Musibah Kerja di PTPN IV, Perusahaan Langsung Ambil Langkah Pencegahan dan Pendampingan

Rabu, 22 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Medan — Dua insiden kecelakaan kerja yang terjadi dalam waktu berdekatan di lingkungan PTPN IV PalmCo menjadi duka mendalam sekaligus peringatan serius bagi perusahaan. Manajemen PTPN IV langsung mengambil langkah cepat untuk menangani musibah, memastikan pemenuhan hak karyawan, sekaligus melakukan evaluasi dan pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.

Insiden pertama terjadi pada Jumat malam (17/10/2025) di Kebun Gunung Monako, Regional I, ketika seorang petugas keamanan meninggal dunia diduga akibat tersengat listrik. Sebelumnya, dua pekerja Kebun Pabatu, Regional II, meninggal dunia setelah tertimpa pohon sawit saat beristirahat usai bekerja.

Ahmad Diponogoro, SEVP Business Support PTPN IV Regional I, menyampaikan belasungkawa mendalam atas peristiwa tersebut. “Kita berduka, almarhum adalah bagian dari keluarga besar PalmCo. Kami berdoa agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” kata Dipo. Ia menjelaskan, sesaat setelah kejadian, manajemen segera berkoordinasi dengan aparat kepolisian, tenaga medis, dan perangkat desa setempat untuk proses evakuasi dan investigasi. Laporan resmi juga disampaikan kepada Dinas Ketenagakerjaan dan BPJS Ketenagakerjaan serta Kepolisian sesuai ketentuan.

Disebutkan Dipo, penanganan terhadap keluarga korban pasca kejadian mencakup penyaluran santunan, asuransi ketenagakerjaan, dan pendampingan langsung kepada keluarga.

Lebih jauh, sebagai langkah pencegahan, perusahaan mempercepat pembaruan evaluasi dokumen HIRADC (Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control) yang biasanya dilakukan berkala. “Di area berisiko tinggi, seperti sekitar jaringan listrik, hanya petugas khusus yang diperbolehkan bekerja. Kami juga memperketat pengawasan sistem keamanan malam dan melakukan inspeksi ulang instalasi listrik,” tambah Ahmad.

Senada dengan Dipo, Arief Subhan Siregar, SEVP Business Support PTPN IV Regional II, menyatakan bahwa insiden di Kebun Pabatu juga ditangani dengan langkah cepat dan komprehensif. “Kami langsung menginvestigasi bersama tim P2K3 untuk mengetahui penyebab dan merancang langkah pencegahan. Untuk hak-hak karyawan telah kami penuhi dan keluarga mendapatkan pendampingan penuh,” kata Arief.

Disebutkannya, manajemen melakukan penataan ulang area kerja, termasuk inspeksi pohon sawit produktif yang berpotensi tumbang serta penetapan area istirahat yang aman bagi pekerja lapangan. “Peristiwa ini menjadi pelajaran penting bagi kami untuk terus menguatkan budaya keselamatan kerja. Pengawasan dan pelatihan K3 akan kami tingkatkan agar setiap pekerja memahami pentingnya prosedur keselamatan,” ujarnya.

Dua peristiwa ini menjadi perhatian utama manajemen PTPN IV PalmCo. Selain memastikan hak-hak pekerja terpenuhi, perusahaan berkomitmen memperkuat sistem keselamatan kerja dan menumbuhkan kesadaran bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama.

“Keselamatan dan kesejahteraan pekerja adalah prioritas utama kami. Kami ingin setiap insan PalmCo bekerja dengan aman dan kembali ke rumah dalam keadaan selamat,” tutup Arief.

Kecelakaan kerja yang terjadi saat standar aturan dan pengawasan tersedia serta terlaksana merupakan musibah. Maka pencegahan untuk menghindari kecelakaan berulang merupakan keharusan, sehingga keselamatan dan keamanan pekerja serta lingkungan terus terjaga.(AVID/rel)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ketum PP ISARAH Amanahkan Abdul Thaib Siahaan Selenggarakan Muktamar XII Ikatan Sarjana Al Washliyah
Disorot dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, MRN Disebut Terkait Perusahaan EPS dan TP2D Kabupaten Bekasi
Ngaku Jadi Korban Pelecehan Seksual, Karyawati Kawasan EJIP Cikarang Laporkan Ketua Serikat Pekerja
Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Ketua Serikat Pekerja, Karyawati di Cikarang Minta Perlindungan LPSK
Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cikarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP
Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cingkarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP
‎Soroti Keselamatan Transportasi, ‎PB ALAMP AKSI Desak Menhub Bergerak: Jangan Tunggu Korban Berjatuhan Lagi
PW ISARAH Sumut Desak Kejelasan Kasus Proyek Lapangan Merdeka Medan, Minta KPK Ambil Alih

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:42

Ketum PP ISARAH Amanahkan Abdul Thaib Siahaan Selenggarakan Muktamar XII Ikatan Sarjana Al Washliyah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:30

Disorot dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, MRN Disebut Terkait Perusahaan EPS dan TP2D Kabupaten Bekasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:07

Ngaku Jadi Korban Pelecehan Seksual, Karyawati Kawasan EJIP Cikarang Laporkan Ketua Serikat Pekerja

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:58

Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Ketua Serikat Pekerja, Karyawati di Cikarang Minta Perlindungan LPSK

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:49

Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cikarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP

Berita Terbaru