Tujuh Bulan Tak Digaji, Puluhan Tenaga PKWT RSU Tanjung Selamat Meradang

Jumat, 24 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

RSU Tanjung Selamat di Kecamatan Padang Tualang, di bawah naungan PT Tembakau Deli Medica (TDM).

RSU Tanjung Selamat di Kecamatan Padang Tualang, di bawah naungan PT Tembakau Deli Medica (TDM).

Padang Tualang – Nestapa puluhan tenaga perjanjian kerja waktu tertentu (PKWT) RSU Tanjung Selamat di Kecamatan Padang Tualang, Langkat kian memuncak. Persis 7 bulan, upah kerja mereka termasuk tenaga kesehatan (Nakes) tidak dibayar oleh pihak manajemen rumah sakit.

Hal ini seperti yang disampaikan Reza Fauzi, mantan Supervisor RSU Tanjung Selamat. Ia bersama rekan-rekan kerjanya belum mendapatkan haknya sebanyak 7 bulan gaji. Bahkan, Bahkan, gaji mereka pada Oktober 2025 lalu yang dipinjam pihak rumah sakit juga belum dikembalikan.

“Di tahun 2025 kemarin, 7 bulan gaji kami juga tidak dibayar. Setelah dibayar, malah sebulan gaji kami semua dipinjam untuk operasional rumah sakit. Waktu itu ada sebanyak 55 orang PKWT yang nandatangani surat pernyataan kepada PT TDM selaku manajemen,” beber Reza Fauzi, bersama 8 orang rekannya yang sudah tak lagi mengabdi di sana.

Sejak Desember 2025 hingga medio 2026 ini, lanjut Reza, kondisi tersebut kembali terulang. Sebanyak 7 bulan gaji yang menjadi hak mereka juga belum dibayar. Pihak rumah sakit mengimingi, setelah kerja sama dengan BPJS rampung, maka upah mereka akan dilunasi.

Tak hanya itu, Reza bersama dua rekannya Ferry dan Efindo malah tak mendapat perpanjangan kontrak, usai menyampaikan aspirasinya pada Mei 2026 kemarin. Mereka dianggap terlalu vokal dalam menuntut haknya, segingga berujung pada pemutusan kontrak sepihak alias PHK.

“Kalau total semua diperkirakan lebi dari Rp1 miliar lah. Dimana, variasi gaji kami sekira Rp3 – 4 juta perbulan. Kemudian dikalikan selama 7 bulan dengan total PKWT sebanyak 55 orang,” ketus Reza.

Bukan hanya soal gaji, bahkan iuran BPJS Ketenagakerjaan mereka juga tidak dibayar pihak manajemen. Hal pun ini membuat para tenaga PWKT di sana meradang.

“Kami cuma menuntut hak kami segera diselesaikan. Baik soal gaji maupun hak atas BPJS Ketenagakerjaa. Kami sudah bertahun-tahun mengabdi melayani masyarakat di rumah sakti itu,” tandas Reza.

Sementara, Kepala RSU Tanjung Selamat drg Kardila terkesan acuh dengan persoalan ini. Hingga berita ini diterbitkan redaksi, yang bersangkutan belum merespon pesan WhatsApp awak media yang dikirim kepadanya. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Terdakwa Pembunuhan Berencana, JPU Kejari Paluta Tuntut Mati Darwis Harahap
Ondim Terjaring OTT, Warga Langkat : Terima Kasih KPK
Pasca OTT Bupati Langkat, Tiorita ‘Banjir’ Dukungan dari Netizen
KPK Amankan 7 Orang Terkait OTT Bupati Langkat
Terkait OTT KPK, Ruang Kerja Bupati Langkat Disegel
Diduga Terkait Fee Proyek, Eks Anggota DPRD Sumut dan Rekanan Asal Langkat Dikabarkan Terjaring OTT KPK
Salut!!! Aset PTPN 1 Regional 1 di Stabat Diduga ‘Disulap’ Mafia Tanah
Terkait Limbah PKS, SATMA Milenial AMPI Langkat Desak Kienerja Kadis LH Dievaluasi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:15

Tujuh Bulan Tak Digaji, Puluhan Tenaga PKWT RSU Tanjung Selamat Meradang

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:15

Terdakwa Pembunuhan Berencana, JPU Kejari Paluta Tuntut Mati Darwis Harahap

Sabtu, 4 Juli 2026 - 23:27

Ondim Terjaring OTT, Warga Langkat : Terima Kasih KPK

Jumat, 3 Juli 2026 - 17:10

Pasca OTT Bupati Langkat, Tiorita ‘Banjir’ Dukungan dari Netizen

Jumat, 3 Juli 2026 - 12:03

KPK Amankan 7 Orang Terkait OTT Bupati Langkat

Berita Terbaru