Tokoh Pemuda NU Hasan Simanjuntak: Isu SARA untuk Menjatuhkan Hasyim Adalah Kesalahan Besar!

- Penulis

Jumat, 26 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasan Simanjuntak

Hasan Simanjuntak

MEDAN – Tokoh pemuda Nahdlatul Ulama (NU) Sumatera Utara, Hasan Simanjuntak, angkat bicara terkait isu berbau SARA yang menerpa Hasyim SE, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan.

Menurutnya, upaya mendiskreditkan Hasyim hanya karena faktor etnis Tionghoa merupakan sikap keliru, tidak beradab, dan bertentangan dengan nilai kebangsaan.

Hasan yang juga dikenal sebagai aktivis sosial serta pernah menjabat sebagai Ketua Pimpinan Koordinator Cabang (PKC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumut periode 2012–2014 menegaskan, kepemimpinan tidak boleh diukur dari agama maupun ras.

“Negara ini berdiri di atas semangat kebhinekaan. Semua warga negara punya hak yang sama untuk memimpin. Tidak ada satu pasal pun di konstitusi yang membatasi berdasarkan etnis atau agama,” ujarnya.

Ia menilai, isu SARA yang diarahkan kepada Hasyim SE jelas bermuatan politik praktis untuk menjatuhkan agar tidak terpilih kembali menjadi Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan.

“Kalau ada pihak-pihak yang sengaja memainkan isu ini, jelas tujuannya untuk menggagalkan Hasyim. Padahal, selama ini beliau sudah bekerja keras membesarkan partai dan dekat dengan rakyat,” tegas Hasan.

Dalam pandangannya, Hasyim SE sudah terbukti memiliki kapasitas dan integritas sebagai pemimpin partai. Ia meyakini, di bawah kepemimpinan Hasyim, PDI Perjuangan Kota Medan bisa semakin solid dan berkembang.

“Selagi Hasyim mampu, kenapa tidak kita dukung? Justru ini saatnya memberikan kepercayaan, bukan malah melemahkan dengan isu murahan,” kata Hasan.

Hasan juga mengingatkan pesan almarhum KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang selalu menolak diskriminasi berbasis agama maupun ras.

“Gus Dur pernah menegaskan, tidak penting apa agama atau sukumu, kalau kamu bisa melakukan sesuatu yang baik untuk semua orang, orang tidak pernah tanya apa agamamu. Pesan ini jelas sekali menolak politik identitas,” jelasnya.

Lebih jauh, Hasan menegaskan bahwa kader-kader muda NU dan PMII tidak boleh diam melihat praktik politik identitas yang merugikan bangsa.

“Diam berarti membiarkan nilai kebangsaan kita dirusak. Maka wajar kalau saya berdiri untuk menyatakan pembelaan terhadap Hasyim SE. Ini bukan soal pribadi, tapi soal prinsip,” tambahnya.

Ia juga mengutip pesan Gus Dur yang lain: “Indonesia ini tidak akan besar karena satu golongan saja, tetapi karena semua golongan merasa punya rumah bersama.”

Menurut Hasan, pesan tersebut adalah pengingat penting bahwa semua anak bangsa, termasuk Hasyim SE, punya hak dan kewajiban yang sama dalam membangun daerah dan bangsa.

Di akhir pernyataannya, Hasan Simanjuntak menegaskan kembali bahwa isu SARA terhadap Hasyim SE tidak bisa ditolerir.

“Masyarakat butuh pemimpin yang bekerja untuk rakyat, bukan pemimpin yang dipilih berdasarkan identitas sempit. Saya yakin, Hasyim mampu membesarkan PDI Perjuangan Medan. Karena itu, layak kita dukung penuh,” tutupnya. (Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Meriahkan HUT NasDem Ke-14, Ricky Anthony Gelar Baksos di DPD Langkat
Meriahkan HUT NasDem ke-14, Ricky Anthony Buka Turnamen Voly RACUP 2025
Rico Ricky Buka Turnamen Badminton NasDem Cup 2025
Keluarga Korban Penganiayaan Minta Perlindungan, Ricky Anthony Siapkan 100 Kader KOMBAT
ARMED-10: Hasyim SE Bukan Sekedar Politisi, Tapi Pemersatu yang Menyatukan Medan dalam Harmoni
Jejak Panjang Hasyim, Bukti Kepemimpinan yang Mampu Merangkul Semua Golongan
Jejak Panjang Hasyim, Bukti Kepemimpinan yang Mampu Merangkul Semua Golongan
Hasyim SE, dari DPRD Medan hingga Sumut : Simbol Pluralisme dan Konsistensi Politik
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 November 2025 - 17:40 WIB

Meriahkan HUT NasDem Ke-14, Ricky Anthony Gelar Baksos di DPD Langkat

Selasa, 11 November 2025 - 12:03 WIB

Meriahkan HUT NasDem ke-14, Ricky Anthony Buka Turnamen Voly RACUP 2025

Minggu, 9 November 2025 - 11:37 WIB

Rico Ricky Buka Turnamen Badminton NasDem Cup 2025

Senin, 3 November 2025 - 16:35 WIB

Keluarga Korban Penganiayaan Minta Perlindungan, Ricky Anthony Siapkan 100 Kader KOMBAT

Kamis, 9 Oktober 2025 - 18:59 WIB

ARMED-10: Hasyim SE Bukan Sekedar Politisi, Tapi Pemersatu yang Menyatukan Medan dalam Harmoni

Berita Terbaru

Menu MBG dari SPPG Terluk Meku, Kecamatan Babalan, Langkat yang diduga menyebabkan anak mual dan sakit perut.

Headline

Viral!!! Menu MBG SPPG Teluk Meku Babalan Tak Layak Konsumsi

Selasa, 31 Mar 2026 - 18:17 WIB

error: