Parah!!! Vendor Alat Berat Mengaku Diperas Kasat Reskrim Polres Langkat Rp100 Juta

Selasa, 15 September 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mapolres Langkat di Jalan Proklamasi, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Langkat.

Mapolres Langkat di Jalan Proklamasi, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Langkat.

Langkat – Miris, pengusaha mengaku diperas Kasat Reskrim Polres Langkat AKP Ghulam Yanuar Lutfi Rp100 juta. Hal ini menyusul, setelah diamankannya operator alat berat sang vendor, atas tudingan penggunaan BBM solar oplosan.

Narasumber mengaku, awalnya operator alat berat miliknya sedang bekerja di perkebunan sawit di Kecamatan Wampu, Langkat, awal September 2026 lalu. Kemudian, datang sejumlah orang yang mengaku oknum polisi dari Unit Tipidter Polres Langkat.

“Kejadiannya beberapa hari yang lalu bg. Polisi dari Tipidter Polres Langkat datang dan mempertanyakan soal BBM solar alat berat. Kemudian operator langsung dibawa mereka ke Polres,” beber narasumber, Senin (14/9/2026) sore.

Setelah operator alat berat dibawa, narasumber kemudian berupaya untuk menjelaskan terkait tudingan BBM tersebut. Saat itu, narasumber meminta bantuan rekannya untuk menemui AKP Ghulam di Mapolres Langkat.

“Sudah kami jelaskan persoalan BBM tersebut. Kasat Reskrim malah minta Rp100 juta, agar operator kami dibebaskan. Langsung kami tinggal lah dia,” ketus narasumber.

Tak hanya itu, narasumber juga mengaku kalau AKP Ghulam terkesan menekan mereka. Mantan Kasat Reskrim Polres Asahan itu, mengancam akan ‘menggulung’ kegiatan usaha narasumber.

“Akhirnya, dia (AKP Ghulam) minta tebusan Rp15 juta. Permintaannya itu kami abaikan saja. Terakhir, turun menjadi Rp10 juta dan kami penuhi. Urusan pun selesai dan operator kami juga dibebaskan,” ujarnya.

Dari informasi yang diterima redaksi, kejadian yang sama juga dialami vendor di PT Gergas Utama. Operator alat berat yang bekerja di sana juga diamankan Unit Tipitder Polres Langkat atas tudingan serupa.

Operator alat berat kemudian dibebaskan, setelah adanya negosiasi dan vendor menyetor sejumlah uang. AKP Ghulam belum memberi keterangan terkait hal ini. Hingga berita ini diterbitkan, pesan WhatsApp yang dikirim kepadanya belum dibalas yang bersangkutan. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Soal Video Viral Setoran Sabu ke Oknum Polisi, Kapolres Langkat : Itu Video Lama
Tersangka KDRT Belum Ditahan, Warga Secanggang Kecewa
Soal Dugaan Pungli Fee Proyek, APH Diminta Periksa Kadis Pendidikan Tapsel
Sudah Lama Beroperasi, Dapur Penyulingan Minyak Mentah Ilegal Terbakar di Langkat
Korban Investasi Bodong, Warga Tanjung Pura Rugi Rp600 Juta
Pembunuh Sopir Taksi Online di Hamparan Perak Diciduk Tim Jatanras Polda Sumut, Kaki Ditembak
Ratusan Siswa di Karo Diduga Keracunan MBG, Mulut Gatal dan Sesak
Miris!!! Gaji Puluhan Relawan SPPG Pantai Gemi 5 Hari Tak Dibayar

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 17:25

Parah!!! Vendor Alat Berat Mengaku Diperas Kasat Reskrim Polres Langkat Rp100 Juta

Minggu, 13 September 2026 - 14:15

Soal Video Viral Setoran Sabu ke Oknum Polisi, Kapolres Langkat : Itu Video Lama

Selasa, 1 September 2026 - 19:25

Tersangka KDRT Belum Ditahan, Warga Secanggang Kecewa

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:27

Soal Dugaan Pungli Fee Proyek, APH Diminta Periksa Kadis Pendidikan Tapsel

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:02

Sudah Lama Beroperasi, Dapur Penyulingan Minyak Mentah Ilegal Terbakar di Langkat

Berita Terbaru