus Dipotong

- Penulis

Senin, 14 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tambar PA yang terbaring di RSUD Djoelham Binjai.

Tambar PA yang terbaring di RSUD Djoelham Binjai.

Langkat – Lima warga Desa Tanjung Keriahan, Kecamatan Sirapit, Langkat dihadang dan disiksa gerombolan preman, Senin (14/7/2025) dini hari. Bahkan, salah seorang dari lima pemuda ditemukan di desan dan kecamatan lain dalam keadaan urat diatas kedua tumit kakinya putus dipotong.

Peristiwa ini berawal, saat Tambar PA dan 4 orang temannya mengawal sebuah mobil pengangkut ayam dari desanya sekira pukul 01.30 WIB. Ketika hendak melintas di sebuah titi, mobil Toyota Innova yang dikendarainya dihadang sebuah mobil dari arah berlawanan.

Di waktu bersamaan, kendaraan yang dikemudikan kader FKPPI ini ditabrak mobil lainnya dari arah belakang. Tak hanya itu, sekelompok orang langsung melakukan penyerangan. Mobil yang kendarai Tambar pun terperosok ke dalam parit dan ringsek.

“Banyak pungli di kampung kami. Jadi Tambar dan teman-temannya ngawal mobil ayam itu. Sampai di TKP, malah diserang sekelompok orang,” kata warga sekitar saat ditemui awak media.

Diculik dan Penuh Luka

Karena panik, rekan Tambar ada yang berhasil melarikan diri. Namun Tambar bernasib apes. Bersama rekannya yang lain, ia mendapatkan siksaan. Bahkan, ada rekannya yang terkena tusukan tombak di bagian belakang dada kanannya.

Mengetahui hal ini, rekan satu organisasi Tambar pun melakukan pencarian. Sekira pukul 02.30 WIB, anggota FKPPI yang lain ditelfon Dudung yang ikut diculik bersama Tambar.

Dudung menginformasikan, kalau Tambar sudah tergeletak tak berdaya di belakang rumah warga di Dusun Pasar Asam. Desa Lau Mulgap, Kecamatan Selesai, Langkat. Di lokasi itu, kondisi Tambar sudah luka parah. Ia terkulai sambil mengeluh kesakitan.

Kaki Tambar PA mendapat perawatan medis di RSUD Djoelham.

“Urat di atas mata kaki Tambar putus ntah dibacok atau disayat. Bagian belakang tangannya juga ada luka menganga. Di pahanya ada beberpa luka tusukan. Orang si Rango, Sukma dari GRIB Jaya dan rakan-rakannya yang melakukan itu,” terang warga.

Saat itu, rekan-rakan Tambar langsung memboyongnya ke RS Delia di Kecamatan Selesai. Namun, petugas medis di sana menyarankan agar Tambar dibawa dan dirawat ke RSUD Djoelham di Binjai.

Menjaga Kondusifitas

Di saat bersamaan, 2 rekan Tambar dan Dudung yang lain berhasil melarikan diri ke rumah masing-masing. Masih tersisa 1 rekan Tambar bernama Junior Ginting yang tak diketahui keberadaannya.

Sekira jam 06.30 WIB, anggota FKPPI kemudian melakukan pencarian terhadap Junior Ginting yang juga masih di bawah umur. Setibanya di lokasi Tambar ditemukan, konvoi mobil FKPPI dihadang sebuah mobil Pajero Sport.

Hal ini membuat beberapa anggota FKPPI murka. Mereka spontan menyerang mobil tersebut. Namun, pengendaranya berhasil diselamatkan Ketua PC 0215 FKPPI Langkat Bemebeng SH.

Saat membubarkan diri dari lokasi ini, kalau Junior Ginting sudah tiba di kediamannya si Sirapit. Beberapa bagian tubuh bocah ini terdapat luka diduga akibat penganiayaan.

Terkait hal ini, Bemebeng mengimbau kepada anggotanya untuk tidak terpancing. Ia melarang untuk melakukan serangan balik untuk menjaga kondusifitas.

“Kita mencari anak anggota kita yang hilang. Mobil kita dihadang persis di lokasi anggota kita yang ditemukan dengan kondisi penuh luka. Kami serahkan kepada APH untuk menangani kasus ini,” beber Bembeng, sembari menegaskan tidak ada bentrokan antar ormas tersebut. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Usai Hutan Lindung Dikembalikan Oknum Kapolsek, KPH Wilayah I Stabat Bungkam
Miris!!! Kepala KPH Wilayah I Stabat Apresiasi Oknum Polisi Perambah Hutan Lindung
Garap Hutan Lindung, Oknum Kapolsek di Langkat ‘Buang Badan’
Oknum Kapolsek Perambah Hutan Lindung di Langkat ‘Terima Upeti’ Pembebasan Lahan
Oknum Kapolsek Rambah Hutan Lindung, Kapolres Langkat ‘Stecu’
Salut!!! Oknum Kapolsek di Langkat Sulap Hutan Lindung Jadi Kebun Sawit
Gerbang Dirubuhkan, Ribuan Massa Geruduk Kantor Bupati dan DPRD Langkat
Gagal Beraksi, 4 Gemot Tak Berkutik Diamankan Warga Stabat

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:57 WIB

Usai Hutan Lindung Dikembalikan Oknum Kapolsek, KPH Wilayah I Stabat Bungkam

Selasa, 28 April 2026 - 13:26 WIB

Miris!!! Kepala KPH Wilayah I Stabat Apresiasi Oknum Polisi Perambah Hutan Lindung

Jumat, 24 April 2026 - 19:24 WIB

Garap Hutan Lindung, Oknum Kapolsek di Langkat ‘Buang Badan’

Kamis, 23 April 2026 - 18:09 WIB

Oknum Kapolsek Perambah Hutan Lindung di Langkat ‘Terima Upeti’ Pembebasan Lahan

Kamis, 23 April 2026 - 09:34 WIB

Oknum Kapolsek Rambah Hutan Lindung, Kapolres Langkat ‘Stecu’

Berita Terbaru

error: