Amankan Alat Berat dari Kawasan Hutan, Polhut Dihadang Sekelompok Preman

Jumat, 9 Agustus 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kasi Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat KPH I Stabat bersama tim menjaga beko yang sempat dihadang warga.

Kasi Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat KPH I Stabat bersama tim menjaga beko yang sempat dihadang warga.

Babalan – Tim gabungan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) I Stabat mengamankan 1 unit excavator dari kawasan hutan produksi tetap (HPT) di Desa Securai Selatan, Kecamatan Babalan, Langkat, Senin (4/8/2024) pagi. Namun, upaya tersebut dihalangi oleh sekelompok orang yang diduga suruhan mafia perambah hutan.

Satu unit beko diamankan tim Gakkum LHK di kawasan Hutan Produksi Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Langkat.

Selain aksi penghadangan, perdebatan antara petugas dengan massa pun tak terelakkan. Namun, setelah tim gabungan memberikan pengarahan kepada kelompok itu, excavator tersebut berhasil diboyong petugas.

Dihadang Sekelompok Orang

“Senin kemarin kita lakukan operasi tangkap tangan (OTT) di dalam kawasan hutan. Sempat dihadang sekelompok orang. Kalau lokasinya itu, didalam kawasan Kelompok Tani Hutan Mangrove (KTHM) Maju Sejahtera,” kata Kasi Perlindungan dan Pemberdayaan UPTD KPH I Stabat Tanta Peranginangin SHut MSi, Jum’at (9/8/2024) pagi.

Karena alat berat itu rusak, kata Tanta, kemudian dititipkan ke pemukiman warga. Dengan pengawalan ketat, tim kemudian memanggil mekanik untuk memperbaiki excavator tersebut.

“Setelah alat beratnya selesai diperbaiki, tadi malam lah kita angkut ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provsu. Sekira jam 01.00 WIB dinihari, excavator berhasil kita boyong,” tutur Tanta via telepon selulernya.

Jangan Kalah dengan Mafia

Warga menerangkan, tidak semestinya KTHM Maju Sejahtera memasukkan alat berat ke dalam kawasan hutan. Terlebih, jika hal itu dilakukan tanpa izin dari pihak-pihak yang berwenang.

Satu unit beko diamankan tim Gakkum LHK di kawasan Hutan Produksi Desa Securai Selatan, Kecamatan Babalan, Langkat.

“Memasukkan alat berat ke kawasan hutan kan jelas dilarang oleh Undang-undang. Apa lagi sampai menghalangi petugas saat melakukan pengamanan. Negara juga jangan sampai kalah dengan upaya yang dilakukan mafia,” tutur warga, sembari maminta identitasnya tidak dipublikasi.

Semestinya, lanjut nara sumber, pihak Gakkum LHK harus mengusut tuntas hal tersebut. Khususnya mengusut oknum pemodal aktivitas tersebut, serta oknum pemilik alat berat yang diamankan aparat penegak hukum (APH).

“Pejabat Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) semestinya segera membuat laporan dan melakukan penyelidikan. Di mana harga diri mereka sebagai Gakkum LHK kalau samapai kalah dengan mafia,” ujar nara sumber. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Disorot dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, MRN Disebut Terkait Perusahaan EPS dan TP2D Kabupaten Bekasi
Ngaku Jadi Korban Pelecehan Seksual, Karyawati Kawasan EJIP Cikarang Laporkan Ketua Serikat Pekerja
Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Ketua Serikat Pekerja, Karyawati di Cikarang Minta Perlindungan LPSK
Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cikarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP
Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cingkarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP
‎Soroti Keselamatan Transportasi, ‎PB ALAMP AKSI Desak Menhub Bergerak: Jangan Tunggu Korban Berjatuhan Lagi
PW ISARAH Sumut Desak Kejelasan Kasus Proyek Lapangan Merdeka Medan, Minta KPK Ambil Alih
Forum Alumni UINSU Dikukuhkan, Wagub Sumut Dorong Kolaborasi, Rektor: Jaga Nama Baik dan Harumkan Almamater

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:30

Disorot dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, MRN Disebut Terkait Perusahaan EPS dan TP2D Kabupaten Bekasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:07

Ngaku Jadi Korban Pelecehan Seksual, Karyawati Kawasan EJIP Cikarang Laporkan Ketua Serikat Pekerja

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:58

Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Ketua Serikat Pekerja, Karyawati di Cikarang Minta Perlindungan LPSK

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:49

Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cikarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:42

Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cingkarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP

Berita Terbaru