Kajari Batubara Dapat Apresiasi Jika Mampu Tangkap Narapidana Korupsi Mantan Kepala BPBD

Rabu, 14 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN

Pergerakan Masyarakat Anti Korupsi (PRTEMAK) mengapresiasi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batubara Diky Oktavia jika mampu menangkap narapidana korupsi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batubara Muhammad Sa’ban Efendi Harahap.

“Kita kasih apresiasi Kajari Batubara (Diky Oktavia) jika mampu menangkap mantan Kepala BPBD Sa’ban Efendi Harahap. Kalau sekarang belum, apa lagi ada kasus OTT 2 Pejabat Dinas Pendidikan Sumut Cabang Batubara sedang berproses di Kejatisu,” ungkap Ketua Umum PERMAK Asril Hasibuan, Sabtu 10 Mei 2025.

Menurut Asril, sampai saat ini belum ada kinerja nyata terlihat dari Diky Oktavia sebagai Kajari Batubara mengungkap korupsi terbaru. Diky menjadi Kajari Batubara menggantikan Amru Eryandi Siregar pada medio Juni 2024. Diky sebelumnya menjabat Kajari Minahasa.

Saat menjelang kampanye Pilkada Batubara 2024, Diky Oktavia baru masuk ke Batubara. Setelah itu, paska lebaran idul fitri 2025, mantan Kadis Pendidikan Batubara Ilyas Sitorus jadi tersangka dan ditahan.

“Proses penyelidikan dan penyidikan perkara korupsi Dinas Pendidikan Batubara itu berjalan sebelum Diky jadi Kajari Batubara. Masih masa Kajari Amru Eryandi Siregar. Jadi keberhasilan itu bukan Diky, dia hanya terima bersih,” beber Asril.

Namun, jika Diky Oktavia mampu menangkap narapidana korupsi mantan Kepala BPBD Batubara Sa’ban Efendi Harahap dalam waktu dekat, baru Diky bisa dikatakan berhasil menjadi Kajari Batubara.

Apalagi Diky bisa menangkap rekanan kasus korupsi Dinas Pendidikan Batubara yang sampai saat ini belum tertangkap.

“Ilyas Siorus tunggal jadi tersangka dan ditahan dikasus korupsi Dinas Pendidikan Batubara. Mana ada dalam kasus korupsi terjadi dilakukan oleh seorang diri. Pastilah lebih, bisa 2 atau 3 orang, dan bisa lebih pun,” serunya.

Asril Hasibuan pun berharap Diky Oktavia sebagai Kajari Batubara mampu mengungkap kasus korupsi APBD Batubara tahun 2024 dan 2025, di mana dirinya mulai masuk ke Kabupaten Batubara.

“Buktikan saja dulu 1 kasus korupsi Kabupaten Batubara tahun 2024 dan 2025. Jadi kasus OTT 2 Pejabat Dinas Pendidikan Sumut Cabang Batubara itu bisa tertutupi di publik. Jadi tidak malu tanpa prestasi,” tandasnya.(rif)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Aminullah Tantang Kejagung dan KPK Bongkar Gurita Korupsi Rp1.000 Triliun: Kejar Aktor Intelektual dan Jaringannya!
Sudah Datang Terlambat, Syahrul Paling ‘Kreak’ Pula Interupsi di Akhir Paripurna DPRD Sumut
Sudah Datang Terlambat, Syahrul Paling ‘Kreak’ Pula Interupsi di Akhir Paripurna DPRD Sumut
Proses Seleksi Jabatan PT Inalum Disorot, Peserta Minta Klarifikasi Mekanisme Assessment
Aminullah Siagian Tantang Hotman Paris Tunjukkan Dasar Hukum Tersangka Jaksa Harus Izin Presiden
Relawan dan Mahasiswa Antusias Menanti Bobby Nasution di Nias
Perjalanan Inspiratif Jeka Saragih, dari UFC Kini Bangun Mimpi Atlet Simalungun
JAGA MARWAH: Penggeledahan Kafe Terkait Jampidsus Jangan Dijadikan Alat Pelemahan Kejaksaan RI

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 22:03

Aminullah Tantang Kejagung dan KPK Bongkar Gurita Korupsi Rp1.000 Triliun: Kejar Aktor Intelektual dan Jaringannya!

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:09

Sudah Datang Terlambat, Syahrul Paling ‘Kreak’ Pula Interupsi di Akhir Paripurna DPRD Sumut

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:20

Proses Seleksi Jabatan PT Inalum Disorot, Peserta Minta Klarifikasi Mekanisme Assessment

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:01

Aminullah Siagian Tantang Hotman Paris Tunjukkan Dasar Hukum Tersangka Jaksa Harus Izin Presiden

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:02

Relawan dan Mahasiswa Antusias Menanti Bobby Nasution di Nias

Berita Terbaru

Pimpinan DPRD Sumut Ricky Anthony VS Gubernur Sumut Muhamma Bobby Afif Nasution.

Headline

NasDem : Hentikan Sikap Arogansi Gubernur Sumut

Senin, 27 Jul 2026 - 12:19