Sudah Lima Bulan, Tersangka Pencabulan Bocah SD Belum Diamankan Polisi

Kamis, 27 Juni 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bunga dan neneknya usai diwawancarai awak media, Kamis (27/6/2024) siang.

Bunga dan neneknya usai diwawancarai awak media, Kamis (27/6/2024) siang.

Padang Tualang – Lima bulan berlalu, laporan dugaan pencabulan yang dialami -sebut saja Bunga-, belum juga ada titik terang. Bocah kelas 3 SD ini, kerap ketakutan saat bertemu dengan S sang predator anak yang juga tetangganya itu. Bahkan, Bunga kerap dirundung (bully) teman sekolahnya, karena kasus itu sudah mencuat di tengah masyarakat.

Peristiwa yang mengguncang psikologis Bunga itu, terungkap pada akhir Desember 2023 lalu. Anak gadis S, menceritakan perilaku bejad ayahnya itu kepada ibu Bunga. Hal itu pun membuat keluarga besar Bunga berang.

“Waktu itu anak si S cerita tentang kebejadan bapaknya. Anakku diajak ke rumahnya dan disuruh duduk di sofa. Di situ anakku diciumi dan diraba kemaluannya dan diberi uang Rp2000,” ungkap ibu Bunga kepada awak media, Kamis (27/6/2024) siang.

Dengan penuh kekesalan, malam itu anak gadis S menceritakan semua perilaku menyimpang ayahnya. Menyusul hal itu, Bunga juga menceritakan hal yang ia alami kepada orang tuanya.

Atas dasar hal itu, orang tua Bunga kemudian membuat laporan ke Mapolres Langkat. Pengaduan mereka pun ditermi dangan tanda bukti laporan Nomor : STPL/B/05/I/2024/SPKT/POLRES LANGKAT/POLDA SUMATERA UTARA, pada tanggal 5 Januari 2024.

Kini, sudah lima bulan berlalu. Namun S terlihat bebas berkeliaran di sekitar kediamannya. Bahkan, S dengan jumawa mengatakan kalau dirinya tak bisa ditangkap polisi. Meski ia pernah menghilang dari kampungnya, melarikan diri dari persoalan tersebut.

Parahnya, S menebar isu tak menyenangkan di tengah masyarakat. Ia mengaku sudah menjual ladangnya, untuk menyelesaikan perkara tersebut. Bahkan S mengaku kalau dia sudah berdamai dengan keluarga Bunga.

“Kami minta prosesnya terus berlanjut dan si S itu segera ditangkap. Sakit kali hati ini dengar kabar kalau kami sudah berdamai dan menerima uang dari si S. Psikologis anakku terganggu. Dia ketakutan kalau melihat S dan dibully teman sekolahnya,” tutur orang tua bocah malang itu.

Bunga menerangkan, dirinya kerap diajak jalan-jalan dengan S dan diberi uang jajan. Pernah juga S membawa Bunga ke ladang dan dilecehkan di sana.

“Dulu sering diajak kakek itu jalan-jalan naik kereta. Pernah juga dibawa ke ladang. Gitu siap jalan-jalan, kakek itu selalu bilang jangan kasih tau orang lain dan ngasih uang. Nanti kita jalan-jalan lagi kata kakek itu,” kata Bunga dengan mimiknya yang polos.

Keluarga Bunga berharap, agar aparat penegak hukum (APH) serius menangani perkara terebut. Mengingat, sudah 5 bulan berlalu, namun perkembangan perkara tersebut terkesan diam di tempat. S masih bebas berkeliaran sembari melontarkan kata-kata menantang dengan jumawa.

Kanit PPA Polres Langkat AIPDA Ninit enggan memberikan komentar terkait perkara tersebut. Ninit bungkam saat jurnalis melakukan konfirmasi via pesan WhatsAppnya. (Ah/Ris)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Perkebunan Sawit di Kawasan Konservasi, BKSDA : Kita Evaluasi
Atlet Taekwondo Langkat Siap Harumkan Nama Indonesia di Ajang Internasional G2 Asian
Rendi Siagian Percayakan Kepemimpinan DPD Pemuda Karya Nasional Kota Medan kepada Josef Sembiring
Direktur RSU Tanjung Selamat Bungkam Soal Hak PKWT
NasDem Sumut : Yang Disampaikan Ricky Anthony Memang Sikap Partai
AMPP Desak Polri Pertahankan PTDH Kompol DK dan Tolak Upaya Banding
PP HIMMAH Tuntut Kejagung Bongkar Semua Dugaan Kasus Febrie Adriansyah Secara Transparan
Laka Tunggal Dekat Titi Penceng Stabat, Toyota Rush Terperosok Dekat Kuburan

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:58

Perkebunan Sawit di Kawasan Konservasi, BKSDA : Kita Evaluasi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 13:01

Atlet Taekwondo Langkat Siap Harumkan Nama Indonesia di Ajang Internasional G2 Asian

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 14:25

Rendi Siagian Percayakan Kepemimpinan DPD Pemuda Karya Nasional Kota Medan kepada Josef Sembiring

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:19

Direktur RSU Tanjung Selamat Bungkam Soal Hak PKWT

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:03

NasDem Sumut : Yang Disampaikan Ricky Anthony Memang Sikap Partai

Berita Terbaru

RSU Tanjung Selamat di Kecamatan Padang Tualang, Langkat yang merupakan salah satu unit rumah sakit di bawah naungan PT Tembakau Deli Medica (TDM).

Headline

Direktur RSU Tanjung Selamat Bungkam Soal Hak PKWT

Jumat, 31 Jul 2026 - 22:19