Penuhi Kebutuhan Transportasi Publik Gratis, Dishub Langkat Tambah Armada

- Penulis

Sabtu, 1 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bus Gratis Pemkab Langkat untuk masyarakat umum sedang milntas dari Masjid Raya Stabat menuju Stasiun Kereta Api Kwala Bingai.

Bus Gratis Pemkab Langkat untuk masyarakat umum sedang milntas dari Masjid Raya Stabat menuju Stasiun Kereta Api Kwala Bingai.

Stabat – Dinas Perhubungan (Dishub) Langkat menambah 1 unit bus untuk memenuhi kebutuhan transportasi publik gratis. Tingginya animo masyarakat, menjadi alasan utama bagi Arie Ramadhany SIP MSP, pimpinan di Dishub ini, untuk meningkatkan pelayanan bagi warga sekitar.

Pengendalian inflasi dan pengentasan kemiskinan, juga menjadi faktor penting hadirnya Bus Gratis untuk transportasi masyarakat itu. Sejak 8 Mei 2024, animo warga di sekitar Kota Stabat sangat tinggi menggunakan bus ini.

 

Baik memanfaatkannya hanya sekadar untuk jalan-jalan, ataupun untuk antar jemput dari Stasiun Kereta Api Kwala Bingai ke Masjid Raya Stabat dan sebaliknya, bus ini selalu tersi penuh.

 

Pagi dan Sore

“Transportasi publik gratis ini, sangat membantu Masyarakat, terutama di Stabat. Karena ketika mereka sampai Stasiun Kereta Api, langsung kita bawa ke Masjid Raya Stabat,” terang Arie.

Warga Stabat sedang di perjalanan menumpang Bus Gratis yang disediakan Dishub Kabupaten Langkat.

Dalam sehari, lanjut mantan Camat Batang Serangan ini, bus ini beroperasi sebanyak 2 kali. Baik dari Stasiun Kereta Api Kwala Bingai menuju Masjid Raya Stabat ataupun sebaliknya.

 

Pagi hari, bus bergerak dari Masji Raya Stabat ke Stasiun Kereta Api Kwala Bingai pukul 06.00 WIB. Kemudian berangkat dari Stasiun Kereta Api Kwala Bingai menuju Masjid Raya Stabat pukul 06.45 WIB.

 

Di sore harinya, bus beroperasi kembali untuk bergerak dari Masjid Raya Stabat ke Stasiun Kereta Api Kwala Bingai pada pukul 17.40 WIB. Kemudian, bus berangkat dari rute sebaliknya pada pukul 18.25 WIB.

 

“Awalnya, kita hanya memiliki 1 unit bus dengan kapasitas 35 penumpang. Semakin hari, animo Masyarakat kian bertambah. Kita kemudian menambah armada dan sekarang menjadi 2 unit. Sehingga, sekarang ini 70 orang bisa kita angkut dari stasiun menuju Masjid Raya stabat,” tutur Aire.

 

Mengurangi Kemacetan

Bagitupun, jika jumlah penumpang sudah mencapai 35 orang dalam 1 bus, maka penumpang dialihkan ke bus lainnya. Artinya, dalam beroperasi Bus Gratis ini tetap mengutamakan standarisasi kenyamanan dan keselamatan.

 

Untuk operasionalnya, aset Dishub Langkat ini, baik perawatan dan konsumsi BBM-nya ditanggung sendiri oleh dinas. “Gunakanlah transportasi umum, untuk mengurangi kemacetan. Dengan menggunakan bus dan kereta api, kitab isa berhemat,” tuturnya.

 

Sementara, warga Stabat yang kerap menggunakan bus gratis ini, mengaku terbantu. “Dari stasiun ke kota ini, kita gak harus naik kendaraan lain lagi. Adanya bus dari Pemkab Langkat ini sangat membantu,” kata Hendra, usai turun dari Bus Gratis itu.

 

Sebelum ada bus tersebut, Hendra mengaku sangat repot saat hendak ke stasiun, terlebih saat musim hujan. Rutinitasnya menggunakan kereta api, menjadikan Bus Gratis ini sebagai fasilitas sekaligus ‘mitra’ yang memberikannya banyak manfaat.

 

“Kedepannya, bus-nya agak lebih besar lagi, biar bisa muat banyak penumpang. Terus ditambah rute ke arah yang lain seperti ke Gumit. Serta jalan yang ke stasiun semoga bisa cepat diperbaiki,” harapnya. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Prananda Paloh Temui Bobby Nasution: NasDem Siap Dukung Apapun Kapanpun
KORSA : Hormati Proses Hukum, Jangan Bangun Opini Sepihak terhadap Kepala LLDIKTI Sumut
GEMA PENA: Jangan Hakimi Akbar Himawan Buchari Sebelum Ada Putusan Hukum
Hoaks Terbongkar! Mantan Warga Binaan Tegaskan Lapas Narkotika Pematangsiantar Jalankan Pembinaan Secara Profesional
Marjani Ajukan Keberatan ke KPK, Kuasa Hukum Nilai Penetapan Tersangka Tidak Sah
Yudi Suseno Lantik Pejabat Administrator, Tekankan Komitmen Kerja dan Anti Zona Nyaman
Karya Suvenir Warga Binaan Rutan Perempuan Medan, Boneka “My Lala” Lahir dari Kerinduan Seorang Ibu
Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 21:40 WIB

Prananda Paloh Temui Bobby Nasution: NasDem Siap Dukung Apapun Kapanpun

Selasa, 28 April 2026 - 15:28 WIB

KORSA : Hormati Proses Hukum, Jangan Bangun Opini Sepihak terhadap Kepala LLDIKTI Sumut

Rabu, 15 April 2026 - 16:57 WIB

Hoaks Terbongkar! Mantan Warga Binaan Tegaskan Lapas Narkotika Pematangsiantar Jalankan Pembinaan Secara Profesional

Senin, 13 April 2026 - 18:28 WIB

Marjani Ajukan Keberatan ke KPK, Kuasa Hukum Nilai Penetapan Tersangka Tidak Sah

Sabtu, 11 April 2026 - 19:52 WIB

Yudi Suseno Lantik Pejabat Administrator, Tekankan Komitmen Kerja dan Anti Zona Nyaman

Berita Terbaru

Moses Presly Halomoan Sitorus didampingi penasihat hukumnya.

Peristiwa

Divonis Bebas, Moses Sitorus: Terima Kasih Majelis Hakim

Selasa, 28 Apr 2026 - 17:44 WIB

error: