Korban ‘Love Scamming’, Kades Telagah: Ini Fitnah yang Keji

Minggu, 5 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi love scamming.

Ilustrasi love scamming.

Langkat – Korban pemerasan bermodus asmara (Love Scamming) tak pernah pandang bulu. Berbagai kalangan dengan latar belakang status sosial bisa saja menjadi sasaran. Seperti halnya KG(58) oknum Kepala Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingai, Langkat ini pun sempat jadi bulan-bulanan.

Ia difitnah dengan keji. Tudingan perilaku mesum atas diri KG pun dengan cepat menyebar luas. Rekaman visual panggilan video (VC) tak senonoh dengan seorang wanita, sempat menimbulkan kekecewaan di tengah masyarakat.

Bahkan, ada segelitir oknum yang ikut memanfaatkan video tersebut untuk mencari cuan. KG diperas dengan cara mengancam akan menyebarkan video yang tak etis tersebut.

“Tudingan itu sama sekali tidak benar. Ini fitnah yang keji. Saya korban yang dijebak oleh perempuan tak dikenal melalui panggilan video WhatsApp,” tegas KG kepada awak media, Minggu (5/10/2025) siang.

Kejadian itu, beber KG, berlangsung sekira setahun yang lalu. Ia menerima pesan singkat di aplikasi WhatsAppnya, dari wanita tak dikenal yang menanyakan kabar tentang dirinya.

“Seorang perempuan mengirim pesan menanyakan kabar saya. Setelah itu, dia bilang suara saya gagah dan saya pasti masih muda dan ganteng. Saya jawab, ‘salahlah kau dek, aku sudah tua,’” tutur Kades.

Meminta Sejumlah Uang

Di luar dugaan, komunikasi itu malah jadi petaka bagi KG. Beberapa menit kemudian, ponselnya berdering. Kala itu, kebetulan KG hendak beranjak mandi. Saat panggilan video tersebut dijawabnya, ia pun tersadar kalau aktivitas tersebut direkam.

Panggilan video itu pun diakhiri KG. Namun, wanita tersebut kebali menelepon KG dan meminta uang. Ia mengancam akan menyebarkan rekaman video itu kalau permintaannya tak dipenuhi KG.

Bingung, takut dan panik menyelimuti perasaan KG saat itu. Ancaman itu sempat membuatnya uring-uringan. Namun pemerasan yang dialaminya ini akhirnya senyap selama hampir setahun, karena dia tak merespon wanita tersebut.

“Saya tidak kenal dengan perempuan itu. Ini murni jebakan. Tapi anehnya, sekarang cerita lama ini malah dimunculkan lagi. Seolah-olah baru terjadi dan dimanfaatkan segelintir orang,” kesalnya.

Ia dan keluarganya merasa malu atas fitnah tersebut. Keluarga besarnya sudah mengetahui hal itu. Mereka faham dan meyakini kalau itu merupakan fitnah yang bertujuan untuk menjatuhkan status sosialnya.

“Demi tuhan, saya tidak kenal dan tidak pernah berjumpa dengan perempuan yang memvideokan itu. Saya juga heran kenapa bisa dia membuat video begitu,” ketus kades yang tak faham teknologi ini. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Resahkan Masyarakat, Kapolres Langkat Didesak Berangus Barak Narkoba di Wampu
Tercebur ke Sungai Batang Serangan, Tiga Penumpang Mobil Avanza Tewas
Parah!!! Vendor Alat Berat Mengaku Diperas Kasat Reskrim Polres Langkat Rp100 Juta
Soal Video Viral Setoran Sabu ke Oknum Polisi, Kapolres Langkat : Itu Video Lama
Tersangka KDRT Belum Ditahan, Warga Secanggang Kecewa
Soal Dugaan Pungli Fee Proyek, APH Diminta Periksa Kadis Pendidikan Tapsel
Sudah Lama Beroperasi, Dapur Penyulingan Minyak Mentah Ilegal Terbakar di Langkat
Korban Investasi Bodong, Warga Tanjung Pura Rugi Rp600 Juta

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 11:16

Resahkan Masyarakat, Kapolres Langkat Didesak Berangus Barak Narkoba di Wampu

Minggu, 20 September 2026 - 09:24

Tercebur ke Sungai Batang Serangan, Tiga Penumpang Mobil Avanza Tewas

Selasa, 15 September 2026 - 17:25

Parah!!! Vendor Alat Berat Mengaku Diperas Kasat Reskrim Polres Langkat Rp100 Juta

Minggu, 13 September 2026 - 14:15

Soal Video Viral Setoran Sabu ke Oknum Polisi, Kapolres Langkat : Itu Video Lama

Selasa, 1 September 2026 - 19:25

Tersangka KDRT Belum Ditahan, Warga Secanggang Kecewa

Berita Terbaru