Warga Kecewa, Galian C Diduga Ilegal di Kecamatan Wampu Tak Tersentuh Hukum

Jumat, 17 November 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi galian c yang diduga ilegal di Kelurahan Bingai, Kecamatan Wampu, Langkat masih tetap eksis.

Lokasi galian c yang diduga ilegal di Kelurahan Bingai, Kecamatan Wampu, Langkat masih tetap eksis.

Wampu – Galian C yang diduga ilegal di Kelurahan Bingai, Kecamatan Wampu, Langkat hingga kini masih tetap eksis. Hal itu membuat warga heran. Pasalnya, sudah sekian lama beroperasi, tapi aktivitas pengerukan tanah urug di sana terkesan tak tersentuh hukum.

Pantauan di lapangan, dump truk colt diesel terlihat hilir mudik di sekitar lokasi penambangan. Diperkirakan, ratusan truk material tanah urug bebas keluar dari sana. Dampak terhadap kerusakan lingkungan pun tak terelakkan lagi.

lokasi galian c ilegal
Lokasi galian c yang tidak terdaftar di Geospasial ESDM.

“Kami menduga, galian C yang ada di sini tidak berizin alias ilegal. Masyarakat di sini juga merasa sangat terganggu. Karena sangat berdampak kepada masyarakat sekitar,” terang Sekretaris Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Langkat (Gempala) M Nuh, Jum’at (17/11/2023) siang.

Akibat galian C itu, kata Nuh, badan jalan di Kecamatan Wampu banyak yang rusak. Hal itu sangat mengganggu kenyamanan pengedara yang melintas di sana. Selain berdampak pada infrastruktur, dampak lingkungan juga sudah dirasakan masyarakat.

Sepengetahuan warga di sana, aparat penegak hukum belum pernah memberi tindakan tegas. Padahal, aktivitas pengerukan material tanah urug di sana sudah berlangsung cukup lama.

“Ada apa dengan Polres Langkat terkait maraknya galian C ilegal di Kecamatan Wampu, yang kami menduga tidak ada izinnya. Kenapa ini dibiarkan saja dalam waktu yang cukup lama,” lanjut Nuh.

Warga berharap, agar aparat penegak hukum dan instansi terkait lainnya dapat segera menindak tegas mafia – mafia galian C ilegal. Kendaraan yang over tonase juga harus ditertibkan.

Bila mana melanggar peraturan perundang – undangan, sudah semestinya diberikan sanksi tegas. Bukan malah dibiarkan terus menerus melakukan perusakan lingkungan.

Terpisah, Kanit Tipidter Polres Langkat IPDA Adi Arifin tidak banyak berkomentar saat dikonfirmasi awak media. Dia mengatakan akan mengecek hal tersebut. “Siap bg saya cek bg,” kata Adi singkat via pesan WhatsAppnya.

Diinformasikan, aktivitas galian C pada kordinat 3.716549 LU – 98.380453 BT tersebut, diketahui tidak memiliki izin. Dimana, saat dilihat pada data Geospasial ESDM, kawasan tersebut tidak terdaftar dalam areal yang berizin. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tercebur ke Sungai Batang Serangan, Tiga Penumpang Mobil Avanza Tewas
Dugaan Fee Proyek 21 Persen, Bupati Tapsel Didesak Evaluasi Kinerja Dinkes
Agenda Berubah, PKB dan NasDem Walk Out Saat Uji Kelayakan dan Kepatuhan Calon Anggot KPID Sumut
Ricky Anthony : Dewan Jangan Main Proyek, KPK Diminta Perketat Pengawasan
Norman Hadinegoro Soroti Polemik Ijazah Jokowi dan Dugaan Keterlibatan Dasco
Jangan Didiamkan! MKD Didesak Tindaklanjuti Laporan KWP vs Deddy Sitorus
Pedagang UMKM di Lapangan Merdeka Binjai Tewas Tertimpa Ranting Pohon
Nama Misbakhun Muncul dalam Investigasi Pita Cukai Rokok Ilegal

13 Komentar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 09:24

Tercebur ke Sungai Batang Serangan, Tiga Penumpang Mobil Avanza Tewas

Jumat, 18 September 2026 - 14:25

Dugaan Fee Proyek 21 Persen, Bupati Tapsel Didesak Evaluasi Kinerja Dinkes

Rabu, 16 September 2026 - 12:14

Agenda Berubah, PKB dan NasDem Walk Out Saat Uji Kelayakan dan Kepatuhan Calon Anggot KPID Sumut

Rabu, 16 September 2026 - 11:14

Ricky Anthony : Dewan Jangan Main Proyek, KPK Diminta Perketat Pengawasan

Selasa, 15 September 2026 - 21:06

Norman Hadinegoro Soroti Polemik Ijazah Jokowi dan Dugaan Keterlibatan Dasco

Berita Terbaru