Tim Gabungan BAIS TNI Grebek Dua Gudang Mafia BBM di Belawan

Kamis, 6 Maret 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Barang bukti di lokasi gudang mafia BBM subsidi yang digerebek Tim Gabungan BAIS TNI, Kejatisu dan Balai Pengawasan Tertib Niaga.

Barang bukti di lokasi gudang mafia BBM subsidi yang digerebek Tim Gabungan BAIS TNI, Kejatisu dan Balai Pengawasan Tertib Niaga.

Medan – Dua gudang mafia BBM di Medan Labuhan dan Medan Belawan digerebek, Kamis (6/3/2025) siang. Sedikitnya, 3.000 liter subsidi berhasil diamankan tim gabungan Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) dan Balai Pengawasan Tertib Niaga, dari 2 lokasi ini.

Di Lokasi pertama, tim tersebut menggerebek dudang di Jalan Hiu, Kelurahan Belawan Bahagia, Kecamatan Medan Belawan yang dikelola oleh RSN. Di sini, tim menyita 3.000 liter solar subsidi dan belasan tandon fiber berkapasitas 500 liter dan 240 jerigen muatan 35 liter.

 

“Ada sejumlah mesin pompa yang digunakan untuk memindahkan solar serta 1 unit tangka kapasitas 24.000 liter dan 2 unit mobil pickup di lokasi. BBM subsidi ini dibeli dari SPBU 14.204.1120 PT BMG di Jalan Pelabuhan Raya Belawan,” kata salah seorang Perwira BAIS TNI yang enggan menyebutkan identitasnya.

 

Organisasi Nelayan

Pembelian solar itu, lanjut nara sumber, diduga melibatkan oknum ketua salah satu organisasi nelayan. Mafia menampung solar subsidi yang dibeli dari SPBU tersebut ke tandon yang sudah disediakan di dalam gudang.

Barang bukti di lokasi gudang mafia BBM subsidi.

Dalam per harinya, RSN menampung sekira 3.000 liter solar subsidi. Selanjutnya, barang illegal ini kemudian dijual ke pelaku industry perikanan di Gabion menggunakan mobil tangki.

 

“Kalau pak RSN di sini sudah lumayan lama. Dulunya ini gudang AKR, punya anggota DPRD. Tapi dua tahun lebih ini sudah pak RSN di sini. Kalau untuk praktik seperti ini (penyalahgunaan) saya baru tahu ini,” kata Kepala Lingkungan II, Kelurahan Belawan Bahagia Novi Anggraini.

 

Usai menggerebek gudang tersebut, tim kemudian bergerak ke Jalan Pasar Lama, Kelurahan Pekan Labuhan, Kecamatan Medan Labuhan. Di gudang yang dikelola AS ini, diduga terdapat praktik pengoplosan solar subsidi dalam jumlah besar.

 

Minyak dari Aceh

BBM subsidi yang dibeli dari SPBU, kemudian dicampur dengan kondensat olahan dari wilayah Aceh. Kemudian hasil dari oplosan BBM ini dijual sebagai solar industri.

 

Ironisnya, di lokasi kedua ini tim gagal masuk karena gudang dalam keadaan terkunci. Tidak ada aktivitas di dalam lokasi ini. Namun, ada sejumlah tandon dan kontainer penampung solar di sana.

Barang bukti di lokasi gudang mafia BBM subsidi.

Kedatangan tim di lokasi kedua ini diduga sudah bocor ke mafia. Sehingga, para pekerja sempat berhenti beraktivitas dan meninggalkan gudang. Namun, tim sudah melakukan kordinasi dengan warga sekitar dan aparat pemerintah setempat.

 

“Kita sudah mencoba berkoordinasi dengan warga sekitar dan aparat pemerintah setempat. Namun sepertinya mereka tidak kooperatif sehingga akhirnya kita batalkan penggerebekkan,” kata salah seorang Perwira BAIS yang berada di sana. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Didatangi Sekelompok Massa, KTN Bina Mangrove Desak Aparat Bertindak
Eks Kadisdik Langkat Disebut Terima ‘Pelicin’ Proyek Ratusan Juta Rupiah
Enam Tahun Jadi Mitra BKSDA, Kinerja KTH di Kawasan SM KGLTL Dipertanyakan
Resahkan Masyarakat, Kapolres Langkat Didesak Berangus Barak Narkoba di Wampu
Tercebur ke Sungai Batang Serangan, Tiga Penumpang Mobil Avanza Tewas
Parah!!! Vendor Alat Berat Mengaku Diperas Kasat Reskrim Polres Langkat Rp100 Juta
Soal Video Viral Setoran Sabu ke Oknum Polisi, Kapolres Langkat : Itu Video Lama
Tersangka KDRT Belum Ditahan, Warga Secanggang Kecewa

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:34

Eks Kadisdik Langkat Disebut Terima ‘Pelicin’ Proyek Ratusan Juta Rupiah

Selasa, 29 September 2026 - 17:47

Enam Tahun Jadi Mitra BKSDA, Kinerja KTH di Kawasan SM KGLTL Dipertanyakan

Senin, 28 September 2026 - 11:16

Resahkan Masyarakat, Kapolres Langkat Didesak Berangus Barak Narkoba di Wampu

Minggu, 20 September 2026 - 09:24

Tercebur ke Sungai Batang Serangan, Tiga Penumpang Mobil Avanza Tewas

Selasa, 15 September 2026 - 17:25

Parah!!! Vendor Alat Berat Mengaku Diperas Kasat Reskrim Polres Langkat Rp100 Juta

Berita Terbaru