Tuntut Keadilan untuk TRP, Ratusan Massa Orasi di PN Stabat

- Penulis

Kamis, 13 Juni 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan massa berorasi di PN Stabat, Kamis (13/6/2024) tuntut keadilan bagi TRP dalam perkara TPPO yang tengah dijalaninya.

Ratusan massa berorasi di PN Stabat, Kamis (13/6/2024) tuntut keadilan bagi TRP dalam perkara TPPO yang tengah dijalaninya.

Stabat – Ratusan menggelar aksi damai di Pengadilan Negeri (PN) Stabat, Kamis (13/6/2024) siang. Mereka menuntut, agar majelis hakim memvonis mantan Bupati Langkat Terbit Rencana Peranginangin (TRP) dengan seadil-adilnya, dalam perkara Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Dalam orasinya, Bobby Purwadi menerangkan, tidak ada keterlibatan TRP dalam perkara TPPO yang sedang dijalani. “PN Stabat sebagai wakil tuhan agar memutuskan perkara ini dengan hati nurani. Dari semua saksi yang dihadirkan di persidangan, menerangkan tidak ada keterlibatan TRP dalam perkara ini,” ketus kordinator aksi ini.

Majelis hakim yang mengadili perkara itu, diharapkan dapat menegakkan keadilan sesuai dengan fakta persidangan. Di mana, TRP dikenal sebagai sosok yang tegas dan konsisten dalam memerangi dan memberantas peredaran narkotika di Langkat.

Selain itu, ratusan masa yang menggelar aksi juga mengetahui bahwa TRP sangat takut generasi muda di Negeri Bertuah ini terpapar narkotika. “Hakim agar bersikap adil memutuskan suatu perkara. Kami meminta majelis hakim menolak seluruhnya isi dakwaan dan tuntutan jaksa,” tegas Bobby.

Massa juga menilai, restitusi yang dimohonkan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) kepada terdakwa tidaklah beralasan. Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam tuntutannta tidak menjelaskan secara rinci terkait restitusi itu.

Dimana, tidak ada keterangan rinci terkait kerugian yang dialami para korban selama dalam pemulihan di tempat pembinaan dekat rumah TRP. Sehingga, TRP sangat patut dibebaskan dari perkara TPPO yang menjeratnya.

“Kami Menilai, melihat fakta-fakta persidangan tuntutat JPU sangat tidak masuk akal. Kami butuh sosok TRP, sosok garda terdepan yang dengan nyata dan tegas memerangi narkotika. Kami mohon kepada majelis hakim agar fakta persidangan menjadi pertimbangan yang seadil-adilnya,” tegas Bobby, sembari membubarkan diri bersama ratusan massa. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Diduga Karena Lilin, Tiga Rumah Warga Salapian Ludes Terbakar
Bersama Masyarakat, Polsek Kuala Laksanakan Program Green Policing
Ketum PP ISARAH Amanahkan Abdul Thaib Siahaan Selenggarakan Muktamar XII Ikatan Sarjana Al Washliyah
Disorot dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, MRN Disebut Terkait Perusahaan EPS dan TP2D Kabupaten Bekasi
Ngaku Jadi Korban Pelecehan Seksual, Karyawati Kawasan EJIP Cikarang Laporkan Ketua Serikat Pekerja
Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Ketua Serikat Pekerja, Karyawati di Cikarang Minta Perlindungan LPSK
Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cikarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP
Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cingkarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Diduga Karena Lilin, Tiga Rumah Warga Salapian Ludes Terbakar

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Bersama Masyarakat, Polsek Kuala Laksanakan Program Green Policing

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:42 WIB

Ketum PP ISARAH Amanahkan Abdul Thaib Siahaan Selenggarakan Muktamar XII Ikatan Sarjana Al Washliyah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Disorot dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, MRN Disebut Terkait Perusahaan EPS dan TP2D Kabupaten Bekasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Ngaku Jadi Korban Pelecehan Seksual, Karyawati Kawasan EJIP Cikarang Laporkan Ketua Serikat Pekerja

TERKINI

Rumah warga di Dusun II, Desa Pamah Tambunan, Kecamatan Salapian yang ludes terbakar.

Peristiwa

Diduga Karena Lilin, Tiga Rumah Warga Salapian Ludes Terbakar

Sabtu, 24 Okt 2026 - 11:54 WIB