Ondim Terjaring OTT, Warga Langkat : Terima Kasih KPK

Sabtu, 4 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Karangan bunga di depan Kantor Bupati Langkat dari elemen masyarakat yang mengucapkan terima kasih kepada KPK.

Karangan bunga di depan Kantor Bupati Langkat dari elemen masyarakat yang mengucapkan terima kasih kepada KPK.

Stabat – Jejeran karangan bunga berbaris di dapan Kantor Bupati Langkat, Sabtu (4/7/2026) malam, pasca Syah Afandin ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Warga mengapreisasi lembaga antirasuah ini, karena sudah mengamankan orang nomor satu di Negeri Bertuah terkait dugaan kasus korupsi.

Pada karangna bunga tersebut, elemen dan aliansi masyarakat terkesan sangat berterima kasih kepada KPK. Dimana, operasi tangkap tangan (OTT) pada kamis (2/7/2026) kemarin berhasil menyeret Ondim (sapaan akrab Syah Afandin) ke jeruji besi.

“Terima kasih kepada KPK yang telah berhasil menangkap Ondim (Ongkos Dimuka) Bupati Langkat,” seperti yang tertulis dalam karangan bunga dari Pemuda Langkat Bersatu.

Sementara, Forum Masyarakat Langkat Bersatu pun mengirim karangan bunga dengan nada yang sama. Bagitu juga dengan elemen masyarakat lainnya, terlihat mengirimkan hal yang sama.

Diinformasikan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut mengamankan Bupati Langkat H Syah Afandin dalam operasi tangkap tangan (OTT), Kamis (2/7/2026) sore. Sedikitnya, ada 7 orang yang turut diamankan KPK dalam penindakan tersebut.

“Mengamankan sejumlah tujuh orang. Satu orang merupakan penyelenggara negara, satu orang merupakan ASN di Kabupaten Langkat, dan lima orang lainnya merupakan pihak swasta. Dari tujuh orang yang diamankan tersebut, salah satunya adalah Bupati Langkat,” kata Jubir KPK Budi Prasetyo di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (3/7/2026), seperti yang dilansir dari detik.com.

Budi melanjutkan, tujuh orang itu diamankan di tiga wilayah. Sebagian masih diperiksa di Polrestabes Medan, sedangkan Syah Afandin atau Ondim akan dibawa ke Jakarta siang ini.

“Adapun kepada tujuh orang yang diamankan dalam peristiwa tertangkap tangan ini, diamankan di wilayah Langkat, Binjai, dan juga Medan,” sebutnya.

Terkati hal tersebut, KPP telah menetapkan Ondim sebagai tersangka dugaan penerima suap. Tak hanya kepala daerah ini, pihak swasta bernama Yaqub alias YQB juga ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap fee proyek. Keduanya kini resmi menjadi tahanan KPK selama 20 hari kedepan. (Ahmad)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Eks Kadisdik Langkat Disebut Terima ‘Pelicin’ Proyek Ratusan Juta Rupiah
Enam Tahun Jadi Mitra BKSDA, Kinerja KTH di Kawasan SM KGLTL Dipertanyakan
Resahkan Masyarakat, Kapolres Langkat Didesak Berangus Barak Narkoba di Wampu
Tercebur ke Sungai Batang Serangan, Tiga Penumpang Mobil Avanza Tewas
Parah!!! Vendor Alat Berat Mengaku Diperas Kasat Reskrim Polres Langkat Rp100 Juta
Soal Video Viral Setoran Sabu ke Oknum Polisi, Kapolres Langkat : Itu Video Lama
Tersangka KDRT Belum Ditahan, Warga Secanggang Kecewa
Soal Dugaan Pungli Fee Proyek, APH Diminta Periksa Kadis Pendidikan Tapsel

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:34

Eks Kadisdik Langkat Disebut Terima ‘Pelicin’ Proyek Ratusan Juta Rupiah

Selasa, 29 September 2026 - 17:47

Enam Tahun Jadi Mitra BKSDA, Kinerja KTH di Kawasan SM KGLTL Dipertanyakan

Senin, 28 September 2026 - 11:16

Resahkan Masyarakat, Kapolres Langkat Didesak Berangus Barak Narkoba di Wampu

Minggu, 20 September 2026 - 09:24

Tercebur ke Sungai Batang Serangan, Tiga Penumpang Mobil Avanza Tewas

Selasa, 15 September 2026 - 17:25

Parah!!! Vendor Alat Berat Mengaku Diperas Kasat Reskrim Polres Langkat Rp100 Juta

Berita Terbaru