Oknum Aparat Bermasker yang Terlibat Ricuh di UKPBJ Langkat, Lanjut Intimidasi Warga

- Penulis

Minggu, 19 November 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Stabat – Pembuktian (Klarifikasi) berkas lelang proyek di Unit Kegiatan Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Langkat, Jum’at (17/11/2023) siang, diwarnai kericuhan. Sekelompok aparat perpakaian preman pun terlibat bentrok. Di sana, mereka berperan untuk mengawal rekanan yang mengikuti lelang.

Meskipun tak sempat terjadi adu jotos, namun sekelompok pria berambut cepak yang disebut – sebut bertugas di Belawan itu sempat adu mulut. Saling dorong dengan rekanan dan pemuda setempat pun tak terelakkan. Hal itu terjadi saat para rekanan hendak masuk ke raung UKPBJ di sebelah Kantor Bupati Langkat.

Pantauan di lapangan, saat aksi dorong tersebut, oknum aparat beramput cepak yang membackup rekanana tersebut mengenakan topi dan memakai masker hitam. Namun, aksi itu tak berbuntut panjang, karena berhasil dilerai aparat kepolisian dari Polres Langkat.

Namun yang disayangkan, oknum aparat yang diketehui berisial Wa menunjukkan sikap yang tak baik. Ia merasa tak senang. Sejak Jum’at (17/11/2023) malam hingga Sabtu (18/11/2023), iya dan rekannya melakukan sweeping di seputaran Desa Pantai Gemi, Stabat, Langkat.

“Sejak tadi malam mereka (Wa dan rekannya) mendatangi beberapa warga dan mencoba melakukan teror,” sebut salah seorang warga, sembari meminta namanya tidak dipublikasikan, Minggu (19/11/2023) siang.

Aksi yang dilakukan oknum aparat itu pun mulai memancing keresahan masyarakat di Ibu Kota Kabupatan Lankat itu. “Ngapain pula mereka ngawal pemborong. Tugasnya kan di Belawan dan bukan aparat yang bertugas di sini,” sebut narasumbera.

Warga setempat menegaskan, sejak malam itu mereka sudah siaga satu. Apabila oknum aparat dan rekannya tersebut mencoba melakukan intimidasi, warga di sana sudah siap berjibaku. Apa bila dalam sepekan ini aksi tersebut terus dilakukan, warga pun akan melaporkannya ke Panglima TNI, KASAL dan Danlantamal Belawan.

“Pak Danlantamal harus tau, ada oknum anggotanya yang menjadi pengawal pemborong. Ini jelas bukan tupoksinya. Inisial oknumnya kami sudah tau. Ini adalah bentuk teror dan bisa merusak citra TNI sebagai pelindung masyarakat,” kesal warga sembari mengakhiri pembicaraan. (Ah/YG)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Diduga Karena Lilin, Tiga Rumah Warga Salapian Ludes Terbakar
Bersama Masyarakat, Polsek Kuala Laksanakan Program Green Policing
Ketum PP ISARAH Amanahkan Abdul Thaib Siahaan Selenggarakan Muktamar XII Ikatan Sarjana Al Washliyah
Disorot dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, MRN Disebut Terkait Perusahaan EPS dan TP2D Kabupaten Bekasi
Ngaku Jadi Korban Pelecehan Seksual, Karyawati Kawasan EJIP Cikarang Laporkan Ketua Serikat Pekerja
Diduga Jadi Korban Pelecehan Seksual Ketua Serikat Pekerja, Karyawati di Cikarang Minta Perlindungan LPSK
Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cikarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP
Kapolri Ditantang Buktikan “No Viral No Justice”, Karyawati Cingkarang Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ketua SP

8 Komentar

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:54 WIB

Diduga Karena Lilin, Tiga Rumah Warga Salapian Ludes Terbakar

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Bersama Masyarakat, Polsek Kuala Laksanakan Program Green Policing

Selasa, 20 Oktober 2026 - 23:42 WIB

Ketum PP ISARAH Amanahkan Abdul Thaib Siahaan Selenggarakan Muktamar XII Ikatan Sarjana Al Washliyah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:30 WIB

Disorot dalam Kasus Dugaan Kekerasan Seksual, MRN Disebut Terkait Perusahaan EPS dan TP2D Kabupaten Bekasi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:07 WIB

Ngaku Jadi Korban Pelecehan Seksual, Karyawati Kawasan EJIP Cikarang Laporkan Ketua Serikat Pekerja

Berita Terbaru

Rumah warga di Dusun II, Desa Pamah Tambunan, Kecamatan Salapian yang ludes terbakar.

Peristiwa

Diduga Karena Lilin, Tiga Rumah Warga Salapian Ludes Terbakar

Sabtu, 24 Okt 2026 - 11:54 WIB