Rumah Ponindi Terbakar, Ricky Anthony Hadir Bawa Bantuan

- Penulis

Jumat, 11 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pimpinan DPRD Sumut Ricky Anthony saat memberikan bantuan dan tali asih kepada keluarga Ponidi Ujung atas musibah kebakaran yang dialaminya.

Pimpinan DPRD Sumut Ricky Anthony saat memberikan bantuan dan tali asih kepada keluarga Ponidi Ujung atas musibah kebakaran yang dialaminya.

Babalan – Politisi muda Ricky Anthony menyerahkan bantuan pangan dan tali asih kepada keluarga Ponidi Ujung, Sabtu (5/7/2025) siang. Pimpinan DPRD Sumut ini, prihatin dengan musibah kebakaran yang dialami warga Gg Manggis, Dusun III Aur Rejo, Desa Securai Selatan, Kecamatan Babalan, Langkat tersebut.

Musibah yang meludeskan kediaman Ponidi ini, disampaikan Tim Barisan Pendukung Ricky Anthony (BAPERA) setempat. Mendengar hal terebut, politisi dari Partai NasDem ini pun tergugah. Rasa empatinya pun mengiringi kunjungan itu.

“Gitu dengar kabar tentang musibah pak Ponidi, saya dan tim bergerak. Kita hadir, bukan hanya sekadar memberi bantuan, tapi membawa semangat baru untuk keluarga korban,” tutur pemuda yang biasa disapa RA ini.

Wakil Ketua DPRD Sumut ini berharap, agar apa yang diberikannya dapat meringankan beban Ponidi dan keluarga. “Semoga bisa bermanfaat dan meringankan beban keluarga beliau,” tuturnya.

Apa yang dilakukan RA ini, sesuai dengan semangat Partai NasDem. Dimana, parpol in akan terus memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara, Ponidi dan keluarga kecilnya mengucapkan banyak terima kasih kepada RA. Bantuan dan tali asih yang diberikan, sangat berarti untuk membantu memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari.

Ludes Terbakar

Diinformasikan, rumah semi permanen ludes dilahap sijago merah, Selasa (3/6/2025) siang. Kebakaran kediaman milik Ponidi Ujung warga Gg Manggis, Dusun III Aur Rejo, Desa Securai Selatan, Kecamatan Babalan, Langkat ini, diduga disebabkan arus pendek (korsleting) listrik.

Material bangunan yang mayoritas berbahan kayu dan triplek ini, meyebabkan api cepat menyambar. Sehingga, warga di sekitar lokasi kesulitan untuk memadamkannya. Barang-barang berharga berupa dokumen, peralatan elektronik dan pakaian pun tak terselamatkan.

“Apinya cepat kali menyambar. Mungkin karena sebahgian besar materialnya dari kayu dan triplek. Barang-barang berharga juga gak sempat diselamatkan,” tutur warga sekitar.

Akibat peristiwa ini, kerugian materil yang dialami keluarga Ponidi diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Bahkan, pakaian untuk digunakan sehari-hari juga ludes tak bersisa. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Banjir Dukungan, Randi Permana Siap Kibarkan KNPI di Kota Binjai
Viral Video Dugem Diduga Oknum Polda Sumut, Propam Langsung Periksa
Prananda Paloh Temui Bobby Nasution: NasDem Siap Dukung Apapun Kapanpun
KORSA : Hormati Proses Hukum, Jangan Bangun Opini Sepihak terhadap Kepala LLDIKTI Sumut
GEMA PENA: Jangan Hakimi Akbar Himawan Buchari Sebelum Ada Putusan Hukum
Hoaks Terbongkar! Mantan Warga Binaan Tegaskan Lapas Narkotika Pematangsiantar Jalankan Pembinaan Secara Profesional
Marjani Ajukan Keberatan ke KPK, Kuasa Hukum Nilai Penetapan Tersangka Tidak Sah
Yudi Suseno Lantik Pejabat Administrator, Tekankan Komitmen Kerja dan Anti Zona Nyaman

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 08:16 WIB

Banjir Dukungan, Randi Permana Siap Kibarkan KNPI di Kota Binjai

Kamis, 30 April 2026 - 18:06 WIB

Viral Video Dugem Diduga Oknum Polda Sumut, Propam Langsung Periksa

Selasa, 28 April 2026 - 21:40 WIB

Prananda Paloh Temui Bobby Nasution: NasDem Siap Dukung Apapun Kapanpun

Selasa, 28 April 2026 - 15:28 WIB

KORSA : Hormati Proses Hukum, Jangan Bangun Opini Sepihak terhadap Kepala LLDIKTI Sumut

Jumat, 24 April 2026 - 18:49 WIB

GEMA PENA: Jangan Hakimi Akbar Himawan Buchari Sebelum Ada Putusan Hukum

Berita Terbaru

Moses Presly Halomoan Sitorus didampingi penasihat hukumnya.

Peristiwa

Divonis Bebas, Moses Sitorus: Terima Kasih Majelis Hakim

Selasa, 28 Apr 2026 - 17:44 WIB

error: